Koalisi Ormas Islam Polisikan Hercules, Dugaan Persekusi dan Intimidasi Muslimah BerjilbabJum'at, 22 May 2026 16:00 |

JAKARTA (voa-islam.com) — Aktivis yang dikenal dengan nama Dokter Tifa menyampaikan pengalamannya menjalani kewajiban wajib lapor di Polda Metro Jaya sejak dirinya ditetapkan sebagai tersangka pada 7 November 2025.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Dokter Tifa menjelaskan bahwa dirinya diwajibkan melapor satu kali setiap pekan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), khususnya di unit yang menangani keamanan negara.
“Saya diberi kewajiban wajib lapor seminggu sekali ke Polda Metro Jaya, dan itu saya penuhi sebagai bentuk tanggung jawab sebagai warga negara,” tulisnya.
Ia juga menyebut bahwa kewajiban tersebut telah dijalaninya puluhan kali, dan diibaratkannya sebagai bentuk “tahanan kota” yang membatasi ruang geraknya agar tidak bepergian jauh.
Dalam keterangannya, Dokter Tifa menyinggung bahwa perkara yang menjeratnya berkaitan dengan isu yang ia sebut sebagai persoalan serius, yakni dugaan ijazah palsu yang dikaitkan dengan mantan Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, kasus tersebut memiliki dimensi besar hingga masuk dalam ranah keamanan negara. Ia juga menegaskan keyakinannya terhadap hasil kajian yang dilakukannya bersama pihak lain.
Selain itu, Dokter Tifa mengungkapkan adanya upaya pendekatan damai atau restorative justice. Ia mengklaim bahwa pada salah satu jadwal wajib lapor, terdapat pihak-pihak yang membujuknya untuk bertemu langsung dengan Joko Widodo di Solo guna menyelesaikan perkara di luar pengadilan.
“Di situlah publik bisa menilai siapa yang sebenarnya ingin kasus ini selesai tanpa sidang,” tulisnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tetap menjalani proses hukum yang berjalan. Ia bahkan menggambarkan suasana wajib lapor dengan santai dan penuh keakraban dengan para penyidik.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian publik di tengah dinamika isu yang berkembang. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai klaim yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Kasus ini pun masih menjadi sorotan, seiring berjalannya proses hukum yang tengah berlangsung di Polda Metro Jaya.
(PurWD/FBTifauziaTyassuma/voa-islam.com)
+Pasang iklan
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
Koalisi Ormas Islam Polisikan Hercules, Dugaan Persekusi dan Intimidasi Muslimah BerjilbabJum'at, 22 May 2026 16:00 |
