Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.737 views

Bintang Emon: Melawak untuk Melawan Sistem Peradilan Indonesia

 

Oleh: Alga Biru

“Hukumnya dibecandain, komedinya dibaperin”, tulis netizen membela Bintang Emon lewat tagar twitter #BINTANGEMONBESTBOY. Ternyata benar kata orang-orang tua dulu bahwa ada dua hal yang menjadi ciri khas orang Indonesia.

Pertama, suka kasihan.

Kedua, suka lawakan.

Namun lawak politiknya sudah keterlaluan. Kita berada pada suatu titik yakni mencandai penegakan hukum dan menyeriusi sentilan anak muda. Rupanya kelakuan Muhammad Nuh nge-prank motor bertandatangan presiden itu masih kurang lucu untuk kita tertawakan Andaikan buta sebelahnya mata Novel Baswedan tidak nyata, tentulah kita tidak perlu ambil pusing.

Selucu apa penegakan hukum kita? Selucu Rika Sonata (Oktober 2018) terdakwa penyiraman air keras dihukum 12 tahun, Heriyanto (Juli 2019) malah lebih parah karena dikenai hukuman 20 tahun penjara, lalu tiba-tiba terdakwa kasus Novel Baswedan hanya dihukum 1 tahun penjara.

Novel Baswedan berkicau lewat akun pribadinya, “Saya juga tidak yakin kedua orang itu pelakunya. Ketika saya tanya penyidik dan jaksanya mereka tidak ada yang bisa jelaskan kaitan pelaku dengan bukti. Ketika saya tanya saksi-saksi yang melihat pelaku dibilang bukan itu pelakunya. Apalagi dalangnya? Sudah dibebaskan saja daripada mengada-ada.”

Entahlah, berangkali rasa kasihan jaksa terpanggil di tengah kejanggalan-kejanggalan “tidak sengaja” yang melingkupi kasus ini. Sungguh kasus yang lucu.

Sekarang Bintang Emon yang jelas-jelas menghibur itu dicari-cari kesalahannya. Dibilang dia pakai narkoba oleh akun-akun siluman yang pengikutnya sekian orang. Bahkan seandainya Bintang Emon benar seorang pemakai narkoba, tentu tidak menjadikan dia kehilangan hak berpolitik dengan gaya lawakannya. Bisakah melawak membentuk perlawanan?

Edukasi politik Indonesia lewat kanal twitter banyak diwarnai para komika dan komedian lewat sentilan-sentilan mereka dengan berbagai tema dan gaya. Perang meme bertebaran dan menebas nalar kita. Tidak penting apa pun wasilahnya, kita butuh dicerdaskan dengan gaya semudah mungkin. Seperti para politikus pun sering mengalihkan perhatian kita pada hal-hal yang tidak esensial dan melupakan persoalan utama yang sebenarnya.

Jangan biarkan buzzer politik memecah konsentrasi dari perjuangan politik yang lurus. Indonesia punya banyak PR yang sering dibiarkan terkubur sampai akhirnya menjadi misteri seumur hidup. Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Hitler pernah berkata, "Tebarkan terus kebohongan secara masif, akhirnya itu akan jadi 'kebenaran'."

Jangan sampai kita kebobolan nalar untuk kesekian kalinya. Kasus ini bermula bagaimana Novel Baswedan selaku orang dalam KPK berusaha menguak kasus korupsi kelas kakap di negeri ini. Sebelum beliau sempat menjalankan tugas-tugasnya, dua orang pengendara motor (yang hari ini dikenal sebagai terdakwa) menyiram beliau dengan air keras dan membutakan sebelah matanya.

Hampir 3 tahun kasus berlalu -bahkan sudah dijanjikan macam-macam oleh presiden-, namun kasus ini berakhir seperti ampas dan rasa janggal bagi banyak orang. Derivatnya adalah sang Bintang Emon yang hari ini dikriminalisasi entah oleh siapa. Syukurlah, sebelum fitnah itu merebak, netizen Indonesia tampil melakukan serangan balik (counter) di sosial media.

Sebesar apa kasus dan otak di belakang kasus ini sebenarnya? Mungkinkah permainan kotor korupsi kita telah menggurita sedemikian rupa? Biar saja terbongkar semuanya, daripada nalar kita yang dikorbankan. Sungguh lucu jadi orang Indonesia. Lawakan saja banyak yang curiga, sedangkan koruptor bebas berkeliaran di luar sana. Komedi ialah kejenakaan yang meresahkan nalar kita. Tinggal kita mau membawanya ke mana, menyuarakan keadilan ataukah mencampakkannya? Wallahu’alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

Kamis, 28 Jan 2021 09:19

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

Kamis, 28 Jan 2021 08:56

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Kamis, 28 Jan 2021 08:32

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Rabu, 27 Jan 2021 11:10

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Rabu, 27 Jan 2021 10:50


MUI

Must Read!
X