Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.388 views

Madrasah Dikembangkan Melalui Utang, Nilai yang Tak Sebanding

PENDIDIKAN agama merupakan pendidikan yang sangat urgen bagi anak-anak dan muda-mudi kaum muslimin, dengan belajar agamalah bisa mengenal Tuhannya. dengan adanya pendidikan agama akan membagun karakter mereka menjadi sosok manusia bernilai tinggi yang akan berguna di dunia dan di akhirat.

Sungguh mulia orang-orang yang ingin memperdalam ilmu agamanya dan salah satu penopang negara kita Indobesia adalah sosok para ulama yang penempuh pendidikan agama. Oleh karena itu sekolah-sekolah agama ata madrasah-madrasah harus selalu dijaga mutu  pendidikannya agar generasi yang dicetak adalah generasi yang berguna. Amat menggembirkan pula kalau pemerintah peduli dengan hal tersebut dan mau mendanai madrasah-madrasah negeri maupun sawsta dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembangunan yang akan membuat kenyaman bagi siswa-siswi.

Namun, sayang sekali  jalan yang ditempuh pemerintah untuk mendanai dan membantu madrasah-madrasah di negeri kita adalah dengan jalan utang. Segunung utang sudah menumpuk mengapa harus jalan ini lagi yang dipilih? Apakah negara kita tidak memiliki dana sehingga harus menghutang? Negeri yang begitu kaya bagaimana bisa semiskin ini?

Membahas tentang faktanya, Kemenag telah mengusulkan program peningkatan kualitas madrasah melalui skema Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) Bank Dunia. Bank Dunia memberikan pinjaman senilai Rp 3,7 triluin, dana ini akan menyasar sampai ke 50.000 madrasah,  sebanyak 3.900 Madrasah ( MIN, MTsN, MAN, MAKN ) di 34 provinsi, 46.100 madrasah swasta (MI, Mts, MA, MAK) di 34 Provinsi  dan 514 Kabupateen/Kota, dan 174.534 guru dan tenaga kependidikan  ( Kepala madrasah, Pengawas, Laboran, dan Pustakawan) di madrasah negeri dan swasta pada level MI, NTs, MA, dan MAK di 34 provinsi dan 514 Kabupaten, 1.100 kepada calon kepala madrasah dan calon pengawas di 34 provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota, 8,2 juta siswa dan siswi MI, MTS, MA, dan MAK, kemudian di manfaatkan kepada staf kantor kementiran pusat, provinsi, dan kabupaten. (REPUBLIKA.co.id.  Selasa, 25 Juni 2019).

Jalan yang dianggap solusi dalam meningkatan mutu pendiikan agama atau madrasah di negara ini bukanlahhal yang sesimpel itu. Banyak hal yang harusnya dipikirkan karena itu bisa berakibat fatal dan memunculkan polemik baru. Coba saja pikirkan tidak munngkin Bank Dunia meminjamkan dana sebanyak itu kalau bukan adanya keuntungan yang ingin didapatkan. Kalaulah dana itu semuanya untuk pendidikan pasti itu akan menyebabkan naiknya anggaran sekolah apalagi yang swasta negeri saja banyak yang mengeluh apalagi yang swasta tentu itu akan terus melonjak naik karena ini adalah masalah utang negara apalagi sistem riba, apakah negara kita sanggup bayar?

Utang LN ini snagat berakibat fatal bagi negara kita adalah salah satu untuk menjajah  Indonesia dari sisi pendidikan. Lihatlah banyak orang yang katanya ulama tapi pemikirannya tidak lurus, banyak aliran-aliran yang lari dari fokusnya dalam berdakwah. Nilai yang tak sepadan dari 3,7 triliun itu, karena lebh banyak mudarat yang didapatkan, dan tentu belum bisa meningkatkan mutu pendidikan seperti yang diharapkan kita pasti tahu niat yang benar harus dilalui dengan jalan yang benar. Bagaimana bisa niatnya untuk mutu pendidikan agama tapi dengan cara utang yang memakai sistem riba.

Begitu banyakkah pengeluaran negara sampai tidak bisa  menyisihkan dana untuk pendidikan? Disaat seperti ini baru ingin ditingkatkan tapi dengan cara utang kemana tanggung jawab negara selama ini. Begitu terabaikan sampai dana sebeser itu harus diluncurkan untuk pembangunan, peningakat mutu pendidik dll. Dengan kekayaan SDA kita yang begitu banyak lebih dari cukup untuk membiayainya termasuk pendidikan gratis. Seperti islam mengayomi umatnya, karena pendidikan adalah hal yang sangat penting harusnya negara mempermudahnya, tapi sekarang malah dipersulit dan semakin sulit setiap tahunnya.

Eka Budi Utari

Mahasiswa UINSU

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Muslim India Kecewa Pengadilan Vonis Bebas Terdakwa Konspirator Penghancuran Masjid Babri

Rabu, 30 Sep 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lakukan 65.971 Pelanggaran Terhadap Anak-anak Yaman

Rabu, 30 Sep 2020 20:55

Armenia Angkut Ratusan Militan Komunis Kurdi PKK untuk Perangi Azerbaijan

Armenia Angkut Ratusan Militan Komunis Kurdi PKK untuk Perangi Azerbaijan

Rabu, 30 Sep 2020 20:25

Orang Kaya Saudi Berusaha Pergi Dari Kerajaan Khawatir Represi Yang Meningkat Sejak MBS Berkuasa

Orang Kaya Saudi Berusaha Pergi Dari Kerajaan Khawatir Represi Yang Meningkat Sejak MBS Berkuasa

Rabu, 30 Sep 2020 19:35

Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Rabu, 30 Sep 2020 08:25

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Rabu, 30 Sep 2020 06:35

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Rabu, 30 Sep 2020 05:59

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Selasa, 29 Sep 2020 23:53

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Selasa, 29 Sep 2020 22:54

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Selasa, 29 Sep 2020 22:30

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Selasa, 29 Sep 2020 22:07

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Selasa, 29 Sep 2020 21:41

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Selasa, 29 Sep 2020 21:30

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Selasa, 29 Sep 2020 20:55

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Selasa, 29 Sep 2020 20:51

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Selasa, 29 Sep 2020 20:50

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

Selasa, 29 Sep 2020 20:37

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Selasa, 29 Sep 2020 20:15

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Selasa, 29 Sep 2020 19:57

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Selasa, 29 Sep 2020 19:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X