Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.603 views

MIUMI Aceh: Menag Harus Jelaskan Makna Radikal dan Kepada Siapa Ditujukannya

Pers Rilis

Bismillahirrahmanirrahim.

Sehubungan dengan pernyataan menteri agama RI Jenderal (purn) TNI Fachrul Razi yang baru terpilih sebagai salah satu menteri Jokowi dalam kabinet Indonesia Maju pada saat acara serah terima jabatan (sertijab) di kantor Kementerian Agama (kemenag) Jakarta Pusat baru-baru ini (23/10/2019) tentang komitmennya untuk memberantas radikalisme sebagaimana diberitakan di berbagai media, maka saya sebagai seorang muslim ingin memberikan tanggapan sebagai berikut:

Pertama: sangat menyayangkan pernyataan Menag Fakhrul Razi. Pernyataannya ini telah membuat kegaduhan umat Islam dan bangsa Indonesia. Sepatutnya seorang menteri Agama memberikan pernyataan yang menyejukkan dan menyatukan umat. Bukan membuat polemik dan masalah.

Kedua: Pernyataan menag tentang radikalisme telah menyinggung dan menyakiti umat Islam. Bahkan dianggap telah melecehkan dan mendiskriditkan Islam. Karena selama ini isu radikalisme itu propaganda musuh-musuh Islam dan orang-orang islamphobia yang ditujukan kepada Islam dan umat Islam.

Ketiga: Islam tidak pernah mengajarkan radikalisme dan terorisme. Bahkan melarangnya. Islam agama rahmatan lil a'alamin. Islam mengajarkan kasih sayang dan kelembutan. Islam juga mengajarkan akhlak yang mulia dan kebaikan. Tidak hanya itu, Islam melarang keburukan dan kejahatan, termasuk radikalisme dan terorisne, bahkan mengharamkannya. Maka umat Islam bukan orang-orang radikal atau teroris seperti yang dituduh selama ini.

Keempat: Persoalan radikalisme itu bukan tupoksi menag. Maka tidak patut menag menjadikan prioritas salah satu agenda kerja menag. Justru pernyataan menag menjadi kontra produktif dan blunder bagi dirinya dan lembaga yang dipimpinnya. Akibatnya, menghilangkan marwah kemenag dan kepercayaan rakyat. Juga menjadi blunder dan citra buruk bagi pemerintahan Jokowi.

Kelima: Seharusnya Menag fokus memikirkan tupoksi kerja dan lembaga yang dipimpinnya. Selama ini banyak permasalahan di kemenag yang harus diperbaiki seperti korupsi, jual beli jabatan, kinerja buruk, kesejahteraan pegawai, dan lainnya. Maka menag jangan sibuk memikirkan sesuatu yang bukan tugasnya. Masih banyak permasalahan yang harus dituntaskan, terutama memberantas paham-paham sesat yang berkembang di Indonesia seperti Syiah, Liberal, Komunis, Ahmadiah dan paham sesat lainnya yang bertentangan dengan Ahlussunnah wal Jamaah dan berpotensi memecah belah persatuan bangsa dan NKRI. Ini seharusnya menjadi perhatian dan prioritas menag.

Keenam: Sebenarnya isu radikalisme ini diciptakan dan dipopulerkan oleh musuh-musuh Islam dan orang-orang islamphobia untuk menjelekkan, mendiskreditkan Islam dan umat Islam. Sepatutnya seorang muslim tidak terpengaruh dan ikut mempopulerkan isu ini. Bagaimana bisa seorang menteri agama yang muslim dari sebuah negara yang mayoritas Islam ikut-ikutan mempopulerkan isu radikalisme? Kenapa penganut agama selain Islam tidak dikatakan radikal? Ada apa? Jangan sampai umat Islam berasumsi negatif kepada pemerintah khususnya menag.

Ketujuh: Menag harus menjelaskan makna radikal yang dimaksudnya dan kepada siapa dituju. Agar pernyataan ini tidak bias dan "liar" sehingga tidak membuat kegaduhan rakyat dan bangsa. Jika dimaksudkan radikal adalah kekerasan dan ditujukan kepada umat Islam, maka menag melakukan kesalahan besar dan berbahaya. Ini sama saja melecehkan Islam dan menyakiti umat Islam, karena Islam tidak mengajarkan radikalisme.

Kedelapan: Tidak ada radikalisme dalam agama Islam. Membela agama dari para penista agama tidak boleh disebut radikal. Melaksanakan amar ma'ruf dan nahi mungkar tidak boleh disebut radikal. Melawan kezaliman dan kecurangan tidak boleh disebut radikal. Mencegah, melarang kemungkaran dan kemaksiatan tidak boleh disebut radikal. Semua itu adalah ajaran Islam yang diperintahkan oleh Allah Swt dan Rasul-Nya. Seorang muslim wajib patuh dan berloyalitas kepada agama. Semua ini bermanfaat dan berdampak positif dalam kehidupan beragama, bangsa dan negara.

