Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.238 views

Pemimpin yang Dirindukan

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Negara mesti ada pemimpin. Tanpa pemimpin, negara akan berantakan, lalu hilang. Lebih baik seribu tahun negara dipimpin oleh orang dzalim dari pada sehari tanpa pemimpin, kata Ibnu Taimiyah. Hak anda untuk setuju atau tidak. Tapi, kepemimpinan adalah mutlak dalam dunia sosial, terutama bangsa.

Jika negara atau sebuah bangsa dipimpin orang yang dianggap oleh rakyatnya dzalim, biasanya akan muncul gejolak. Semakin besar kedzaliman, semakin besar juga gejolaknya. Ini sudah jadi hukum sejarah. Berlaku di negara manapun dan kapanpun.

Kezaliman itu terjadi bisa karena kebodohan si pemimpin sehingga negara dikendalikan oleh pihak-pihak yang hanya tahu keuntungan dan bagaimana merampok kekayaan negara. Boleh jadi juga karena si pemimpin itu tak punya integritas sehingga suka melakukan ketidakadilan. Intimidasi dan tangkap setiap orang yang dianggap membahayakan posisinya. Membonsai lawan politik dan membungkam suara perbedaan.

Kekecewaan rakyat kemudian terakumulasi pada isu dan mometum tertentu, lalu secara bersama-sama bergerak melakukan perlawanan. Biasanya, situasi ini memakan korban. Semakin banyak korban berjatuhan, makin tinggi eskalasi perlawanan itu.

Orde Lama tumbang setelah tujuh jenderal Angkatan Darat diculik dan dibunuh PKI. Orde Baru tumbang setelah sejumlah mahasiswa diculik dan ditembak mati. Diawali dengan krisis ekonomi sebagai "trigger" yang menghadirkan gelombang massa. Gusdur harus turun setelah isu Bulog Gate. Apa Jokowi akan mundur dengan isu UU KPK, kematian dua mahasiswa Kendari dan 32 masyarakat pendatang di Papua? Allahu A'lam. Takut jawab ya? Tidak! Tak ada yang tahu soal niat itu kecuali Jokowi sendiri dan Tuhan. Tak ada juga yang tahu situasi kedepan.

Sudah jadi "sunnatullah", ketika pemimpin itu mengecewakan, maka rakyat berharap ada pergantian. Dalam konteks ini ada tiga kelompok. Pertama, kelompok emosional yang hanya berpikir pokoknya ganti. Siapapun penggantinya, tak penting baginya. Lebih baik atau lebih dzalim, tak dipikirkannya. Kedua, kelompok pragmatis-politis. Penggantinya harus orangnya dia. Setidaknya sesuai dengan selera dan kepentingan kelompok ini. Bisa dikendalikan dan dijadikan alat bagi kepentingannya. Kalau ada wakil presiden, maka orang-orang di sekeliling wakil presidenlah yang lebih bersemangat dan mendorong kuat segera terjadinya pergantian presiden itu. Banyak kelompok yang akhirnya merapat ke wakil presiden dan ikut mempercepat pergantian presiden. Ini namanya rizki nomplok, kata orang. Ketiga, kelompok idealis. Ganti ok, tapi penggantinya harus ok juga.

Saat ini mulai ada benih-benih kekecewaan. Berbagai demonstrasi mahasiswa di hampir semua wilayah di Indonesia jadi indikatornya. Saat itulah rakyat merindukan pemimpin yang lebih ideal. Apa kriteria ideal itu? Smart, punya komitmen, bicaranya bisa dipahami dan konsisten. Artinya, satu kata dengan perbuatan. Tak mudah diintervensi. Mandiri dalam bernarasi, bersikap dan mengambil keputusan. Punya gagasan yang tak saja bisa direalisasikan, tapi juga dibutuhkan. Tegas, jelas bobotnya dan menyejukkan dalam berkomunikasi. Mengayomi, bukan memusuhi. Peka terhadap suara rakyat, terutama suara mereka yang tertindas secara struktural dan kultural. Menjadikan hukum sebagai pondasi dalam membangun negara dan bangsa. Bukan sebagai sarana membunuh lawan politiknya. Berwibawa ketika berdiri dan berbicara di forum internasional. Sehingga menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara. Berdiri sama tinggi, bahkan sedikit di atas negara lainnya.

Intinya, seorang pemimpin harus punya integritas, kapasitas global dan komitmen kebangsaan maupun kerakyatan. Siapa itu? Rakyat sudah harus mulai mengindentifikasi orang dengan kriteria ini. Tentu orang seperti ini harus dilahirkan melalu proses politik yang benar dan sah sehingga punya legal standing yang kuat. Pemilu maksudnya? Betul sekali. Soal kapan pemilu akan digelar, itu soal lain. Bisa 2024, itu normalnya. Bisa setelah atau sebelumnya jika situasi tak normal. Meski tak normal, tetap harus mengacu pada konstitusi yang tersedia.

