Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.517 views

Remaja Kehilangan Arah VS Remaja Sukses Dunia Akhirat

 

Oleh: Aisyah Farha

Pemberitaan tentang remaja di negeri ini selalu menyesakkan dada. Belum lama terdengar remaja yang berkumpul untuk pesta sex di kota Jambi, kini ratusan remaja membuat permohonan dispensasi nikah ke pengadilan tinggi agama di Jepara. Diantara mereka ada yang hamil duluan karena seks bebas, ada pula yang masih di bawah syarat nikah yaitu 19 tahun.

Selain seks bebas, banyak hal lain yang menghantui remaja kita. Mulai dari HIV/Aids, penyalahgunaan narkotika hingga fenomena seks menyimpang yang menjadi tren seperti gay, lesbian, bisex dan transgender.

Tidak bisa dipungkiri, remaja kita saat ini kehilangan arah. Secara pertumbuhan reproduksi, mereka sudah siap tetapi belum cukup dewasa untuk menghadapi kehidupan. Dengan bekal ilmu agama yang bisa dibilang sangat minim, mereka terhanyut dalam arus seks bebas. Kesalahan tidak sepenuhnya ada di pundak mereka. Orangtua, lingkungan serta peran negara juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan remaja.

Akar Permasalahan yang Membelit Remaja

Saat ini, para orangtua sangat sibuk untuk mengumpulkan pundi rupiah, sehingga tidak ada waktu untuk mendidik anak-anaknya. Padahal kewajiban orangtua untuk mendidik anak-anak agar memiliki pemahaman yang benar tentang kehidupan tidak kalah penting.

Di saat yang sama, tidak ada kebijakan yang nyata dari pemerintah untuk membatasi konten yang beredar di media sosial untuk remaja. Remaja bisa sangat mudah mengakses pornografi baik di laman medsos atau dari game yang biasa mereka mainkan. Pornografi seakan-akan menjadi lazim saat ini, bahkan untuk anak di bawah umur.

Disaat itulah kesalahan besar terjadi, para remaja yang kurang ilmu agama dan kebablasan dalam bergaul terjerumus pada jurang seks bebas. Tidak banyak pilihan untuk mereka, karena untuk menikah di usia dini juga terkendala kebijakan pemerintah, yaitu anak usia kurang dari 19 dilarang untuk menikah. Sedangkan mereka juga belum siap baik dari mental maupun finansial untuk membina rumah tangga.

Setidaknya kita sudah mengetahui akar permasalahan yang membelit remaja kita saat ini. Ya, sistem kapitalisme sekuler telah menyebabkan remaja saat ini kehilangan arahnya. Kapitalisme yang dianut negeri ini menyebabkan banyaknya konten-konten negatif untuk remaja, tanpa peduli masa depan remaja itu sendiri. Sekulerisme juga menyebabkan orangtua, anak, lingkungan dan negara jauh dari agama. Lalu peradaban seperti apa yang akan tumbuh saat agama jauh dari kehidupan?

Lalu bagaimana seharusnya mendidik remaja agar siap menghadapi kehidupan saat sistem reproduksinya matang? Jawabannya tidak lain adalah menjadikan agama sebagai landasan kehidupan kita para orangtua, remaja, lingkungan bahkan negara.

Remaja Sukses di Masa Kegemilangan Islam

Negara yang berlandaskan agama Islam melahirkan remaja yang sangat produktif. Bukan hanya satu atau beberapa saja, tetapi para remaja secara keseluruhan. Bisa kita lihat contohnya sejak masa Rasulullah dan para shahabatnya. Pada masa itu, banyak remaja yang cemerlang.  Mereka saat itu masih remaja belia, namun sangat matang secara mental dalam kehidupannya.

Ali Bin Abi Thalib adalah salah satu remaja yang cerdas dalam perkembangan Islam, ia mengerahkan segenap jiwa dan raganya untuk kemuliaan Islam sejak usianya 7 tahun.   Sa’ad bin Abi Waqash adalah pemanah terbaik dan merupakan pasukan berkuda kaum muslimin saat usianya 17 tahun. Usman bin Zaid ditunjuk oleh Rasul untuk menjadi panglima perang saat usianya 20 tahun untuk menggempur Romawi di perbatasan Syria.

Sejarah juga menyebutkan Imam Syafi’i sudah diberi wewenang mengeluarkan fatwa oleh gurunya disaat usianya masih 10 tahun. Imam Bukhari memiliki hafalan sepuluh ribu hadist saat usianya masih 11 tahun. Kita juga mengetahui Muhammad al Fatih saat menaklukan Konstantinopel berusia 21 tahun.

