Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.306 views

Iklim Dunia dalam Kondisi 'SOS' Akhir 2019 Jadi yang Terpanas

NEW YORK (voa-islam.com) - Sebuah laporan PBB terbaru yang diterbitkan pada hari Ahad kemarin memperingatkan bahwa dunia jatuh di belakang dalam perlombaan untuk mencegah bencana iklim sebagai akibat dari pemanasan yang tak terkendali, dengan lima tahun yang berakhir pada 2019 akan menjadi terpanas.

Laporan itu muncul menjelang KTT iklim utama PBB pada hari Senin ini ketika Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres akan mendorong negara-negara meningkatkan target pengurangan gas rumah kaca mereka.

Laporan itu menyoroti kebutuhan mendesak untuk pengembangan tindakan konkret yang menghentikan pemanasan global dan dampak terburuk perubahan iklim, kata penulis Kelompok Penasihat Ilmu Pengetahuan ke KTT.

Suhu global rata-rata antara 2015 dan 2019 berada di jalur untuk menjadi terpanas dari periode lima tahun, menurut laporan yang disusun oleh Organisasi Meteorologi Dunia.

"Periode saat ini diperkirakan 1,1 derajat Celcius [34F] di atas pra-industri [1850-1900] kali dan 0,2 derajat Celsius [32,4F] lebih hangat dari 2011-2015," katanya.

Empat tahun terakhir sudah menjadi terpanas sejak pencatatan dimulai pada 1850.

"Saya pikir bahayanya semakin besar - itu artinya kita memiliki lebih sedikit waktu untuk menyelesaikan masalah daripada yang kita pikirkan. Pada dasarnya jika kita ingin mengatasi perubahan iklim, kita berhenti membakar bahan bakar fosil," kata Tom Burke, ketua anti-karbon grup E3G, kepada Al Jazeera.

Guterres mengatakan minggu lalu dunia "kehilangan balapan" tentang perubahan iklim dengan laporan terbaru yang menguraikan sejauh mana kesenjangan antara apa yang diperlukan dan apa yang terjadi semakin melebar.

Alih-alih jatuh, karbon dioksida tumbuh dua persen pada 2018, mencapai rekor tertinggi 37 miliar ton.

Lebih penting lagi, belum ada tanda untuk mencapai apa yang dikenal sebagai "emisi puncak", titik di mana level akan mulai turun, meskipun ini tidak tumbuh pada tingkat yang sama dengan ekonomi global.

Patrick Verkooijen, kepala eksekutif Global Center on Adaptation, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pemerintah perlu menunjukkan lebih banyak ambisi pada komitmen mereka - tidak hanya dalam mitigasi, tetapi juga dalam investasi untuk adaptasi.

"Efek perubahan iklim ada di sini dan sekarang," kata Verkooijen dari New York. "Apakah Anda seorang pekerja mobil di Bangkok atau seorang petani di Afrika atau seorang wanita tua di Paris, kita semua terkena dampak perubahan iklim hari ini."

Perjanjian Paris 2015 melihat negara-negara menetapkan target nasional untuk mengurangi emisi mereka untuk membatasi kenaikan suhu jangka panjang baik 2C (35.6F) atau 1.5C (34.7F).

Ini adalah tolok ukur yang akan membatasi dengan cara penting efek pemanasan pada sistem cuaca dunia.

Tetapi bahkan jika semua negara memenuhi tujuan yang mereka tentukan sendiri, dunia akan menghangat dengan 2.9C (37.2F) menjadi 3.4C (38.1F), laporan itu menemukan.

Level ambisi saat ini perlu tiga kali lipat untuk memenuhi tujuan 2C dan meningkat lima kali lipat untuk memenuhi tujuan 1.5C - secara teknis masih mungkin.

"Ini berbunyi seperti pernyataan kartu kredit setelah pesta pengeluaran selama lima tahun," kata Profesor Dave Reay, ketua Carbon Management di University of Edinburgh.

"Kredit karbon global kami sudah maksimal. Jika emisi tidak mulai turun, akan ada neraka untuk membayarnya."[aljz/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21


MUI

Must Read!
X