Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.025 views

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

AKSI pembulian kembali menyapa dunia sekolah. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelajar bukan hanya terjadi dua atau tiga kali. Bahkan sering terjadi, namun media jarang mengekspos peristiwa tersebut. Seperti dilansir dari Sindonews.com dipicu karena cinta monyet, siswa SMP Negeri 1 Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur melakukan aksi kekerasan.

Aksi kekerasan yang terjadi dilakukan oleh siswa kelas 9 kepada siswa kelas 7. Diduga aksi itu dikarenakan siswa kelas 9 berinisial FE dan FR yang tidak senang kepada FK (korban) yang ternyata disukai oleh siswi kelas 9. Akhirnya tersangka mengeroyok FK tepat didepan kelas, sedangkan siswa yang lain yang melihatnya, tidak mempeduikan, malah hanya menertawakan aksi mereka itu. Bahkan salah satu dari mereka sempat merekam adegan kekerasan itu. Kamis, (15/8/2019)

Aksi kekerasan disekolah atau lebih tepatnya aksi pembulian di atas tentu sudah lumrah terjadi disekolah-sekolah. Sebagaimana kasus-kasus yang terdahulu seperti kasus Audrey, kasus seorang anak SMK di Banten yang dikeroyok empat temannya hanya gara-gara hal sepele yang disebut cinta.

Memang, cinta sejatinya adalah fitrah dalam diri manusia. Menjadi hal yang wajar jika cinta itu tumbuh pada setiap manusia. Namun cara menyikapi cinta itu yang harus bijaksana. Sebagaimana Islam mengajarkan cara menyikapi cinta yang sesungguhnya. Dan cinta itu sendiri bukan hanya pada lawan jenis tetapi juga cinta kepada orang tua, saudara, kakek dan nenek, teman dan sebagainya.

Dalam Islam cinta itu merupakan salah satu jenis naluri, yakni naluri mempertahankan jenis (Ghorizah Nau’). Namun, naluri itu hanya muncul kalau ada rangsangan dari luar. Dan tidak apa-apa jika tidak dipenuhi, tidak akan mengakibatkan pada kematian, hanya kegelisahan semata. Boleh saja memenuhi naluri tersebut. Namun cara pemenuhannya harus sesuai aturan syariat Islam. Karena jika tidak sesuai dengan Islam maka akan terjadi kemudaratan yang besar seperti contoh kasus diatas, merupakan bukti cara yang salah dalam menyikapi cinta. 

Sebagaimana dikatakan sebelumnya, naluri mempertahankan jenis muncul karena ada rangsangan dari luar, salah satunya adalah tontonan di media. Maka, wajar jika mucul cinta-cinta yang salah tumbuh.

Saat ini remaja telah teracuni oleh virus-virus yang dihasilkan dari tontonan maupun tuntunan. Tontonan saat ini banyak menyajikan adegan-adegan yang tidak senonoh dan tidak patut ditonton terutama oleh anak-anak atau remaja. Karena sejatinya mereka masih dalam fase meniru dan besarnya rasa ingin tahu.

Contohnya saja tontonan seperti, yang hanya mengisahkan seputar remaja yang hamil diluar nikah atas nama cinta, sinetron-sinetron, film, ftv tidak bermutu yang kerjaannya cinta-cintaan dan masih banyak lagi. Bahkan artis yang notabene dijadikan tuntunan saat ini oleh remaja, turut terjun dalam skandal-skandal cinta semisal cinta lokasi, ataupun prostitusi.

Jadilah remaja kini yang diperbudak cinta dan tidak tahu cara menyikapi cinta.  Tontonan-tontonan yang tidak senonoh terjadi karena sistem saat ini yang menganut sistem kapital, yang hanya mencari keuntungan. Tontonan dibuat sedemikian rupa tanpa mengindahkan nilai-nilai atau moral yang baik, dan dibuat hanya untuk kepuasan penonton dan hanya dalam rangka agar tontonan atau film tersebut laku keras dipasaran tanpa memperhatikan mudorot yang ditimbulkannya.

Beda hal nya dengan sistem Islam. Yang mengatur segala urusan manusia. Dari urusan dapur hinggan urusan cinta. Bahkan tontonan-tontonan diatur sedemikian rupa. Tontonan bukan hanya sekedar untuk kesenangan, tapi bagaimana tontotan bisa memebuat umat menjadi cerdas, semakin meningkat taqwanya dan ikhlas menjadikan aturan Allah sebagai aturan hidupnya. Karena Islam bukan asas mencari manfaat atau keuntungan, maka Islam menggunakan tontonan sebagai sarana menyebarkan Islam keseluruh dunia.

Dalam Islam menyikapi cinta yang terlanjur tumbuh antara dua insan manusia berbeda jenis, hanyalah menikah. Namun jika mereka belum mampu secara fisik atau psikis maka anjuran lain yang Islam berikan adalah agar remaja berpuasa. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam :

“Wahai generasi muda, barangsiapa diantara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya dia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu” (Mutafaq Alaih).

Begitulah cara Islam menyikapi dua insan yang sedang jatuh cinta. Dalam pemenuhan naluri tersebut selain dalam rangka pemenuhan juga harus dalam rangka ibadah. Yaitu menikah, namun jika tidak mampu maka berpuasa. Bukan mengekspresikan dengan hal-hal seperti pacaran, seks bebas, atau mengeroyok orang lain gara-gara cinta.

Tontonan yang benar adalah sebagaimana Islam mengaturnya, yaitu menjaga individu dari tontonan tidak senonoh yang hanya akan menimbulkan benih-benih perzinaan, menjaga masyarakat yaitu dengan dakwah atau penyebaran ajaran Islam melalui tontonan, dan menjadikan negara sebagai asas pelindung akidah ummat. Negara yang nantinya mengatur bagaimana tontonan atau tuntunan yang sesuai syariat yang mana dengan tujuan mengokohkan akidah ummat. Wallahu a’lam bisshowab.*

Rofikoh

Mahasiswi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Sabtu, 21 Sep 2019 15:26

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Sabtu, 21 Sep 2019 14:27

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Sabtu, 21 Sep 2019 13:14

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Sabtu, 21 Sep 2019 13:13

Sandiwara Sepatu Kotor

Sandiwara Sepatu Kotor

Sabtu, 21 Sep 2019 12:27

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Sabtu, 21 Sep 2019 11:14

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Sabtu, 21 Sep 2019 11:09

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Sabtu, 21 Sep 2019 10:27

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Sabtu, 21 Sep 2019 10:15

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Sabtu, 21 Sep 2019 09:55

Kerja Seorang Muslim

Kerja Seorang Muslim

Sabtu, 21 Sep 2019 09:51

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Jum'at, 20 Sep 2019 20:21


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X