Kesembilan: Menag harus tegas menindak penista agama, pelanggar syariat, pemecah belah umat dan bangsa, perusak ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah yang merusak keutuhan NKRI. Begitu pula harus tegas memberantas paham-paham sesat seperti Syiah, Liberal, Komunis dan paham-paham sesat yang merusak Islam dan keutuhan NKRI. Inilah radikal yang sesungguhnya yang harus diberantas.

Kesepuluh, Sebagai penutup, saya berharap kepada Menag Fakhrul Razi untuk fokus melaksanakan tugas yang diamanahkan oleh undang-undang, agar kemenag menjadi lebih baik dari sebelumnya. Selama ini kemenag mendapat stigma negatif dari masyarakat terkait kasus korupsi, jual beli jabatan, liberalisme, sekulerisme dan lainnya. Persoalan ini harus menjadi prioritas kerja menag.


Banda Aceh, 5 November 2019

Dr. M. Yusran Hadi, Lc., MA.


Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh. Alumnus Fakutas Syari'ah Universitas Islam Madinah-Arab Saudi dan Alumnus Doktor bidang Fiqh dan Ushul Fiqh Internasional Islamic University (IIUM) serta Anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Update 29 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Update 29 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Ahad, 29 Mar 2020 17:42

Aplikasi Pelacak Virus Corona Buatan Anak Negeri Tersedia Pekan Depan

Aplikasi Pelacak Virus Corona Buatan Anak Negeri Tersedia Pekan Depan

Ahad, 29 Mar 2020 15:20

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Ahad, 29 Mar 2020 14:11

Aduan Wartawan Terjangkit Corona Tak Ditanggapi, Politisi Ini Minta Jokowi Tutup Akun Medsos

Aduan Wartawan Terjangkit Corona Tak Ditanggapi, Politisi Ini Minta Jokowi Tutup Akun Medsos

Ahad, 29 Mar 2020 14:00

Haedar Nashir Sebut Kalau Tenaga Medis Berguguran, Tak Ada Lagi Benteng Terakhir Hadapi Covid-19

Haedar Nashir Sebut Kalau Tenaga Medis Berguguran, Tak Ada Lagi Benteng Terakhir Hadapi Covid-19

Ahad, 29 Mar 2020 13:18

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 29 Mar 2020 13:18

Ternyata, 70% penyakit di Indonesia akibat Sihir, yuk Sembuhkan ala Quantum Al Fatihah

Ternyata, 70% penyakit di Indonesia akibat Sihir, yuk Sembuhkan ala Quantum Al Fatihah

Ahad, 29 Mar 2020 13:13

Tak Kalah Ganas dari Corona, 90% sakit karena Pikiran Lho, atasi dengan Crabstiq

Tak Kalah Ganas dari Corona, 90% sakit karena Pikiran Lho, atasi dengan Crabstiq

Ahad, 29 Mar 2020 13:00

Masih Kurang, Menag Tawarkan Asrama Haji di Indonesia untuk RS Covid-19

Masih Kurang, Menag Tawarkan Asrama Haji di Indonesia untuk RS Covid-19

Ahad, 29 Mar 2020 12:02

UEA Berlakukan Denda Baru Bagi Orang yang Tidak Patuhi Aturan Karantina Selama Wabah Corona

UEA Berlakukan Denda Baru Bagi Orang yang Tidak Patuhi Aturan Karantina Selama Wabah Corona

Ahad, 29 Mar 2020 11:15

Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun, Terlalu...

Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun, Terlalu...

Ahad, 29 Mar 2020 10:26

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Ahad, 29 Mar 2020 10:24

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Bayar Pajak, Malah Diminta Sumbang Pemerintah

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Bayar Pajak, Malah Diminta Sumbang Pemerintah

Ahad, 29 Mar 2020 09:37

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

Ahad, 29 Mar 2020 08:40

Atasi Wabah Corona, Pemerintah Diimbau Tidak Berutang pada IMF dan World Bank

Atasi Wabah Corona, Pemerintah Diimbau Tidak Berutang pada IMF dan World Bank

Ahad, 29 Mar 2020 07:41

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Ahad, 29 Mar 2020 02:51

Ulama Syi'ah Irak Muqtada Al-Sadr Salahkan Pernikahan Sejenis Sebagai Penyebab Pandemi Corona

Ulama Syi'ah Irak Muqtada Al-Sadr Salahkan Pernikahan Sejenis Sebagai Penyebab Pandemi Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 22:00

Turki Evakuasi 5.800 Pencari Suaka dari Perbatasan Yunani

Turki Evakuasi 5.800 Pencari Suaka dari Perbatasan Yunani

Sabtu, 28 Mar 2020 21:50

Corona dan Problematika Mudik

Corona dan Problematika Mudik

Sabtu, 28 Mar 2020 21:09

Fraksi PKS Tagih Janji Jokowi Tangguhkan Cicilan Rakyat Kecil

Fraksi PKS Tagih Janji Jokowi Tangguhkan Cicilan Rakyat Kecil

Sabtu, 28 Mar 2020 20:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 28/03/2020 11:41

Tuhan itu Peduli dan Tidak Tidur