Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.355 views

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Yatim Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Aisyah, wanita muallaf kelahiran Jakarta, 40 tahun silam ini harus menjalani ujian hidup bertubi-tubi.

Lahir dari seorang ayah Piet Blond berdarah Jerman dan Ibu Tuti, berdarah Jawa, Aisyah yang bernama asli Evriyanti Evelyn, awalnya hidup di tengah keluarga Kristen Katolik yang taat. Bagaimana tidak, kakek Aisyah di Jerman adalah seorang pastur. Maka tak heran bila sang ayah penganut Katolik fanatik.

Sejak kecil hingga remaja, Aisyah selalu ditanamkan iman Katolik. Bahkan ia secara rutin beribadat di gereja Santo Yosep Matraman, Jakarta Timur dan mengikuti sekolah minggu Kolonia. Pendidikan agama Katolik tersebut menjadikan Aisyah meyakini doktrin trinitas, yang menjadi inti ajaran Kristen sebagaimana Amanat Agung dalam Perjanjian Baru,

“…Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus…”(Matius 28:18-20).

Perkenalan Aisyah dengan Islam, berawal sejak dirinya duduk di bangku kelas tiga SMP. Ia takjub ketika melihat teman-temannya yang Muslim mengamalkan ajaran Islam.

“Ini kok beda dengan keluarga saya, dengan papah yang Katolik dan mamah yang Kejawen. Berikutnya saya resah. Kemudian suatu malam saya bermimpi berkali-kali, ada orang yang membacakan surat Al-Ahad (Al-Ikhlas). Mimpi saya itu terjadi waktu saya sudah SMK,” kata Aisyah kepada Relawan IDC, Kamis (5/4/2018).

Mimpinya itu pun membekas di hati. Surat Al-Ikhlas yang sering ia dengar di sekolah, hingga terbawa mimpi, menjadi penghantar bagi dirinya mendapatkan hidayah. Dari sinilah ia memahami bahwa Allah itu Esa, Ia tidak beranak dan tidak diperanakkan, sebagaimana FirmanNya,

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (١) اللَّهُ الصَّمَدُ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (٤ 

Katakanlah (Muhammad) "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia." (QS. Al-Ikhlas 1-4)

Tak ingin menyi-nyiakan datangnya hidayah. Tanpa ragu lagi, saat duduk di bangku SMK itulah, Evriyanti Evelyn mengikrarkan dua kalimat syahadat dan mengganti nama hijrahnya menjadi Aisyah.

 “Hal yang membahagiakan saya, semenjak saya masuk Islam saya merasa tentram dan nyaman. Saya belum pernah merasakan ketentraman batin seperti yang saya rasakan ketika masuk Islam,” ujarnya.

...Meski mendapat penentangan keras, Aisyah berusaha secara perlahan mengenalkan dakwah tauhid kepada keluarganya... 

Namun, jalan yang ia tempuh itu tak berjalan mulus. Pihak keluarga menentang keras keputusannya tersebut.

“Dengan kesadaran sendiri saya memutuskan untuk masuk Islam tetapi ditentang oleh keluarga terutama papah. Sehingga saya pernah diusir keluar dari rumah. Tapi dari situ saya tetap sabar, saya meminta maaf kepada papah saya atas pilihan hidup saya itu,” ujarnya.

Meski mendapat penentangan keras, Aisyah berusaha secara perlahan mengenalkan dakwah tauhid kepada keluarganya. Hal itu dimulai dari Sang Ibu, hingga akhirnya mendapatkan hidayah memeluk Islam.

Sampai suatu saat, sang Ayah, Piet Blond yang Katolik, akhirnya luluh mendapatkan hidayah memeluk Islam pada tahun 2001 dan mengganti namanya menjadi Muhammad Edy Arifin.

Namun sayang, di tengah kebahagiaan yang pada akhirnya seluruh keluarga memeluk Islam, sang ayah lebih dulu berpulang ke Rahmatullah setahun kemudian.

“Kakek saya sangat menentang sekali keadaan kami waktu itu. Ketika papah saya menerima keadaan saya (sebagai Muslimah), keluarga besar papah putus hubungan, semua keluarga tidak ada yang menerima. Apalagi ketika papah masuk Islam dan meninggal dunia mereka tidak mau hadir,” tutur Aisyah sambil meneteskan air mata.

Hidup sebagai yatim pasca ditinggal wafat sang ayah, Aisyah pun berusaha meringankan beban orang tua usai lulus sekolah dengan bekerja dan menjadi tulang punggung bagi keluarga demi menghidupi orang tua dan adik-adiknya yang masih kecil.

PEDULI KASIH MUALLAF: AYO BANTU KELUARGA YATIM, DAPATKAN PELUANG MASUK SURGA BERSAMA NABI SEDEKAT DUA JARI

Aisyah sebagai muallaf yang dirundung berbagai ujian, membutuhkan bantuan kaum Muslimin, di antaranya untuk biaya pendidikan anak-anaknya di pesantren, biaya pengobatan penyakit kanker limfoma dan leukimia yang dideritanya, serta untuk kebutuhan hidup dan biaya kontrakan setiap bulannya.

Beban berat yang harus dipikul muallaf Aisyah adalah beban kita semua, karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

Semoga dengan membantu meringankan beban muallaf ini, Allah menjadikan kita sebagai pribadi beruntung yang berhak mendapat kemudahan dan pertolongan Allah Ta’ala.

مَنْ نَـفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُـرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَـفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُـرْبَةً مِنْ كُـرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَـى مُـعْسِرٍ، يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِـي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat...” (HR Muslim).

Infaq untuk membantu kesulitan hidup muallaf Aisyah bisa disalurkan dalam program Peduli Kasih Muallaf:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek: 880.218.4108 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek: 712.307.1539 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek: 1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC).

CATATAN:

  1. Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 9.000 (sembilan ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.009.000,- Rp 509.000,- Rp 209.000,- Rp 109.000,- 59.000,- dan seterusnya.
  2. Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: infaqdakwahcenter.com.
  3. Bila bantuan sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.
  4. VIDEO: https://www.youtube.com/watch?v=7o4bBEqiYXI
  5. Info: 08122.700020 - 08567.700020

*[IDC/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Sabtu, 11 Jul 2020 09:20

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 07:04

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

Sabtu, 11 Jul 2020 06:37

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37

Presiden Gadungan

Presiden Gadungan

Sabtu, 11 Jul 2020 05:00

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Jum'at, 10 Jul 2020 22:41

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

Jum'at, 10 Jul 2020 22:00

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Jum'at, 10 Jul 2020 21:46

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

Jum'at, 10 Jul 2020 21:33

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Jum'at, 10 Jul 2020 21:30

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Jum'at, 10 Jul 2020 21:15

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Jum'at, 10 Jul 2020 21:00

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Jum'at, 10 Jul 2020 19:15

 Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Jum'at, 10 Jul 2020 18:59

Jokowi Merasa Ngeri

Jokowi Merasa Ngeri

Jum'at, 10 Jul 2020 18:40

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X