Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.301 views

Analis: Saudi Akan Akhiri Blokade Terhadap Qatar Sebagai 'Hadiah' Untuk Joe Biden

RIYADH, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Arab Saudi dilaporkan sedang mencari resolusi untuk 3 tahun krisis Dewan Kerjasama Teluk [GCC] sebagai cara untuk meningkatkan hubungan dengan kepresidenan Biden yang akan datang, menurut laporan.

Krisis ini dipicu oleh blokade udara, darat, dan laut secara ilegal terhadap Qatar pada Juni 2017, ketika Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan dengan Doha karena tuduhan palsu bahwa Qatar mendukung terorisme.

Qatar dengan keras membantah tuduhan tersebut dan tetap konsisten pada pendiriannya selama cobaan itu.

"Ini adalah hadiah untuk Biden," kata Ali Shihabi, seorang analis Saudi yang dekat dengan istana kerajaan, menurut laporan Financial Times.

Dia menambahkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman "merasa bahwa dia berada dalam bahaya" setelah kemenangan Biden, dan ingin berurusan dengan Qatar sebagai "sinyal bahwa dia bersedia dan siap untuk mengambil langkah".

"Selama beberapa waktu, mereka bekerja untuk menutup banyak file panas dan jelas ini salah satunya," tambahnya.

Potensi penyelesaian krisis dapat menghasilkan poin dengan presiden yang akan datang yang telah terbukti kritis terhadap MBS atas pelanggaran HAM, termasuk pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi dan perang Yaman yang mematikan.

Pernyataan itu muncul setelah beberapa minggu langkah diplomatik yang dilaporkan untuk mengakhiri blokade.

Penasihat keamanan nasional untuk Presiden AS Donald Trump, Robert O'Brien mengatakan Washington sedang mengerjakan dorongan diplomatik terakhir untuk menyelesaikan krisis, mengungkapkan harapan untuk diakhirinya blokade dalam 70 hari ke depan.

"Saya ingin melihat itu dilakukan sebelumnya - jika kita akhirnya meninggalkan kantor - saya ingin melihat itu selesai dalam 70 hari ke depan. Dan saya pikir ada kemungkinan untuk itu," kata O'Brien kepada The Hill di Forum Keamanan Global 2020 minggu lalu.

"Ini adalah kepentingan Amerika untuk memiliki hubungan yang harmonis di dalam [Dewan Kerjasama Teluk] karena itu memberikan penyeimbang penting bagi Iran," kata O'Brien.

"Ini akan membuka peluang untuk lebih banyak kesepakatan damai dengan Israel dan menciptakan zona peluang ekonomi nyata di seluruh Timur Tengah dan bahkan dapat membawa itu keluar ke bagian lain dari Muslim dan dunia Arab."

Kuartet tersebut memberlakukan tindakan hukuman yang luas termasuk melarang pesawat Qatar melewati wilayah udara mereka, menutup satu-satunya perbatasan darat negara Teluk itu dengan Arab Saudi, dan mengusir warga Qatar.

Langkah tersebut merupakan pukulan bagi Dewan Kerjasama Teluk, di mana Qatar adalah salah satu anggotanya.

Namun menurut Shihabi, mediator Kuwait yang bekerja untuk menyelesaikan krisis mendapatkan kesepakatan baru untuk menggantikan daftar 13 tuntutan yang awalnya diajukan ke Doha.

Namun, seseorang yang diberi pengarahan tentang posisi Doha mengatakan bahwa tidak ada rincian langkah-langkah pembangunan kepercayaan yang telah dibahas, kata laporan Financial Times.

Komentar tersebut muncul di tengah laporan yang saling bertentangan mengenai kemungkinan langkah untuk mengakhiri krisis.

Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan dalam beberapa pekan terakhir menyarankan kerajaan itu "berkomitmen untuk menemukan solusi".

Namun, dalam sebuah wawancara dengan media Israel, duta besar UEA untuk Washington mengatakan kecil kemungkinan blokade akan dicabut dalam waktu dekat.

"Saya tidak berpikir itu akan diselesaikan dalam waktu dekat hanya karena saya tidak berpikir ada introspeksi," kata Yousef Al-Otaiba di Channel 12 Israel.

"Proses introspeksi tidak terjadi, dan mereka terus berperan sebagai korban dan terus berpura-pura diintimidasi, tetapi tidak mengatasi akar penyebab masalahnya, dan sampai Anda mengatasi akar penyebab masalah ini, saya rasa ini tidak akan diselesaikan, "tambahnya. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

Kamis, 28 Jan 2021 09:19

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

Kamis, 28 Jan 2021 08:56

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Kamis, 28 Jan 2021 08:32

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Rabu, 27 Jan 2021 11:10

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Rabu, 27 Jan 2021 10:50


MUI

Must Read!
X

Selasa, 26/01/2021 05:28

Madam dan Pak Lurah Keluarlah