Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.635 views

Agama Bukan Musuh Pancasila

 

Oleh:

Yons Achmad, Kolumnis

 

DI MEDIA (Detik/12/2/20), Kepala BPIP, Yudian Wahyudi menyebut agama jadi musuh terbesar Pancasila. Sungguh pernyataan yang kontroversial. Tapi, kalau kita baca dengan jernih, dia sebenarnya ingin mengatakan Islam sebagai musuh terbesar Pancasila. Arahnya jelas, disebut ada kelompok yang mereduksi agama sesuai kepentingannya sendiri yang tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Pembuat Ijma ulama untuk menentukan calon wakil presiden tahun lalu adalah contoh yang dilontarkannya. Jelas, pernyataan serampangan demikian sangat disayangkan dari seorang “Kepala Pancasila”. Begitu juga, alih-alih mempersatukan, justru membuat kegaduhan.

Tapi, di era pemerintahan Jokowi ini, umat Islam sepertinya sudah terbiasa mendengar komentar-komentar pejabat semacam itu. Sudah terlalu sering narasi Islam dibenturkan dengan narasi Pancasila. Padahal, keduanya selaras. Bahkan, kalau boleh jujur perspektif apa yang paling memungkinkan ketika Pancasila ingin ditafsirkan? Ya Islam. Kenapa? Karena sebenarnya Pancasila itu inspirasi terbesarnya adalah dari Islam.

Bagaimana mungkin dalam hal ini agama dikesampingkan, bagaimana mungkin Islam bakal disingkirkan? Jadi, akrobat konyol dan menggelikan demikian tak pantas dipertontonkan oleh pejabat negara. Alih-alih menyalahkan agama, dalam hal ini Islam sekaligus kelompok Islam, sebenarnya, justru yang perlu dilakukan adalah bagaimana Pancasila ditafsirkan dan dijalankan oleh penyelenggara negara.

Dengan keteladanan yang baik, saya kira ini usaha yang urgen untuk dilakukan. Kenapa hal ini perlu dilakukan? Karena Era sekarang, Pancasila sekadar “Lip Service” semata. Menjadi Pancasilais direduksi sekadar mengatakan “Pancasila Harga Mati”. Implementasinya? Nol.

Jauh hari, Prof. Kuntowijoyo (almarhum), salah satu pemikir Islam, aktivis Muhammadiyah, memberikan “wejangan” bagaimana mengukur implementasi Pancasila. Apakah sudah berjalan dan dilaksanakan dengan baik atau belum. Setidaknya, ada tiga kriteria bagaimana Pancasila benar-benar diimplementasikan. Diantaranya adalah konsistensi, koherensi dan korespondensi.

Jeffrrie Geovani (2013) dalam buku “Civil Religion” memberikan penjelasan yang cukup baik. Konsistensi, berasal dari bahasa Latin “Consistere” berarti “Sesuai, “Harmoni,” atau “Hubungan Logis”. Sila-sila dalam Pancasila harus mempunyai hubungan terpadu dengan semua dokumen konstitusi seperti UUD 1945, Tap MPR, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah (baik pusat maupun daerah) dan titah para pejabat.

Koherensi, berasal dari bahasa Latin “Cohaerere” berarti “lekat satu dengan lainnya”. Antara sila satu dengan yang lainnya harus terkait, tidak boleh terlepas. Menerapkan sila Ketuhanan misalnya, harus lekat dengan sila Kemanusiaan, Persatuan, Permusyawaratan dan Keadilan. Sedangkan, Korespondensi yang berasal dari bahsa Latin “Co” yang artinya “Bersama” dan “respondere” yang berarti “Menjawab”. Korespondensi berarti kesamaan antara teori dan praktik, antara yang diucapkan dengan yang diterapkan.

Kalau melihat parameter itu, sungguh sangat gamblang. Daripada sekadar menyalahkan agama dan beragam cara orang menafsirkan agama, maka lebih baik adalah mendorong para pejabat, khususnya pemimpin negeri ini, apakah sudah melaksanakan Pancasila dengan baik atau belum? Mulai dari Presiden Jokowi, apakah sudah konsisten menjalankan Pancasila, apakah sudah ada koherensi, apakah sudah ada kesamaan antara apa yang diucapkan dan apa yang dilakukan? Ini lebih prioritas Pak “Kepala Pancasila”. Bukan malah menuduh agama (Islam) sebagai musuh Pancasila. Kalau sekadar pernyataan demikian, sekelas Abu Janda dan Denny Siregar juga bisa.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Mulai dari Rieke Pitaloka

Mulai dari Rieke Pitaloka

Senin, 13 Jul 2020 05:18

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Ahad, 12 Jul 2020 21:45

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ahad, 12 Jul 2020 21:25

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ahad, 12 Jul 2020 21:22

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

Ahad, 12 Jul 2020 21:15

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Ahad, 12 Jul 2020 21:05

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ahad, 12 Jul 2020 20:45

Erdogan Sebut Kebangkitan Hagia Shopia Membuka Jalan Untuk 'Pembebasan Masjid Al-Aqsa'

Erdogan Sebut Kebangkitan Hagia Shopia Membuka Jalan Untuk 'Pembebasan Masjid Al-Aqsa'

Ahad, 12 Jul 2020 20:25

Pejabat Bertekad Jaga Pancasila dari Rongrongan Komunis

Pejabat Bertekad Jaga Pancasila dari Rongrongan Komunis

Ahad, 12 Jul 2020 20:22

 Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Ahad, 12 Jul 2020 07:18

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Ahad, 12 Jul 2020 06:51

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

Ahad, 12 Jul 2020 06:16

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Ahad, 12 Jul 2020 05:56

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Ahad, 12 Jul 2020 05:35

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Ahad, 12 Jul 2020 02:27

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

Ahad, 12 Jul 2020 01:04

 Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Sabtu, 11 Jul 2020 23:56

Mahasiswa Geruduk DPR,  Ah yang Bener?

Mahasiswa Geruduk DPR, Ah yang Bener?

Sabtu, 11 Jul 2020 22:50

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Sabtu, 11 Jul 2020 21:35

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 21:28


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X