Dengan kriteria ini, maka Indonesia kedepan akan melahirkan pemimpin yang dirindukan, bukan pemimpin karbitan yang sarat polesan. [PurWD/voa-islam.com]

Doha, Qatar, 1 Oktober 2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Sri dan Luhut Jadi Menteri Lagi, Bagus Itu!

Sri dan Luhut Jadi Menteri Lagi, Bagus Itu!

Kamis, 24 Oct 2019 08:14

Ini Temuan Lokataru Foundation pada Aksi 24-26 September 2019

Ini Temuan Lokataru Foundation pada Aksi 24-26 September 2019

Kamis, 24 Oct 2019 06:44

Inilah 6 Tips agar Anak Tak Jadi Korban Gawai

Inilah 6 Tips agar Anak Tak Jadi Korban Gawai

Rabu, 23 Oct 2019 23:27

Erupsi Kabinet

Erupsi Kabinet

Rabu, 23 Oct 2019 23:18

Turki Tidak Lanjutkan Operasi Militernya di Suriah Utara Setelah Lakukan Kesepakatan dengan Rusia

Turki Tidak Lanjutkan Operasi Militernya di Suriah Utara Setelah Lakukan Kesepakatan dengan Rusia

Rabu, 23 Oct 2019 22:45

Dag-Dig-Dug Menunggu Telepon dari Istana

Dag-Dig-Dug Menunggu Telepon dari Istana

Rabu, 23 Oct 2019 22:26

Perdana Menteri Ethiopia Ancam 'Perang' dengan Mesir Terkait Bendungan Sungai Nil

Perdana Menteri Ethiopia Ancam 'Perang' dengan Mesir Terkait Bendungan Sungai Nil

Rabu, 23 Oct 2019 22:25

Sertifikat Halal, Efek Makanan Halal kian Langka?

Sertifikat Halal, Efek Makanan Halal kian Langka?

Rabu, 23 Oct 2019 21:19

Din Syamsuddin: Kementerian Agama Ganti Nama Saja Jadi Kementerian Antiradikalisme

Din Syamsuddin: Kementerian Agama Ganti Nama Saja Jadi Kementerian Antiradikalisme

Rabu, 23 Oct 2019 21:15

UEA Minta Yaman Kembalikan Suku Cadang yang Mereka 'Hadiahkan' untuk Pembangkit Listrik Aden

UEA Minta Yaman Kembalikan Suku Cadang yang Mereka 'Hadiahkan' untuk Pembangkit Listrik Aden

Rabu, 23 Oct 2019 21:00

Innalillahi, Ketua DPW PKS Jawa Timur Wafat Saat Kunjungan Kerja di Jakarta

Innalillahi, Ketua DPW PKS Jawa Timur Wafat Saat Kunjungan Kerja di Jakarta

Rabu, 23 Oct 2019 18:07

Militer Irak: Pasukan AS yang Menyebrang dari Suriah ke Irak Tidak Memiliki Izin Tetap Tinggal

Militer Irak: Pasukan AS yang Menyebrang dari Suriah ke Irak Tidak Memiliki Izin Tetap Tinggal

Rabu, 23 Oct 2019 11:15

Hari Santri, 50 Warga Denpasar Hijrah Hapus Tato

Hari Santri, 50 Warga Denpasar Hijrah Hapus Tato

Rabu, 23 Oct 2019 11:08

Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Rabu, 23 Oct 2019 10:03

Agar Asa Adidaya Baru Tidak Jadi Halusinasi

Agar Asa Adidaya Baru Tidak Jadi Halusinasi

Rabu, 23 Oct 2019 08:40

Cuaca Panas Melanda Indonesia, Ini Penjelasan BMKG

Cuaca Panas Melanda Indonesia, Ini Penjelasan BMKG

Rabu, 23 Oct 2019 07:11

Periode Kedua, Jokowi Dinilai Menanggung Beban Ganda

Periode Kedua, Jokowi Dinilai Menanggung Beban Ganda

Rabu, 23 Oct 2019 06:35

Berpengalaman 30 Tahun, LPPOM MUI Siap Menjalankan Amanat UU JPH

Berpengalaman 30 Tahun, LPPOM MUI Siap Menjalankan Amanat UU JPH

Rabu, 23 Oct 2019 02:08

Israel Berusaha Hilangkan Kurikulum Palestina di Wilayah Pedudukan Yerusalem

Israel Berusaha Hilangkan Kurikulum Palestina di Wilayah Pedudukan Yerusalem

Selasa, 22 Oct 2019 20:45

Pejabat Hamas: Agen Asing Siksa Para Tahanan Palestina di Penjara Saudi

Pejabat Hamas: Agen Asing Siksa Para Tahanan Palestina di Penjara Saudi

Selasa, 22 Oct 2019 20:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X