Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
32.596 views

Pilkada dalam Sistem Islam vs Kapitalisme

 

Oleh: Umi Hanifah

Gaung pertarungan untuk mendapatkan kursi kepala daerah sudah dimulai. Riuh terdengar para calon untuk mendaftar dan lobi sana-sini. Sudah puluhan kali pilkada digelar. Pertanyaannya, akankah nasib rakyat bisa sejahtera?

Sebelumnya harus kita ketahui, perbedaan pilkada dalam sistem Islam dan sistem Kapitalisme.

Fakta pilkada dalam sistem Kapitalisme:

Pertama, siapa saja bisa menjadi pemimpin sekalipun tidak punya kemampuan dalam menjalankannya. Yang lebih miris lagi, antara pemabuk, ulama, intelektual, dokter, guru, artis dan siapa saja tidak ada persoalan, asal bisa memenuhi syarat pencalonan maka berpeluang sama mendapatkan jatah kekuasaan.

Kedua, kursi kekuasaan akan didapat karena suara. Semakin banyak suara maka berpeluang besar memenangkannya. Mereka akan melakukan apa saja demi memburu suara tanpa melihat baik atau buruk, beretika atau tidak. Menyumbang masjid, sowan kyai, bagi-bagi sembako, salawatan bersama, memperbaiki jalan, joget bersama, pengobatan gratis dan lainnya. Mereka berharap mendapat simpati dan masyarakat memberikan suaranya.

Namun bukan rahasia lagi, mereka mendekati masyarakat ketika ada hajat. Setelah meraih jabatan entahlah kemana mereka ketika rakyat kelaparan, harga berbagai kebutuhan melonjak, listrik mahal dan sebagainya.

Ketiga, harus ada modal yang besar dalam meraih kursi kekuasaan. Karena suara yang bisa menghantarkan pada jabatan, maka suara masyarakat dibeli dengan berbagai bantuan di atas serta adanya serangan fajar Rp 20.000 atau Rp 50.000 per kepala adalah hal wajar. Di sinilah oligarki yang sebenarnya berkuasa, para calon perlu modal dan ini bisa didapatkan dari bantuan mereka.

Wajar korupsi tiada henti dalam kapitalisme dengan nilai fantastis. Bila gaji yang didapat tidak bisa menutup modal pencalonan, maka jalan pintas untuk mendapatkannya adalah dengan korupsi.

Keempat, dinasti politik adalah cara efektif mendapatkan kekuasaan. Ketika bapaknya pejabat maka akan mudah anaknya meraih kursi yang sama. Mereka akan membuat berbagai pencitraan bahkan aturan yang bisa meloloskan keluarganya berkuasa.

Sedangkan pilkada dalam sistem Islam dengan langkah sebagai berikut:

Pertama, dalam sistem Islam pemimpin daerah atau amil akan dipilih orang yang bertaqwa sekaligus yang punya kemampuan memimpin. Jabatan adalah amanah berat dan besar sehingga harus diemban oleh orang jujur, adil, kuat dan berani mengambil keputusan. Pemimpin adalah pengurus keperluan rakyat, bukan sekedar ada kemauan.

“Imam/Khalifah itu laksana penggembala, dan hanya dialah yang bertanggungjawab terhadap gembalaannya.” [Hr. Bukhari dan Muslim].

Keperluan masyarakat berupa sandang, pangan, papan adalah hak rakyat dan kewajiban negara menyediakan dengan harga murah bahkan gratis. Sumber pendapatan negara salah satunya dari sumber daya alam yang tidak boleh di serahkan ke swasta. Negaralah pihak yang berwenang mengolah dan hasilnya dibuat melayani hajat warganya.

Kedua, tidak perlu modal sepeser pun karena kepala daerah/amil langsung di tunjuk oleh kepala negara. Sebagaimana Rosulullah saw pernah memilih Anas bin Malik sebagai menjadi amil di Bahrain. Hal tersebut menutup pintu kongkalingkong pengusaha dan calon pejabat. Karena jabatan adalah amanah bukan prestise, apalagi jalan pintas cari kekayaan.

Ketiga, tidak akan ada dinasti politik karena setiap amanah adalah didasarkan pada syariat bukan maslahat. Jabatan harus diberikan kepada ahlinya, karena akan terjadi kehancuran jika di jalankan oleh selainnya.