Dengan semua fakta-fakta diatas, jelaslah bahwa kapitalisme telah gagal melahirkan generasi yang diharapkan. Sedagkan Islam sangat berhasil dengan gemilang melahirkan generasi cemerlang di usia muda. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara Islam mendidik anak agar matang saat memasuki usia balighnya?

Islam Mampu dalam Membentuk Kepribadian Remaja Hebat

Islam adalah adalah agama yang sempurna. Tidak hanya tentang cara beribadah kepada sang Khaliq, Islam memuat seluruh aturan untuk setiap sendi kehidupan manusia. Aturan yang sempurna ini jika dilaksanakan secara kaffah maka akan melahirkan kemuliaan umat.

Untuk membentuk remaja yang berkepribadian Islam, tidak cukup hanya fokus pada pendidikan anak saja. Namun seluruh sistem juga harus ditopang oleh sistem Islam, baik dari segi pendidikan, pergaulan, perekonomian hingga politik negara.

Pertama, Islam mejadikan Aqidah Islam sebagai landasan kurikulum pendidikannya. Sedari kecil, anak ditanamkan aqidah yang lurus sehingga mereka tumbuh dengan kepribadian yang islami dan memiliki keilmuan Islam. Sejak kecil anak diajarkan untuk taat kepada Allah, menuntut ilmu Islam sehingga mengetahui apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh Allah.

Kedua, Orangtua diwajibkan untuk senantiasa mendidik dan memantau anak-anaknya agar tidak keluar dari jalur Islam. Orangtua tidak serta merta menyerahkan anak-anaknya pada pendidikan sekolah, tetapi mengambil andil didalamnya. Karena tidak bisa dipungkiri keseharian anak adalah melihat, mendengar dan meniru orangtuanya.

Ketiga, diperlukan lingkungan yang mendukung para remaja untuk tetap berada dijalur yang benar. Lingkungan yang Islami akan sangat membantu remaja menemukan titik kedewasaan mentalnya. Karena dalam lingkungan yang Islami ada sikap saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Kepedulian seperti ini hanya ada jika Islam mejadi landasan hidup bermasyarakat.

Terakhir, peran negara sangat penting dalam membentuk karakter remaja. Negara yang belandaskan Islam, akan senatiasa mengurus rakyatnya agar selalu berada dalam ketakwaan. Negara akan mengeluarkan kurikulum yang menunjang kepribadian Islam pada setiap sekolah.

Negara juga akan menerapkan sistem ekonomi Islam, yang akan memaksimalkan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyatnya. Para orangtua akan sejahtera sehingga tidak akan menghabiskan waktunya untuk mencari uang dan dapat memaksimalkan waktunya untuk pendidikan di dalam rumah.

Negara yang berlandaskan Islam akan menerapkan sistem pergaulan Islam, yang akan menjauhkan remaja dari jurang seks bebas. Karena negara akan mengeluarkan kebijakan anti seks bebas, mulai dari konten-konten yang akan merusak remaja hingga pengkondisian lingkungan yang terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Semua kondisi ini akan membentuk kepribadian remaja yang sehat, positif dan produktif. Remaja yang akan menjadi generasi penerus peradaban mulia. Melalui remaja inilah wajah dunia akan berubah. Bukan lagi generasi yang tersesat arah dan jatuh ke jurang pemujaan syahwat, tetapi menjadi remaja yang sangat faham dengan tujuan kehidupan.

Tujuan yang diamanatkan kepada mereka bahwa hidup di dunia ini hanyalah tempat untuk mengumpulkan pahala, dan akhir dari usaha mereka adalah surga Allah yang abadi.

Remaja yang memiliki tujuan hidup seperti ini akan sangat menghargai waktu, dan hanya akan melakukan kegiatan  yang positif dalam hidupnya. Di tangan merekalah dunia ini berharap untuk kehidupan yang lebih baik.

Maka apakah kita masih mau terkungkung dalam kapitalisme sekuler ini? Tentu saja kita akan mencampakannya, dan beralih kepada sistem Islam. Sistem yang menjadikan para remaja menjadi generasi hebat, bukan generasi pemuja syahwat. Generasi yang gemilang bukan generasi yang hilang arah. Wallahu A’lam Bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Dipaksa Teken Pakta Integritas, Mahasiswa di Persimpangan Jalan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:51

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Tatkala Klaim Kehalalan Vaksin Covid-19 Dipertanyakan?

Jum'at, 25 Sep 2020 20:28

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Jum'at, 25 Sep 2020 18:25

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Jum'at, 25 Sep 2020 18:04

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

Jum'at, 25 Sep 2020 17:47

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Jum'at, 25 Sep 2020 14:30

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X