Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.562 views

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

JAKARTA (voa-islam.com)--Tren kenaikan kasus positif Covid-19 di dunia terus meningkat termasuk di Indonesia. Kenaikan ini selain dipicu oleh pelonggaran pembatasan sosial di berbagai negara juga karena banyak negara mulai meningkatkan jumlah tes massal virus corona (swab test / tes usap) sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus lebih luas lagi.

Di Indonesia sendiri, walau sudah terjadi peningkatan signifikan jumlah tes dalam tiga bulan terakhir ini, tetapi belum semua daerah memenuhi target yang ditetapkan WHO (minimal 1 orang per 1.000 penduduk setiap minggu atau 1.000 orang per satu juta penduduk). Di Indonesia, baru Jakarta yang mampu menggelar tes minimum di atas satu per seribu orang. Itulah kenapa secara umum WHO menyampaikan bahwa risiko penularan corona di Indonesia masih tinggi. 

Anggota DPD RI yang juga Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, salah satu fase yang harus ditempuh sebuah negara agar kurva corona bisa melandai adalah memenuhi target tes massal terutama dengan metode tes usap. Semakin banyak orang yang menjalani tes usap dan ditemukan semakin banyak yang positif akan membuat strategi penanggulangan corona akan semakin efektif dan efisien. Mereka yang terkonfirmasi positif secepat mungkin akan mendapatkan tindakan medis mulai isolasi mandiri di bawah pengawasan tenaga kesehatan atau mendapat perawatan di rumah sakit. 

Tes massal, lanjut Fahira, juga menjadi cara paling efektif untuk melakukan pelacakan kontak atau interaksi mereka yang positif sehingga besarnya gelombang penularan bisa dicegah secepat mungkin dan rantai penularan bisa dihentikan. Selain itu, tes massal juga menjadi metode paling efektif untuk melacak dan mencegah orang tanpa gejala (OTG) yang saat ini menjadi salah satu sumber penularan terbesar baik ke keluarga maupun lingkungan sekitar. 

“Saya mengapresiasi kerja-kerja Gugus Tugas dan semua pemerintah daerah. Namun, kita punya tantangan besar yaitu memenuhi target tes massal yang ditetapkan WHO. Kurva kita bisa melandai jika target tes corona kita minimal memenuhi target yang ditetapkan WHO, lebih baik lagi jika melebihi target. Berkaca dari pengalaman negara lain, kurva mereka bisa melandai setelah melakukan tes massal yang diikuti dengan tindakan medis dan melakukan pelacakan misalnya China dan Korea Selatan,” ujar Fahira Idris di Jakarta (6/7). 

Menurut Fahira, penetapan sebuah daerah dalam berbagai zona (hijau, kuning, merah, hitam) selama pandemi idealnya juga harus menjadikan jumlah tes corona sebagai salah satu parameter utama. Sebuah zona bisa dikatakan hijau (sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona) atau kuning (ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal) jika daerah-daerah tersebut sebelumnya telah memenuhi target tes massal yang ditetapkan WHO. 

Keberhasilan China maupun Korea Selatan melandaikan kurva, sambung Fahira, karena di awal-awal penyebaran virus mereka melakukan tes massal yang masif ke warganya disertai tindakan medis dan pelacakan yang intensif. Setelah itu kurva mereka berhasil melandai baru kemudian mereka mengidentifikasi daerah-daerah mana yang sudah hijau, kuning, atau yang masih merah dan hitam. 

“Jadi zona-zona ini ditentukan bukan karena belum atau tidak lagi ditemukan kasus tetapi setelah dilakukan tes massal yang masif sehingga akurasi penentuan zonanya benar-benar berdasarkan data hasil tes. Intinya adalah semakin cepat Pemerintah meningkatkan kapasitas tes corona secara massal, penanggulangan corona akan lebih efektif dan efisien dan kita bisa segera keluar dari kondisi yang tidak pasti ini,” tukas Fahira.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Grogi Denny Siregar

Grogi Denny Siregar

Kamis, 05 Aug 2021 23:50

China Gerah Istana Gelisah?

China Gerah Istana Gelisah?

Kamis, 05 Aug 2021 21:48

Gubernur Anies Ingin Kesejahteraan Mustahik Terjamin Selama Masa Pandemi

Gubernur Anies Ingin Kesejahteraan Mustahik Terjamin Selama Masa Pandemi

Kamis, 05 Aug 2021 21:20

Ulama Pemerintah Mesir Samakan Keputusan Sisi Untuk Menaikan Harga Roti Subsidi Dengan Hukum Tuhan

Ulama Pemerintah Mesir Samakan Keputusan Sisi Untuk Menaikan Harga Roti Subsidi Dengan Hukum Tuhan

Kamis, 05 Aug 2021 21:15

Pejabat: Israel Pertahankan Kontak Dengan Hampir Semua Negara Arab Selama 20 Tahun Terakhir

Pejabat: Israel Pertahankan Kontak Dengan Hampir Semua Negara Arab Selama 20 Tahun Terakhir

Kamis, 05 Aug 2021 20:50

Hadiri Undangan FGD Kemensos, Legislator PKS Cecar Mensos Soal Bansos PPKM

Hadiri Undangan FGD Kemensos, Legislator PKS Cecar Mensos Soal Bansos PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 20:48

Saudi Tahan 60 Orang Karena Langgar Aturan Karantina

Saudi Tahan 60 Orang Karena Langgar Aturan Karantina

Kamis, 05 Aug 2021 20:13

Covid dan Bertapa 40 Hari

Covid dan Bertapa 40 Hari

Kamis, 05 Aug 2021 19:46

BSI dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Warga Isoman

BSI dan Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako untuk Warga Isoman

Kamis, 05 Aug 2021 19:45

'Garuda Shiel' Antisipasi 'Dragon Shield'?

'Garuda Shiel' Antisipasi 'Dragon Shield'?

Kamis, 05 Aug 2021 17:43

Rakyat Butuh Sehat, Bukan Cat Pesawat, Mosok Gitu Aja Ga Ngerti Sih!!!

Rakyat Butuh Sehat, Bukan Cat Pesawat, Mosok Gitu Aja Ga Ngerti Sih!!!

Kamis, 05 Aug 2021 16:15

Menteri Agama Kacau

Menteri Agama Kacau

Kamis, 05 Aug 2021 15:41

Tenangkan Hati di Tengah Pandemi dengan Memperbanyak Zikir

Tenangkan Hati di Tengah Pandemi dengan Memperbanyak Zikir

Kamis, 05 Aug 2021 14:46

Presiden Main Sandiwara

Presiden Main Sandiwara

Kamis, 05 Aug 2021 13:19

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!

Kamis, 05 Aug 2021 13:14

Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Legislator: Lebih Baik Anggarannya untuk Bantu Daerah Rawan Pangan

Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Legislator: Lebih Baik Anggarannya untuk Bantu Daerah Rawan Pangan

Kamis, 05 Aug 2021 13:09

Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06


MUI

Must Read!
X

Kamis, 05/08/2021 13:14

Parah, Anggota Dewan Isoman di Hotel!