Dengan perbedaan yang sangat mencolok diatas, pilkada dalam sistem islam menghantarkan pemimpin yang adil,  amanah, dan kehidupan masyarakat sejahtera. Sebaliknya pilkada dalam sistem kapitalisme hanya menguntungkan pemodal, keluarga dan koleganya namun rakyat tetap hidup susah. Allahu a’lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Zone lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Latest News
Brigade Al-Qassam Serang Pasukan Israel, Hancurkan APC di Al-Zaytoun

Brigade Al-Qassam Serang Pasukan Israel, Hancurkan APC di Al-Zaytoun

Ahad, 31 Aug 2025 14:46

STIM Surakarta Lahirkan 27 Wisudawan Cumlaude dan Hafidz Qur’an 30 Juz

STIM Surakarta Lahirkan 27 Wisudawan Cumlaude dan Hafidz Qur’an 30 Juz

Ahad, 31 Aug 2025 14:16

Ketua MUI Serukan Hentikan Penjarahan: Aspirasi Jangan Disalurkan dengan Kekerasan

Ketua MUI Serukan Hentikan Penjarahan: Aspirasi Jangan Disalurkan dengan Kekerasan

Ahad, 31 Aug 2025 13:42

STIM Surakarta Menuju Institut Islam: Cetak Generasi Berilmu dan Beradab, Perkuat Jaringan Internasi

STIM Surakarta Menuju Institut Islam: Cetak Generasi Berilmu dan Beradab, Perkuat Jaringan Internasi

Ahad, 31 Aug 2025 07:20

Tokoh Nasional Hadiri Wisuda STIM Surakarta: Kemenag RI Dukung Lahirnya Generasi Qur’ani

Tokoh Nasional Hadiri Wisuda STIM Surakarta: Kemenag RI Dukung Lahirnya Generasi Qur’ani

Ahad, 31 Aug 2025 06:15

Berpuasa Hari Senin Bukti Cinta Nabi SAW

Berpuasa Hari Senin Bukti Cinta Nabi SAW

Sabtu, 30 Aug 2025 16:09

Abu Obeidah: Pendudukan Gaza Akan Jadi Neraka bagi Tentara Israel

Abu Obeidah: Pendudukan Gaza Akan Jadi Neraka bagi Tentara Israel

Sabtu, 30 Aug 2025 14:15

Selalu Ingat Akhirat

Selalu Ingat Akhirat

Sabtu, 30 Aug 2025 14:08

Driver Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob, MUI: Polri Jangan Jadi Alat Kekuasaan!

Driver Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob, MUI: Polri Jangan Jadi Alat Kekuasaan!

Sabtu, 30 Aug 2025 12:28

6 Pernyataan Sikap PP. Muhammadiyah Terkait Aksi Massa Kekerasan di Jakarta dan Daerah

6 Pernyataan Sikap PP. Muhammadiyah Terkait Aksi Massa Kekerasan di Jakarta dan Daerah

Sabtu, 30 Aug 2025 11:08

Rusuh yang Didesain: Sampai Kapan Geng Solo Dibiarkan Mengacau Negeri?

Rusuh yang Didesain: Sampai Kapan Geng Solo Dibiarkan Mengacau Negeri?

Sabtu, 30 Aug 2025 10:32

Kehalalan MBG Dipertanyakan, MUI Kumpulkan Lembaga Terkait Bahas Isu Minyak Babi

Kehalalan MBG Dipertanyakan, MUI Kumpulkan Lembaga Terkait Bahas Isu Minyak Babi

Jum'at, 29 Aug 2025 22:10

TNI telah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Seberat 91,4 Ton untuk Warga Gaza

TNI telah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Seberat 91,4 Ton untuk Warga Gaza

Kamis, 28 Aug 2025 21:23

Kelaparan Parah di Gaza, Save Children: Anak-anak Bagitu Lemah Bahkan untuk Menangis

Kelaparan Parah di Gaza, Save Children: Anak-anak Bagitu Lemah Bahkan untuk Menangis

Kamis, 28 Aug 2025 20:09

Organisasi Muslim Terbesar di Indonesia juga Telah Mengkhianati Palestina

Organisasi Muslim Terbesar di Indonesia juga Telah Mengkhianati Palestina

Kamis, 28 Aug 2025 16:33

Kunci Robbani Pembuka Pintu Rizki

Kunci Robbani Pembuka Pintu Rizki

Kamis, 28 Aug 2025 11:36


MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X