Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.281 views

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

AKSI pembulian kembali menyapa dunia sekolah. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelajar bukan hanya terjadi dua atau tiga kali. Bahkan sering terjadi, namun media jarang mengekspos peristiwa tersebut. Seperti dilansir dari Sindonews.com dipicu karena cinta monyet, siswa SMP Negeri 1 Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur melakukan aksi kekerasan.

Aksi kekerasan yang terjadi dilakukan oleh siswa kelas 9 kepada siswa kelas 7. Diduga aksi itu dikarenakan siswa kelas 9 berinisial FE dan FR yang tidak senang kepada FK (korban) yang ternyata disukai oleh siswi kelas 9. Akhirnya tersangka mengeroyok FK tepat didepan kelas, sedangkan siswa yang lain yang melihatnya, tidak mempeduikan, malah hanya menertawakan aksi mereka itu. Bahkan salah satu dari mereka sempat merekam adegan kekerasan itu. Kamis, (15/8/2019)

Aksi kekerasan disekolah atau lebih tepatnya aksi pembulian di atas tentu sudah lumrah terjadi disekolah-sekolah. Sebagaimana kasus-kasus yang terdahulu seperti kasus Audrey, kasus seorang anak SMK di Banten yang dikeroyok empat temannya hanya gara-gara hal sepele yang disebut cinta.

Memang, cinta sejatinya adalah fitrah dalam diri manusia. Menjadi hal yang wajar jika cinta itu tumbuh pada setiap manusia. Namun cara menyikapi cinta itu yang harus bijaksana. Sebagaimana Islam mengajarkan cara menyikapi cinta yang sesungguhnya. Dan cinta itu sendiri bukan hanya pada lawan jenis tetapi juga cinta kepada orang tua, saudara, kakek dan nenek, teman dan sebagainya.

Dalam Islam cinta itu merupakan salah satu jenis naluri, yakni naluri mempertahankan jenis (Ghorizah Nau’). Namun, naluri itu hanya muncul kalau ada rangsangan dari luar. Dan tidak apa-apa jika tidak dipenuhi, tidak akan mengakibatkan pada kematian, hanya kegelisahan semata. Boleh saja memenuhi naluri tersebut. Namun cara pemenuhannya harus sesuai aturan syariat Islam. Karena jika tidak sesuai dengan Islam maka akan terjadi kemudaratan yang besar seperti contoh kasus diatas, merupakan bukti cara yang salah dalam menyikapi cinta. 

Sebagaimana dikatakan sebelumnya, naluri mempertahankan jenis muncul karena ada rangsangan dari luar, salah satunya adalah tontonan di media. Maka, wajar jika mucul cinta-cinta yang salah tumbuh.

Saat ini remaja telah teracuni oleh virus-virus yang dihasilkan dari tontonan maupun tuntunan. Tontonan saat ini banyak menyajikan adegan-adegan yang tidak senonoh dan tidak patut ditonton terutama oleh anak-anak atau remaja. Karena sejatinya mereka masih dalam fase meniru dan besarnya rasa ingin tahu.

Contohnya saja tontonan seperti, yang hanya mengisahkan seputar remaja yang hamil diluar nikah atas nama cinta, sinetron-sinetron, film, ftv tidak bermutu yang kerjaannya cinta-cintaan dan masih banyak lagi. Bahkan artis yang notabene dijadikan tuntunan saat ini oleh remaja, turut terjun dalam skandal-skandal cinta semisal cinta lokasi, ataupun prostitusi.

Jadilah remaja kini yang diperbudak cinta dan tidak tahu cara menyikapi cinta.  Tontonan-tontonan yang tidak senonoh terjadi karena sistem saat ini yang menganut sistem kapital, yang hanya mencari keuntungan. Tontonan dibuat sedemikian rupa tanpa mengindahkan nilai-nilai atau moral yang baik, dan dibuat hanya untuk kepuasan penonton dan hanya dalam rangka agar tontonan atau film tersebut laku keras dipasaran tanpa memperhatikan mudorot yang ditimbulkannya.

