Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.254 views

Hijrah, Gaya Hidup atau Kebutuhan?

 

Oleh: dr. Arenta Mantasari*

Kata hijrah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Ia sering disematkan pada personal-personal yang berubah ke arah yang lebih baik, yang awalnya jauh dari nilai-nilai agama, kemudian berproses menjadi hamba Allah yang taat. Fenomena hijrah pun terus merambat dari satu segmen ke segmen masyarakat lainnya.

Bila awalnya ia diinisasi oleh para aktivis di dunia kampus, lambat laun gelombangnya menyapa kalangan ibu-ibu muda, orang kantoran, anak sekolah, bahkan yang paling kekinian adalah para public figure. Makin menjamur kajian-kajian Islam di berbagai tempat dengan berbagai nama, dengan satu semangat yakni semangat hijrah. Tak heran tagline sahabat hijrah, komunitas hijrah, pun tagar #YukHijrah dan lain sebagainya pun makin banyak ditemui. Sebuah fenomena yang patut disyukuri dan terus digelorakan bersama.

Sebuah hal menarik ketika beberapa waktu yang lalu beredar video salah seorang penceramah yang mengkritik fenomena hijrah ini. Menurut beliau, ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendulang manfaat dari masyarakat yang sedang demam hijrah. Masih menurut beliau, banyak kajian maupun forum yang menjual “sertifikat hijrah” dengan banderol harga tertentu, padahal dari forum-dorum tersebut tidak dapat dipastikan manfaatnya bagi orang-orang yang hadir. Sehingga menurut beliau, kaum Muslimin tidak seharusnya terlalu euforia dengan fenomena hijrah ini, justru harus berhati-hati karena ada udang di balik batu.

Apa Itu Hijrah?

Kata hijrah merupakan serapan dari bahasa Arab, yang artinya berpindah atau perpindahan. Masalahnya, perpindahan seperti apa yang dimaksudkan? Jika diulas dari sisi bahasa saja, hijrah bisa berarti sekadar berpindah dari sesuatu ke sesuatu yang lain, atau meninggalkan sesuatu menuju sesuatu yang lain. Misal seseorang yang berganti domisili dari kota A ke kota B, itu sudah dikatakan hijrah. Namun makna hijrah tak sesempit itu. Secara syar’i, hijrah berarti berpindah, meninggalkan atau menjauhi keburukan untuk mencari, mencintai dan mendapatkan kebaikan (Ibnu Rajab al-Hanbali, dalam Fathul Bari). Sehingga jika dijabarkan lebih lanjut, maka cakupan dan bahasan hijrah akan menjadi jauh lebih luas lagi.

Bila kembali pada definisi di atas, maka fenomena hijrah yang melanda kaum Muslimin dunia, khususnya di Indonesia, saat ini tentu termasuk dalam definisi kedua. Yaitu perubahan ke arah yang lebih baik. Sayangnya, banyak pihak yang membatasi hijrah mereka pada perkara tertentu semata. Ambil contoh ada yang berhijrah pakaian saja, atau berhijrah pola makan saja, atau pun berhijrah dari yang awalnya merupakan pelaku riba menjadi tidak sama sekali. Sedang selain itu mereka masih acuh dan bertahan dengan kebiasaan lama. Apakah hal tersebut keliru? Tidak sepenuhnya, namun bisa dikatakan orang-orang tersebut belum berhijrah secara kaffah.

Sebagai seorang Muslim, Rasulullah saw merupakan satu-satunya uswah hasanah. Dan dalam 23 tahun perjalanan dakwah beliau, berbagai kitab sirah menuangkan perjalanan hijrah beliau dari kota Mekkah menuju Madinah. Apakah dalam hijrahnya tersebut, Rasulullah saw hanya berpindah tempat tinggal semata? Ataukah ada aspek lain dari hijrah beliau saw beserta para shahabatnya dari kalangan muhajirin?

Hijrah ala Rasulullah

Sejarah mencatat, hijrah Rasulullah terjadi di tahun ke-13 kenabian, setelah beliau melakukan perjuangan dakwah yang menguras tenaga, pikiran, harta, jiwa bahkan nyawa bersama para shahabat di Mekkah al Mukarromah. Hal ini terjadi setelah semakin parahnya perlakuan tak menyenangkan dari kaum kafir Quraisy terhadap Rasulullah dan para shahabat, sebagai respon atas dakwah Islam mabda yang mereka sampaikan. Penyiksaan secara verbal maupun fisik, terpisah dari keluarga dan pasangan yang disayangi, bahkan pemboikotan selama 3 tahun telah dialami.

