Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.909 views

Bela Negara

 

Oleh:

Chusnatul Jannah

Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban

 

LEMBAGA Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menyatakan keinginannya untuk bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Kerja sama itu dalam bentuk kegiatan pembinaan kesadaran bela negara. "Pertama silaturahim, kami saling tukar pendapat dan sharing menghadapi masa depan negara. Yang kedua, bagaimana kami membuat kerja sama dalam rangka bela negara," ujar Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (3/8). LPOI terdiri dari 14 ormas Islam. Ke-14 ormas Islam itu, yakni NU, Al Irsyad Al Islamiyah, Persis, Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Arrobitoh Al Alawiyah, Al Wasliyah, Syarikat Islam Indonesia, Perti, Ikadi, Azzikra, PITI, Dewan Da'wah, serta Himpunan Bina Muallaf. (Republika.co.id, 4/8/2019).

Hal ini mendapat respon positif dari Kemenhan. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, mengatakan ancaman nyata bagi NKRI adalah terorisme dan radikalisme. Menurutnya, dibutuhkan kerjasama seluruh masyarakat. Karena program bela negara akan berhasil jika 99 persen masyarakat melibatkan diri menghancurkan ancaman ini. Sementara menurut ketua PBNU, Said Aqil Siradj, mengemukakan bahwa nacaman terhadap NKRI adalah ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila.

Dari kedua pandangan tersebut, maka ada beberapa hal yang patut digarisbawahi. Pertama, tentang terorisme dan radikalisme. Dalam Islam, aksi terorisme memang dilarang. Tak boleh ada aksi membunuh nyawa manusia apalagi mengatasnamkan agama. Hal ini jelas bertentangan dengan konsep amar makruf nahi mungkar dalam Islam. Islam tak mengajarkan kekerasan.

Sayangnya, isu terorisme dan radikalisme seringkali dimainkan oleh musuh-musuh Islam untuk terus menerus memojokkan Islam. Seolah Islam adalah agama kekerasan. Yang taat agama dibilang radikal. Yang menginginkan penerapan syariat Islam dianggap sebagai bibit teroris. Gejala Islamofobia telah menyempitkan makna Islam sesungguhnya. Maka dari itu, apa yang dimaksud dengan ancaman terorisme dan radikalisme haruslah clear terlebih dahulu. Agar maknanya tak ambigu dan multitafsir.

Kedua, tentang ideologi asing. Entah apa yang dimaksud ketua PBNU dengan istilah ideologi asing tersebut. Sejauh ini, ideologi asing yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila adalah kapitalisme dan komunisme. Ideologi kapitalisme dengan akidahnya yang bernama sekularisme sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Beragama hanya dibatasi dalam ranah ibadah mahdhoh saja. Sementara kehidupan diatur sesuai kehendak manusia.

Kapitalisme merupakan sistem yang tak manusiawi dan berkeadilan. Sebab, kekayaan alam boleh dimiliki pribadi asal ia bermodal besar. Alhasil, sistem kapitalisme membuat jurang pemisah antara si kaya dan miskin. Kekayaan hanya dinikmati segelintir orang. Selama negeri ini mengadopsi sistem kapitalisme dalam bernegara dan bermasyarakat, tak akan berubah. Yang sejahtera ya itu-itu saja. Para konglomerat dan pejabat negara. Kesejahteraan rakyat masih jauh panggang dari api. Sedangkan ideologi komunisme sudah jelas penentangannya. Sebab ia tak akui adanya Tuhan.

Ketiga, tentang bela negara. Kalaulah yang dimaksud bela negara adalah menjaga negeri ini dari ancaman kapitalisme dan komunisme, memang sudah semestinya itu dilakukan. Ancaman kapitalisme itu nyata. Baik kapitalisme Timur maupun Barat. Mental mereka sama. Penjajah. Menjarah kekayaan negeri ini dengan berbagai cara. Baik melalui utang luar negeri, investasi asing, kerjasama internasional, liberalisasi perdagangan, dan sejumlah proyek yang mengharuskan Indonesia tunduk dengan kebijakan global.

Kalaulah yang dimaksud bela negara adalah ancaman radikalisme dan terorisme itu sesuai makna sebenarnya, maka pemahaman Islam yang sebenarnya sudah cukup mampu menangkal aksi terorisme. Namun, bila maksud radikalisme dan terorisme itu diartikan sesuai pandangan Barat dan musuh-musuh Islam, maka sejatinya kita sudah terjebak dengan isu yang dihembuskan Barat untuk melemahkan Islam. Sejauh ini, pengertian radikalisme itu selalu menunjuk Islam sebagai biangnya. Narasi yang akan terus dimunculkan untuk menjauhkan umat dari agamanya dan menghambat kebangkitan Islam.