Beda hal nya dengan sistem Islam. Yang mengatur segala urusan manusia. Dari urusan dapur hinggan urusan cinta. Bahkan tontonan-tontonan diatur sedemikian rupa. Tontonan bukan hanya sekedar untuk kesenangan, tapi bagaimana tontotan bisa memebuat umat menjadi cerdas, semakin meningkat taqwanya dan ikhlas menjadikan aturan Allah sebagai aturan hidupnya. Karena Islam bukan asas mencari manfaat atau keuntungan, maka Islam menggunakan tontonan sebagai sarana menyebarkan Islam keseluruh dunia.

Dalam Islam menyikapi cinta yang terlanjur tumbuh antara dua insan manusia berbeda jenis, hanyalah menikah. Namun jika mereka belum mampu secara fisik atau psikis maka anjuran lain yang Islam berikan adalah agar remaja berpuasa. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam :

“Wahai generasi muda, barangsiapa diantara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya dia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu” (Mutafaq Alaih).

Begitulah cara Islam menyikapi dua insan yang sedang jatuh cinta. Dalam pemenuhan naluri tersebut selain dalam rangka pemenuhan juga harus dalam rangka ibadah. Yaitu menikah, namun jika tidak mampu maka berpuasa. Bukan mengekspresikan dengan hal-hal seperti pacaran, seks bebas, atau mengeroyok orang lain gara-gara cinta.

Tontonan yang benar adalah sebagaimana Islam mengaturnya, yaitu menjaga individu dari tontonan tidak senonoh yang hanya akan menimbulkan benih-benih perzinaan, menjaga masyarakat yaitu dengan dakwah atau penyebaran ajaran Islam melalui tontonan, dan menjadikan negara sebagai asas pelindung akidah ummat. Negara yang nantinya mengatur bagaimana tontonan atau tuntunan yang sesuai syariat yang mana dengan tujuan mengokohkan akidah ummat. Wallahu a’lam bisshowab.*

Rofikoh

Mahasiswi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Muhammadiyah Gelar Anugerah Jurnalistik Fachrodin Award 2020

Muhammadiyah Gelar Anugerah Jurnalistik Fachrodin Award 2020

Rabu, 19 Feb 2020 04:58

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Rabu, 19 Feb 2020 03:21

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Rabu, 19 Feb 2020 02:44

Kemuliaan Seorang Ibu

Kemuliaan Seorang Ibu

Rabu, 19 Feb 2020 01:53

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

Rabu, 19 Feb 2020 00:53

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Selasa, 18 Feb 2020 23:58

Hadits

Hadits "Tidak Ada Penularan Penyakit", Apa Maksudnya?

Selasa, 18 Feb 2020 23:39

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Selasa, 18 Feb 2020 22:45

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Selasa, 18 Feb 2020 21:00

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Selasa, 18 Feb 2020 20:30

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Selasa, 18 Feb 2020 20:01

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Selasa, 18 Feb 2020 18:42

Aborsi: Komplikasi Kronis Kapitalisme-Sekuler

Aborsi: Komplikasi Kronis Kapitalisme-Sekuler

Selasa, 18 Feb 2020 18:41

Salah Urus

Salah Urus

Selasa, 18 Feb 2020 18:40

Universitas Muhammadiyah Surabaya Jadi Sponsor Persebaya Musim Ini

Universitas Muhammadiyah Surabaya Jadi Sponsor Persebaya Musim Ini

Selasa, 18 Feb 2020 17:00

Sekolah yang Tak Mendidik

Sekolah yang Tak Mendidik

Selasa, 18 Feb 2020 16:29

Bayar SPP Pakai GoPay, Said Didu Ingatkan Nadiem Makarim Soal Korupsi

Bayar SPP Pakai GoPay, Said Didu Ingatkan Nadiem Makarim Soal Korupsi

Selasa, 18 Feb 2020 16:11

Banjir DKI Kok Surveinya Di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya Di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Selasa, 18 Feb 2020 15:00

Kepala BPIP Ditantang Debat Terbuka Majelis Mujahidin

Kepala BPIP Ditantang Debat Terbuka Majelis Mujahidin

Selasa, 18 Feb 2020 14:57

Liberalisasi Suburkan Bisnis Ngeri (Klinik Aborsi)

Liberalisasi Suburkan Bisnis Ngeri (Klinik Aborsi)

Selasa, 18 Feb 2020 12:34


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X