Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.168 views

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

NEW YORK (voa-islam.com) - Facebook akan menyertakan fitur News Tab pada aplikasi selulernya pada akhir tahun ini. Langkah tersebut akan memungkinkan ratusan juta orang melihat dan membaca berita yang dipilih bersumber dari berbagai publikasi.

Berita utama yang dimoderasi hari ini akan menjadi tambahan untuk cerita yang dilihat pengguna di umpan berita normal mereka yang mencakup pembaruan status dan tautan yang dipasang oleh teman dan grup yang mereka ikuti.

Untuk tujuan ini, raksasa media sosial global ini mempekerjakan sekitar sepuluh "jurnalis veteran", sebagian besar dari mereka tinggal di Amerika Serikat.

Orang-orang dari luar AS dapat melamar juga tetapi mereka ditanya apakah mereka membutuhkan sponsor - visa H-1B untuk pekerja sementara, menurut postingan lowongan pekerjaan di situs web Facebook.

Awal bulan ini, Wall Street Journal melaporkan bahwa Facebook sedang merundingkan kesepakatan dengan outlet berita seperti dirinya, New York Times, The Washington Post, Dow Jones dan Bloomberg untuk membeli konten mereka untuk fitur News Tab.

Rencana untuk memiliki moderator manusia memudahkan kekhawatiran tentang algoritme, yang mungkin tidak dapat diandalkan dalam menilai apa sebuah cerita itu yang penting.

Facebook masih akan menggunakan perangkat lunak yang kuat untuk menyaring laporan dan memilih cerita berdasarkan preferensi pengguna individu.

Perusahaan teknologi ini telah menghadapi kritik di masa lalu karena mengandalkan algoritma, yang secara tidak sengaja mempromosikan berita palsu terutama selama pemilihan presiden AS pada tahun 2016.

Kisah-kisah yang akan muncul di News Tab tidak akan menjadi seluruh artikel tetapi tajuk utama dan deskripsi dengan tautan yang membawa pembaca kembali ke situs web penerbit.

Langkah ini penting untuk menghindari masalah yang dapat muncul di bawah Direktif Hak Cipta Uni Eropa (UE) yang melindungi lalu lintas ke outlet berita, yang telah kehilangan pendapatan iklan digital ke Facebook, Google dan perusahaan teknologi lainnya.

News Tab akan melewati periode pengujian, yang umumnya berjalan selama 12 bulan dan akan tersedia di pasar tertentu.

Facebook belum menentukan pengguna negara mana yang akan dapat melihat opsi tersebut tetapi kemungkinan akan diperkenalkan di AS terlebih dahulu, dan Inggris, di mana ia mempekerjakan satu editor untuk pekerjaan moderator.

Masih belum jelas parameter apa yang akan digunakan untuk menentukan berita utama.

Minat di antara pengguna Facebook bervariasi tergantung pada lokasi dan keadaan mereka: pengguna media sosial di Pakistan dan India berdebat tentang Kashmir, orang-orang di Istanbul ingin tahu tentang banjir perkotaan dan Presiden AS Donald Trump mendominasi liputan berita Amerika.

"Jelas, ada bias dalam pemilihan cerita jika hanya segelintir publikasi yang digunakan untuk menyaring berita utama," kata Omar Qureshi, seorang jurnalis yang berbasis di Pakistan, yang memiliki banyak pengikut Twitter.

"Ini juga menempatkan mereka pada posisi yang kuat karena banyak orang menggunakan Facebook untuk umpan berita mereka."

Qureshi mengatakan Facebook dapat menghindari masalah ini dengan mempekerjakan lebih banyak wartawan dari negara lain. "Mereka akan memiliki bias tetapi setidaknya Anda akan memiliki keanekaragaman."

Facebook dulunya memiliki fitur serupa yang dikenal sebagai trending topik. Tapi itu dihentikan setelah perusahaan menghadapi reaksi keras karena menggunakan kurator lepas yang dituduh menekan pandangan konservatif (Republik).

Campbell Brown, kepala kemitraan berita Facebook, mengatakan kepada New York Times bahwa jurnalis akan membantu memilih "kisah yang tepat" sebagai Top News.[trtworld/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43

Korean Wave Inspirasi Halu

Korean Wave Inspirasi Halu

Sabtu, 26 Sep 2020 09:37

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Sabtu, 26 Sep 2020 08:49

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Covid-19: Antara Bunuh Diri dan Membunuh

Sabtu, 26 Sep 2020 05:37

Rezim Nekad dan Tuli

Rezim Nekad dan Tuli

Jum'at, 25 Sep 2020 23:34

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

WhatsApp Akan Bisa Digunakan di 4 Perangkat

Jum'at, 25 Sep 2020 22:33

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Inggris Dan Prancis Catat Jumlah Kasus Harian COVID-19 Tertinggi

Jum'at, 25 Sep 2020 22:00

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jejak Perempuan dalam Membangun Peradaban

Jum'at, 25 Sep 2020 21:54

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

GERAK Jabar Sampaikan Ikrar Siap Berjuang Membela Agama, Bangsa dan Negara

Jum'at, 25 Sep 2020 21:43

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Korean Wave, Layakkah Jadi Panutan?

Jum'at, 25 Sep 2020 21:18

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Palestina Akan Adakan Pemilu Pertama Dalam 15 Tahun Menyusul Kesepakatan Antara Hamas dan Fatah

Jum'at, 25 Sep 2020 21:15

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Rezim Mesir Rencanakan Demo Tandingan Untuk Melawan Protes Anti-Sisi

Jum'at, 25 Sep 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X