Bela negara yang sesungguhnya adalah menyelamatkan negeri ini dari ideologi dan sistem yang merusak. Seperti komunisme, kapitalisme, sekularisme, liberalisme, dan derivatnya. Bela negara adalah tidak rela negeri ini terjajah di tangan imperialisme Timur dan Barat. Bela negara adalah senantiasa berdoa agar Allah Subhanahu wa Ta'ala turunkan rahmatNya, bukan bencana. Bela negara adalah mengharapkan negeri ini menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur. Dibukanya pintu berkah dari langit dan bumi. Hal ini akan terwujud manakala negeri ini tunduk dan taat dengan aturan Pencipta manusia.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Rezim Teroris Assad dan Rusia Bunuh 387 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bunuh 387 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ahad, 29 Mar 2020 19:36

Saudi Sita 5 Juta Masker Medis yang Ditimbun Secara Ilegal

Saudi Sita 5 Juta Masker Medis yang Ditimbun Secara Ilegal

Ahad, 29 Mar 2020 19:15

Bandara Belum Ditutup, Tgk Irawan Abdullah Minta Pemerintah Aceh Sediakan Tempat Karantina Khusus

Bandara Belum Ditutup, Tgk Irawan Abdullah Minta Pemerintah Aceh Sediakan Tempat Karantina Khusus

Ahad, 29 Mar 2020 19:01

Bersikap Adil Menghadapi Virus Corona

Bersikap Adil Menghadapi Virus Corona

Ahad, 29 Mar 2020 18:32

Update 29 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Update 29 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Ahad, 29 Mar 2020 17:42

Aplikasi Pelacak Virus Corona Buatan Anak Negeri Tersedia Pekan Depan

Aplikasi Pelacak Virus Corona Buatan Anak Negeri Tersedia Pekan Depan

Ahad, 29 Mar 2020 15:20

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Ahad, 29 Mar 2020 14:11

Aduan Wartawan Terjangkit Corona Tak Ditanggapi, Politisi Ini Minta Jokowi Tutup Akun Medsos

Aduan Wartawan Terjangkit Corona Tak Ditanggapi, Politisi Ini Minta Jokowi Tutup Akun Medsos

Ahad, 29 Mar 2020 14:00

Haedar Nashir Sebut Kalau Tenaga Medis Berguguran, Tak Ada Lagi Benteng Terakhir Hadapi Covid-19

Haedar Nashir Sebut Kalau Tenaga Medis Berguguran, Tak Ada Lagi Benteng Terakhir Hadapi Covid-19

Ahad, 29 Mar 2020 13:18

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 29 Mar 2020 13:18

Ternyata, 70% penyakit di Indonesia akibat Sihir, yuk Sembuhkan ala Quantum Al Fatihah

Ternyata, 70% penyakit di Indonesia akibat Sihir, yuk Sembuhkan ala Quantum Al Fatihah

Ahad, 29 Mar 2020 13:13

Tak Kalah Ganas dari Corona, 90% sakit karena Pikiran Lho, atasi dengan Crabstiq

Tak Kalah Ganas dari Corona, 90% sakit karena Pikiran Lho, atasi dengan Crabstiq

Ahad, 29 Mar 2020 13:00

Masih Kurang, Menag Tawarkan Asrama Haji di Indonesia untuk RS Covid-19

Masih Kurang, Menag Tawarkan Asrama Haji di Indonesia untuk RS Covid-19

Ahad, 29 Mar 2020 12:02

UEA Berlakukan Denda Baru Bagi Orang yang Tidak Patuhi Aturan Karantina Selama Wabah Corona

UEA Berlakukan Denda Baru Bagi Orang yang Tidak Patuhi Aturan Karantina Selama Wabah Corona

Ahad, 29 Mar 2020 11:15

Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun, Terlalu...

Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun, Terlalu...

Ahad, 29 Mar 2020 10:26

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Ahad, 29 Mar 2020 10:24

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Bayar Pajak, Malah Diminta Sumbang Pemerintah

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Bayar Pajak, Malah Diminta Sumbang Pemerintah

Ahad, 29 Mar 2020 09:37

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

Ahad, 29 Mar 2020 08:40

Atasi Wabah Corona, Pemerintah Diimbau Tidak Berutang pada IMF dan World Bank

Atasi Wabah Corona, Pemerintah Diimbau Tidak Berutang pada IMF dan World Bank

Ahad, 29 Mar 2020 07:41

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Ahad, 29 Mar 2020 02:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X