Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.582 views

Penembakan 6 Laskar Mulai Terbongkar

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Masyarakat gak sabar. Bagaimana cerita sebenarnya penembakan sampai mati enam anggota FPI. Penghadangankah? Adu tembakkah? Perebutan senjatakah? Penculikankah? Penganiayaankah?

Berbagai pertanyaan hilir mudik di benak publik seiring bergulirnya banyak informasi. Terpantau ada upaya menggiring opini dan mengaburkan persepsi publik di media sosial. Macam-macam cara dan strateginya. Bahkan ada yang mencoba bermain dengan menarik kasus ini ke isu terorisme. Terlalu jauh melompat dan tidak mendapat perhatian publik.

Puzzle-puzzle informasi mulai berserakan. Serpihan-serpihan data itu mulai memberi petunjuk. Sedikit demi sedikit akal publik tertuntun. Beragam informasi mulai terstruktur dalam memori masyarakat.

Lepas apa motif dan permainan dibalik penembakan mati enam anak-anak muda FPI itu, fokus publik tetap pada peristiwanya. Apakah perang bintang, perebutan posisi Kapolri, atau motif lain, semua itu terlalu elitis buat rakyat. Yang rakyat inginkan, kasus ini terbongkar kebenarannya. Setransparan mungkin. Dari kasus ini, rakyat ingin hukum ditegakkan dan keadilan diwujudkan. Titik!

Edy Mulyadi, wartawan senior FNN telah melakukan investigasi ke lokasi. Tepatnya di KM 50 Tol Kerawang-Cikampek yang jadi TKP. Menurut repostasinya, ia menemukan sejumlah saksi. Saksi-saksi itu mengungkap telah mendengar dua kali tembakan. Dengan mata telanjang si saksi melihat sebuah mobil dihadang mobil lain. Ada yang turun dari mobil yang menghadang. Pegang laras panjang dan dua kali menembakkan ke arah penumpang mobil yang dihadang.

Sekitar 30 menit kemudian ambulan datang dan mengangkut dua orang yang tertembak. Sepertinya sudah mati oleh dua tembakan tadi, kata saksi mata itu. Sementara ada empat penumpang lainnya digelandang keluar mobil, dan dimasukkan ke mobil yang lain. Lalu dibawa pergi, entah kemana. Gelap!

Besoknya, publik mendengar dari Kapolda Metro Jaya bahwa enam orang Laskar FPI ditembak mati. Alasannya, karena menyerang petugas.

Dari komperensi pers Kapolda Metro Jaya ini (7/12) publik baru paham kalau Orang Tak Dikenal (OTK) sebagaimana yang dikabarkan sebelumnya oleh pengurus FPI adalah polisi. Disebut OTK, karena mereka berpakaian preman dengan menggunakan mobil berplat hitam.

Hari berikutnya, tanggal 8 Desember beredar berita di medsos bahwa enam janazah masing-masing berlubang setidaknya empat tembakan. Lubang itu dua diantaranya mengarah ke jantung. Ada yang ditembak dari belakang, ada pula yang ditembak dari depan. Menurut berita itu, ada bekas penganiayaan di sekujur tubuh enam orang tersebut.

Keesokan harinya, tanggal 9 Desember jelang shalat janazah,  Habib Rizieq Shihab (HRS) mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut. Dalam sambutan pidatonya di hadapan jenazah-jenazah itu, HRS menjelaskan kronologi peristiwa KM 50. Mulai dari upaya penghadangan dan kejar mengejar antara mobil anggota FPI vs mobil OTK, hingga komperensi pers Kapolda Metro Jaya, sampai penyerahan janazah yang dibawa ke Petamburan.

Hari berikutnya, sejumlah saksi yang dipanggil oleh Komisi III DPR juga menjelaskan bagaimana keadaan jenazah yang mereka lihat. Mereka membeberkan sejumlah luka tembak dan luka yang diduga bekas penganiayaan. Mengerikan, kata salah satu diantara saksi itu. Siapapun yang nonton video dan mendengar kesaksian sejumlah saksi yang dipanggil Komisi III DPR itu akan menggigil tubuhnya. Terutama bagi ibu-ibu, terbayang jika itu adalah anak-anak yang mereka lahirkan.

Tentu, semua informasi ini perlu dibuktikan di pengadilan dengan saksi-saksi. Karena itu, bukti dan saksi yang diyakini akan menjadi pembuka tabir kasus ini perlu dilindungi dan dijaga keamanannya. Termasuk para saksi yang diwawancarai oleh Edy Mulyadi di KM 50 tersebut. Harus dijauhkan dari intervensi dan intimidasi pihak-pihak yang merasa resah dengan kesaksian itu.

Detail informasi yang telah beredar ke publik, baik via tulisan maupun video mulai mempengaruhi alam bawah sadar publik. Bahwa ada masalah serius di peristiwa yang mengakibatkan kematian enam anggota FPI tersebut.

Publik tentu bertanya: mana video wawancara dengan para saksi yang melihat langsung penembakan di lapangan? Mana video atau minimal foto-foto janazah lengkap dengan luka tembak dan penganiayaan tersebut? Justru disini rasa penasaran publik muncul.

Berdasarkan informasi yang beredar, foto, video dan berbagai kesaksian saksi telah ada dan disimpan untuk bukti jika nanti diperlukan. Meski begitu, publik berhak tahu foto, video dan kesaksian saksi agar tidak salah dan mispersepsi terhadap peristiwa ini. Supaya semua berita dan informasi bisa diluruskan.

Cepat atau lambat, foto dan video akan segera beredar. Era digital membuat banyak orang tak tahan menyimpan foto dan video itu. Hanya soal waktu.

Gak sabar? Pasti! Sebab, peristiwa ini telah menyentuh perasaan dan berpengaruh pada emosi seluruh rakyat di negeri ini. Peristiwa ini juga berpotensi menimbulkan gejolak sosial jika tak tepat dan cepat dalam penanganan. Waspadalah! [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 11 Desember 2020

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

12 Pengungsi Tewas Dibunuh Di Kamp Timur Laut Suriah Tempat Anggota Keluarga IS Ditahan

Jum'at, 22 Jan 2021 23:16

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Tahanan Palestina di Penjara Israel Meninggal Setelah Menerima Vaksin Virus Corona

Jum'at, 22 Jan 2021 22:37

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Pantaskah Menuduh Curah Hujan Menjadi Penyebab Bencana Banjir?

Jum'at, 22 Jan 2021 19:42

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59


MUI

Must Read!
X