Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.861 views

Ilmuwan Sebut Hanya Ada 1 Planet yang Mirip Bumi

JAKARTA (voa-islam.com) – Makalah tahun lalu mengklaim mungkin ada 300 juta planet di galaksi Bima Sakti yang berpotensi layak huni.

Namun, penelitian terbaru yang diterbitkan oleh Monthly Notices of the Royal Astronomical Societymenghasilkan kesimpulan berbeda.

Dalam studi tersebut, planet yang memiliki kondisi mirip Bumi cenderung lebih jarang dibandingkan yang sudah diperkirakan sebelumnya. Analisis terbaru ini berfokus pada proses fotosintesis. Sejauh ini 4.422 eksoplanet telah ditemukan oleh para astronom. Namun, hanya sebagian kecil yang dianggap berpotensi layak huni.

Fotosintesis adalah cara tanaman menggunakan sinar matahari, air, dan karbon dioksida untuk menciptakan oksigen dan energi. Ini dianggap penting bagi planet ekstrasurya karena akan mengembangkan atmosfer berbasis oksigen.

Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) yang akan diluncurkan akhir tahun ini, dapat mempelajari atmosfer planet ekstrasurya saat mereka transit di bintangnya. Cahaya yang datang melalui atmosfer akan mengungkapkan kandungan gasnya.

Namun, fotosintesis membutuhkan air. Hanya eksoplanet dengan suhu yang tepat, yaitu tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin dapat menampung air di permukaannya. Sehingga, jumlah planet ekstrasurya yang mirip Bumi di Zona Goldilock atau Zona Laik Huni tidak banyak.

Faktanya, di beberapa eksoplanet berbatu dan berpotensi layak huni, diketahui tidak ada yang memiliki kondisi teoretis untuk menopang biosfer mirip Bumi agar mendapat energi dari fotosintesis.

Penelitian yang mempelajari jumlah radiasi sinar matahari yang diterima setiap planet ekstrasurya mengungkapkan satu planet yang hampir menerima cukup sinar matahari untuk menopang biosfer besar dapat dideteksi oleh teleskop James Webb Space Telescope (JWST) yakni Kepler−442b.

Diketahui planet tersebut merupakan planet berbatu sekitar dua kali massa Bumi. Kepler-442b mengorbit bintang kerdil oranye cukup panas sekitar 1.120 tahun cahaya di konstelasi Lyra. Keberadaannya diumumkan pada tahun 2015 setelah ditemukan oleh Teleskop Luar Angkasa Kepler yang sedang transit di bintang induknya. Akan tetapi, teleskop berhenti bekerja pada 2018.

Planet itu juga disebut KOI-4742.01, planet ekstrasurya yang berjarak sekitar setengah dari jarak Bumi dari Matahari dan dari bintangnya. Dibutuhkan 112 hari mengorbit Kepler-442. Studi ini menyimpulkan bintang-bintang dengan suhu sekitar setengah dari Matahari tidak dapat mempertahankan biosfer seperti Bumi karena mereka tidak menyediakan energi yang cukup dalam rentang panjang gelombang yang benar.

Bukan berarti fotosintesis tidak ada di sana, hanya tidak akan ada cukup kehidupan tanaman di planet untuk mempertahankan biosfer seperti di Bumi.

Dilansir Forbes, Jumat (25/6), hasil ini merupakan pukulan bagi pencarian kehidupan di galaksi karena 70 persen bintang di Bima Sakti adalah bintang katai merah redup. Tidak satu pun yang menunjukkan ada yang memberikan cukup sinar matahari bagi planet mereka untuk fotosintesis.

Lebih buruk lagi, bintang-bintang yang lebih panas dan lebih terang daripada Matahari, secara teori, dapat menggerakkan lebih banyak fotosintesis. Sayangnya bintang-bintang ini tidak ada cukup lama untuk kehidupan yang kompleks.

“Karena katai merah sejauh ini merupakan jenis bintang yang paling umum di galaksi kita, hasil ini menunjukkan kondisi seperti Bumi di planet lain mungkin jauh lebih jarang daripada yang kita harapkan,” kata Penulis Utama Profesor Giovanni Covone di University of Naples.

“Studi ini menempatkan batasan kuat pada ruang parameter untuk kehidupan yang kompleks. Jadi sayangnya 'titik manis' untuk menampung biosfer mirip Bumi tidak begitu luas,” tambah dia. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

Rabu, 22 Sep 2021 17:23

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Sep 2021 16:21

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Rabu, 22 Sep 2021 13:21

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Rabu, 22 Sep 2021 12:48

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud,  Harus Tepat Sasaran

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Harus Tepat Sasaran

Rabu, 22 Sep 2021 10:36

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Rabu, 22 Sep 2021 02:39

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Selasa, 21 Sep 2021 23:51

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Selasa, 21 Sep 2021 23:28

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Selasa, 21 Sep 2021 23:17

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Selasa, 21 Sep 2021 22:29

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Selasa, 21 Sep 2021 22:18

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

Selasa, 21 Sep 2021 22:08

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08


MUI

Must Read!
X