Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.993 views

Jangan Samakan Halal dengan Haram

 

Oleh:

Keni Rahayu || Aktivis Dakwah Milenial

 

MENINGGALNYA mahasiswi di atas pusara sang ayah meninggalkan banyak cerita. Di antaranya adalah para aktivis feminis bergejolak bak pahlawan kesiangan. Bisa ditebak, ujung-ujungnya Permendikbud 30 yang disodorkan. Ujung-ujungnya RUU TPKS minta disahkan. Seolah-olah, tidak ada solusi lain yang layak diperjuangkan.

Sebagai muslim, harusnya kita teliti. Perlu kita telaah lagi apa isi dua instrumen hukum ini. Kekerasan seksual, tentu saja tidak ada yang ingini. Bukan selesai, konsen yang ditawarkan di sini malah menyajikan jalan seks bebas mengurai.

Kan sudah jelas, dalam Islam jangan dekati zina. Allah sudah sampaikan di surat cinta-Nya. Bahwa mendekati saja tidak boleh, apa lagi berzina. Tidak semua pacaran pasti berzina, tapi pacaran bisa menjadi jalan mencapainya. Bukan hanya bisa, tapi sangat bisa. Itulah mengapa pacaran haram. Karena tidak ada aktivitas pacaran yang tidak melanggar syariat pencipta. 

Lebih spesifik lagi, dalam kasus mbak NW dan mas R diawali oleh pacaran. Meski memang mbak NW dijebak. Ketulusannya dinodai dengan kebiadaban mas R memberinya obat tidur lalu disetubuhi. Pemberian obat ini dilakukan di penginapan. Pertanyaannya, kalau tidak pacaran, apakah seorang perempuan mau diajak lelaki asing ke penginapan? Sejatinya, inilah hikmah agung di balik syariat haramnya berpacaran. 

Allah tahu ke mana arah interaksi dua anak adam berlawan jenis. Lebih-lebih mereka berduaan. Pergi ke hotel. Bercengkrama haha hihi. Apa lagi ending-nya kalau bukan ke arah sana? Allah paham betul bagaimana rasa yang membuncah pada kaum adam. Rasa itu jika difasilitasi dengan pacaran, semakin lama semakin meledak dan butuh pemuasan. Maka sejak awal, Allah telah haramkan pacaran. Pintu gerbang kemaksiatan ditutup. Allah bermaksud menghindari interaksi intim di tahap setelah pacaran tersebut.

Maka wajar jika muslim hari ini menyatakan, "mencegah kekerasan seksual diawali dengan tidak melakukan hubungan intens dengan lawan jenis di luar pernikahan". Termasuk di dalamnya adalah pacaran. Lucunya, para aktivis pro feminis mengatakan, "jika mencegah kekerasan dalam pacaran adalah dengan tidak pacaran, maka mencegah kekerasan rumah tangga adalah dengan tidak melakukan pernikahan". Begitu katanya.

Dengan lantang kukatakan. Ya gak gitu, Bambang! Pacaran itu haram. Menikah itu halal. Jangan samakan yang halal dan yang haram. Kekerasan seksual dalam pernikahan jelas berbeda penanganannya dengan kekerasan seksual dalam pacaran.

Pernikahan menjadi wadah mulia bagi setiap insan dalam menyalurkan kebutuhan nalurinya. Ia bersifat sakral dan agung. Begitulah Allah mensyariatkan pernikahan. Maka jika terjadi penyelewengan dalam hal pernikahan, maka yang perlu dibenahi adalah individunya bukan syariat pernikahannya. Hal ini tidak sama dengan hubungan bernama pacaran. 

Pacaran bukan wadah yang diakui Allah bagi manusia merealisasikan nalurinya. Ketika ada dorongan seksual, manusia diharamkan mengambil jalan pacaran. Karena asas pacaran itu rapuh. Komitmen dan kepercayaan dua belah pihak terlalu omong kosong jika dijadikan landasan sebuah hubungan. Maka di sini yang salah ya pacarannya itu sendiri. Sebaik-baik pelaku pacaran, tetap saja tidak mengubah hukum pacaran menjadi halal. Halal haram adalah aturan baku yang mesti dipenuhi seorang muslim. 

Lagian, suka banget sih nawar-nawar syariat. Kalau beneran mau mencegah kekerasan seksual, cegah jalan menuju zinanya. Bukan sekadar mencegah zina yang tidak mendapat konsen. Kalau ditelaah, Permendikbud 30 malah membuka lebar jalan pengulangan kisah mbak NW dan mas R. Sebab sejatinya aktivitas seksual difasilitasi atas nama konsen. Jika kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan, sudah kepalang basah. Mau nyalahin maling tapi pager rumah gak pernah dikunci. Lha piye to? Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Jum'at, 12 Aug 2022 11:09

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

Jum'at, 12 Aug 2022 06:09

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Kamis, 11 Aug 2022 21:35

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Kamis, 11 Aug 2022 20:45

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

Kamis, 11 Aug 2022 19:45

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Kamis, 11 Aug 2022 14:35

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Kamis, 11 Aug 2022 14:19

Sambo Tersangka, Fadil Imran Kapan Bezuk?

Sambo Tersangka, Fadil Imran Kapan Bezuk?

Kamis, 11 Aug 2022 14:02

Jangan Lupakan Kejahatan Israel

Jangan Lupakan Kejahatan Israel

Kamis, 11 Aug 2022 13:00

Ilmuwan : Awas 90% Penyakit Karena Pikiran, 10% Karena Makanan

Ilmuwan : Awas 90% Penyakit Karena Pikiran, 10% Karena Makanan

Kamis, 11 Aug 2022 05:17


MUI

Must Read!
X