Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.934 views

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

 

Oleh: Lilik Yani

Rezeki datang bisa tak terduga, berasal dari tempat tak disangka-sangka. Tiba-tiba ada pertanyaan berat ketika hari hisab tiba. Darimana kau peroleh dan ke mana kau membelanjakannya?

Adalah satu masyarakat sederhana tiba-tiba menjadi milyarder mendadak. Mereka membelanjakan sebagian hartanya untuk membeli mobil mewah. Adakah yang salah?  

Dilansir dari kompas.com bahwa warga desa di Kabupaten Tuban  mendadak kaya raya dan menjadi miliarder gara-gara pembebasan lahan proyek kilang minyak. Siapa sangka proyek New Grass Root Refinery (NGRR) itu awalnya ditolak oleh warga Desa Sumurgeneng pada tahun 2019. Namun bak mendapatkan durian runtuh, warga desa itu kini bisa memborong ratusan mobil dalam waktu hampir bersamaan.

Kilang minyak di Kecamatan Jenu, Tuban tersebut merupakan proyek gabungan antara Pertamina dan Rosneft, perusahaan minyak dan gas asal Rusia. Perusahaan gabungan itu dinamai PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia. Berdasarkan kepemilikannya, Pertamina memiliki saham mayoritas dengan 55 persen, sisanya ialah saham Rosneft. (Kamis, 18 Februari 2021).

Lalu, bagaimana cara masyarakat memperoleh uang hingga jadi milyarder?

Masyarakat Tuban menjadi milyarder gara-gara pembebasan lahan proyek kilang minyak. Awalnya mereka menolak karena merasa ganti ruginya belum memadai. Setelah melalui proses panjang hingga akhirnya dinaikkan harganya. Selain itu warga diberikan pemahaman bahwa proyek yang bekerja sama antara Pertamina dan Rosneft, perusahaan minyak dan gas asal Rusia itu untuk kepentingan umum.

Perusahaan gabungan yang dinamai PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia ini berani meningkatkan harga agar pembebasan tanah segera terealisasi. Bermilyar-milyar uang diserahkan pada masing-masing warga sesuai luas tanah yang dibebaskan.

Bagai mendapat durian runtuh, milyaran uang yang diterima dadakan itu membuat warga langsung ingin menikmati. Masyarakat sederhana yang semula bekerja sebagai petani, tiba-tiba jadi milyarder mendadak. Dengan sistem kapitalisme sekuler seperti saat ini apa yang terpikirkan selain materi dan kemewahan. Maka uang yang berlimpah itu pun dipakai untuk membeli materi pula, mobil, rumah, dan segala kemewahan dunia lainnya.

Sistem yang ada pun mendukung masyarakat hidup konsumtif. Ada uang banyak maka dibelanjakan saja untuk kenikmatan dunia. Meski beberapa pemimpin sudah mengarahkan agar sebagian uangnya digunakan untuk modal usaha demi meningkatkan taraf hidup mereka, tapi itu semua sia-sia belaka.

Sebetulnya, bagaimana pemerintah Islam memandang tentang kepemilikan harta?

Menurut Islam, kepemilikan individu harus benar-benar dijaga, dikelola, dan dimanfaatkan maksimal. Harta mereka tidak boleh diambil meskipun negara membutuhkannya. Namun ketika negara membutuhkan tanah kepemilikan individu tersebut untuk kepentingan umum, maka negara harus membeli dengan cara yang benar dan dengan pemberian kompensasi harga yang wajar.

Jika ada warga yang tidak merelakan tanahnya diambil oleh negara, meskipun itu untuk kepentingan umum, maka tidak boleh ada pemaksaan.

Sedangkan dari sisi warga yang memiliki tanah, ketika tahu kalau tanah miliknya diperlukan oleh negara untuk kepentingan umum, maka seharusnya mereka tidak mempersulit. Tidak boleh ada aji mumpung, sehingga tanah dijual dengan harga sangat mahal agar mendapat keuntungan yang banyak.

Mengapa tidak ada keinginan untuk memudahkan semua urusan? Jika memang benar tanah miliknya akan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umum, bukan untuk keuntungan pribadi maupun kelompok perusahaan. Alangkah baiknya bila mereka saling memudahkan transaksi. Jika dijual maka juallah dengan harga wajar. Kalau berorientasi akherat maka bisa diwakafkan, demi mendapat jariyah pahala.

Demikianlah Islam mengatur tentang kepemilikan. Jika memang itu kepemilikan individu, harus ada kerelaan individu untuk melepaskan. Bisa dengan cara dijual, disewakan, maupun diwakafkan.

Jika menyangkut kepemilikan umum, maka properti atau harta itu harus bisa dinikmati seluruh umat, tidak boleh dikuasai oleh kelompok tertentu, atau disewakan pada asing, bekerja sama dengan swasta, atau lainnya. Negara yang berperan mengelola semaksimal mungkin untuk kepentingan umat secara umum.

Kalau pun negara kesulitan untuk mengelola, maka bisa dilakukan kerjasama dengan swasta maupun asing. Namun satu hal yang harus diingat, status swasta atau asing itu sebagai pekerja atau pegawai yang dibayar, bukan pemilik ataupun penyewa.

Jika aturan Islam diterapkan dalam pengelolaan kepemilikan, maka insya Allah kesejahteraan bisa dirasakan seluruh umat. Wallahu a'lam bish shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Kamis, 22 Apr 2021 20:13

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Kamis, 22 Apr 2021 19:58

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Kamis, 22 Apr 2021 16:18

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Kamis, 22 Apr 2021 16:15

KSI Rasa Komunis

KSI Rasa Komunis

Kamis, 22 Apr 2021 14:52

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Kamis, 22 Apr 2021 14:40

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Kamis, 22 Apr 2021 14:30

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Kamis, 22 Apr 2021 12:11

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Kamis, 22 Apr 2021 11:48

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Kamis, 22 Apr 2021 11:17

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Kamis, 22 Apr 2021 10:18

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Kamis, 22 Apr 2021 09:18

Itikaf (Bagian Satu)

Itikaf (Bagian Satu)

Kamis, 22 Apr 2021 08:28

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Rabu, 21 Apr 2021 21:45

Putra Mendiang Idriss Deby Itno Ditunjuk Sebagai Presiden Baru Republik Chad

Putra Mendiang Idriss Deby Itno Ditunjuk Sebagai Presiden Baru Republik Chad

Rabu, 21 Apr 2021 21:30

Beberapa Hal Terkait Witir

Beberapa Hal Terkait Witir

Rabu, 21 Apr 2021 21:26

Jerman Akan Tarik Tentaranya Dari Afghanistan Pada Awal Juli

Jerman Akan Tarik Tentaranya Dari Afghanistan Pada Awal Juli

Rabu, 21 Apr 2021 21:15

Ledakan Kuat Guncang Pabrik Rudal 'Sensitif' Israel Saat Uji Coba Senjata Canggih

Ledakan Kuat Guncang Pabrik Rudal 'Sensitif' Israel Saat Uji Coba Senjata Canggih

Rabu, 21 Apr 2021 21:00

Film Serial Ramadhan Atap Padang Mahsyar Diluncurkan

Film Serial Ramadhan Atap Padang Mahsyar Diluncurkan

Rabu, 21 Apr 2021 20:48

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Rabu, 21 Apr 2021 17:38


MUI

Must Read!
X