Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.740 views

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Pengadilan administrasi utama Turki pada hari Jum'at (10/7/2020) membatalkan dekrit pemerintah tahun 1934 yang menjadikan Hagia Sophia menjadi museum. Keputusan yang sudah lama ditunggu itu membuka jalan bagi ikon Istanbul Hagia Sophia untuk digunakan sebagai masjid.

Hagia Sophia, salah satu situs bersejarah dan warisan budaya paling penting di dunia, dibangun pada abad keenam pada masa pemerintahan Kekaisaran Bizantium dan berfungsi sebagai kedudukan Gereja Ortodoks Yunani. Itu diubah menjadi masjid kekaisaran menyusul penaklukan Istanbul oleh Daulah Utsmaniyah atau dikenal juga sebagai Ottoman pada tahun 1453. Bangunan ini diubah menjadi museum selama pemerintahan partai tunggal sekuler pada tahun 1935, tetapi ada diskusi tentang mengubahnya kembali ke masjid, dengan permintaan publik untuk mengembalikannya sebagai tempat ibadah mendapatkan traksi di media sosial.

"Masalah undang-undang Hagia Sophia adalah urusan internal Turki dan hak kedaulatannya," Cengiz Tomar, rektor Universitas Ahmet Yesevi mengatakan kepada Daily Sabah. “Itu berubah menjadi museum melalui keputusan kabinet dan sekali lagi dapat berubah menjadi masjid dengan keputusan. Namun, karena akan ada reaksi internal dan eksternal, sebagai tanggapan pemerintah akan ingin mendukung legalitas keputusan dengan pendapat hukum pengadilan tinggi."

Sementara beberapa kelompok telah lama mendesak agar struktur itu, yang mereka anggap sebagai warisan Muslim Ottoman, untuk diubah kembali menjadi masjid, yang lain percaya situs Warisan Dunia UNESCO itu harus tetap menjadi museum, sebagai simbol solidaritas Kristen dan Muslim.

Di tengah reaksi internasional atas status Hagia Sophia, Ankara mengatakan bahwa masalah ini adalah urusan dalam negeri Turki.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pekan lalu bahwa tuduhan terhadap Turki mengenai Hagia Sophia secara langsung menargetkan kedaulatan negara.

“Baik positif atau negatif, keputusan ini adalah hak pemerintah dan mendapat dukungan signifikan dari rakyat. Masalah Hagia Sophia telah meninggalkan jejak yang dalam di benak orang-orang Turki seperti eksekusi (mantan Perdana Menteri Adnan) Menderes dan trauma ini harus diselesaikan,” tambah Tomar.

Ada kritik atas langkah itu dari segelintir kalangan, dengan Sekretaris Negara Amerika Serikat. Mike Pompeo mengeluarkan pernyataan pekan lalu mendesak pemerintah Turki untuk mempertahankan statusnya sebagai museum.

Presiden Turki itu mencatat bahwa ada 435 gereja dan sinagog di Turki tempat orang Kristen dan Yahudi dapat berdoa.

Pembukaan kembali Hagia Sophia Istanbul untuk shalat tidak akan menghilangkan identitasnya, karena akan selalu menjadi milik warisan sejarah dunia, Ibrahim Kalın, juru bicara kepresidenan Turki, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) pada hari Kamis.

Membuka Hagia Sophia untuk shalat, karena para pemimpin Turki telah menyatakan keinginan untuk melakukannya, tidak akan menghalangi orang yang mengunjunginya, katanya, menambahkan bahwa "Turki masih akan melestarikan ikon Kristen di sana, sama seperti nenek moyang kita menjaga semua nilai-nilai Kristen."

"Semua masjid utama kami seperti Masjid Biru, Masjid Fatih dan Suleymaniye, mereka terbuka untuk pengunjung dan penyembah," kata Kalın, lebih lanjut mengutip contoh-contoh Katedral Notre Dame dan Basilika Sacre-Coeur Prancis yang ikonis, gereja-gereja terkenal di dunia yang terbuka untuk turis dan jamaah.

"Membuka Hagia Sophia untuk beribadah tidak membuat wisatawan lokal atau asing tertahan mengunjungi situs itu," Kalin menekankan, "Jadi, kerugian dari warisan dunia tidak perlu dipertanyakan."

Pada 2015, seorang ulama membacakan Al-Quran di dalam gedung tersebut untuk pertama kalinya dalam 85 tahun. Tahun berikutnya, otoritas agama Turki mulai menjadi tuan rumah dan menyiarkan bacaan agama selama bulan suci Ramadhan dan panggilan adzan dikumandangkan di dalam pada hari peringatan turunnya wahyu Al-Qur'an pertama kepada Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam.

Sumber kritik lain adalah Yunani, di mana Turki menyatakan bahwa Athena, satu-satunya negara Eropa yang tersisa tanpa masjid di ibukotanya, terganggu oleh pembacaan Al-Quran di Hagia Sophia adalah contoh yang menggambarkan psikologi intoleran dari negara itu. (TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Jum'at, 26 Feb 2021 10:29

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Kamis, 25 Feb 2021 21:26

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Kamis, 25 Feb 2021 19:45

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Kamis, 25 Feb 2021 19:15


MUI

Must Read!
X

Kamis, 25/02/2021 11:20

Tolak Zuhairi Misrawi