Tersebab kondisi dakwah yang semakin sulit, ditambah jumudnya para penduduk Mekkah sehingga pikiran dan hati mereka kebal terhadap cahaya kemuliaan Islam, akhirnya perintah hijrah pun turun. Hijrah menuju sebuah wilayah yang bernama Yatsrib, yang siap menerima, men-support dan membela dakwah Rasul, sehingga dakwah Islam dan penegakan syariat-syariat-Nya dapat terwujud secara total.

Satu hal menjadi catatan pada hijrah Rasulullah ini adalah, bahwasannya beliau tak hanya pindah tempat tinggal atau tempat berdakwah. Ada sebuah poin penting yang terkadang luput dari penikmat sirah beliau yakni perbedaan antara Mekkah dan Madinah. Esensi hijrah dapat kita temukan dalam perjalanan beliau ini, ketika kita memposisikan Mekkah saat itu sebagai tempat yang dipenuhi keburukan, dan Madinah sebagai tempat yang dipenuhi oleh banyak kebaikan.

Mengapa saat itu Mekkah dikatakan berisi keburukan? Karena dakwah Islam tak bisa berkembang di sana, sehingga masuk Islamnya masyarakat pun menjadi terhalang. Lebih-lebih jika melihat  kemustahilan diterapkannya syariat Islam. Jangankan syariat seputar hablumminannas, ibadah ritual saja amat sangat dimusuhi serta dibatasi sedemikan rupa oleh kaum kafir Quraisy. Kondisi yang teramat buruk jika dilihat dari kacamata Islam.

Di sisi lain, Madinah saat itu gemilang sebagai efek keberhasilan dakwah Mush’ab bin Umair ra. Kota suci ini siap 100% untuk menerima dakwah Rasulullah, bahkan siap berperang demi membela agama Allah. Bahkan termasuk mereka ridho Rasulullah memimpin serta mengatur hidup mereka dengan syariat Islam. Sungguh sebuah kondisi yang berkebalikan dengan yang ada di Mekkah. Sampai-sampai satu hadits Rasulullah menyatakan : Madinah ibarat tungku api (tukang besi) yang dapat membersihkan debu-debu kotor dan membuat cemerlang kebaikannya (HR. Bukhari).

Hijrah Zaman Now

Kondisi getirnya dakwah Rasul pada fase Mekkah kurang lebih dapat dianalogikan seperti dakwah di era ini. Opini-opini Islam dianggap virus mematikan yang harus dieradikasi, bahkan para penyampainya tak luput dari kursi pesakitan. Dipersekusi secara verbal dan tulisan, dilabeli sebagai radikalis yang layak untuk dibunuh karakternya, bahkan beberapa di antaranya menjadi penghuni hotel prodeo. Semuanya terjadi karena terganggunya kepentingan pihak-pihak yang berkuasa, entah ia berlabel penguasa maupun orang-orang di belakangnya. Persis seperti pembesar Quraisy yang bergoyang singgasananya akibat dakwah Rasul yang menyerang sistem kufur jahiliyah saat itu.

Indonesia dan dunia saat ini dapat dikatakan sama persis dengan Mekkah pra hijrah Rasul yang mengandung keburukan, kerusakan dan kebathilan. Berbagai kebaikan yang nampak hanya bersifat semu, karena seburuk-buruk kondisi bagi seorang Muslim adalah ketika syariat Islam tidak ditegakkan. Harus ada seruan hijrah yang terus digelorakan di seluruh penjuru negeri kita tercinta ini, agar mewujud hijrah hakiki tidak hanya pada tataran individu, melainkan mewujud pula dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Bukan pula menyempitkan makna hijrah sebagai suatu gaya hidup, melainkan menjadi sebuah kewajiban sekaligus kebutuhan.

Sebagaimana Rasulullah dan para shahabat tidak mencukupkan kebaikan hanya bagi diri mereka semata, namun terus berdakwah dan berupaya serius mewujudkan masyarakat Islam yang satu pemikiran, perasaan dan peraturannya. Sehingga ketika kita ingin merealisasikan seluruh sunnah-sunnah beliau, salah satu yang harus serius kita ikhtiarkan saat ini adalah hijrah hakiki menuju segala kebaikan Islam. Berdakwah tanpa kenal lelah, menyadarkan umat akan urgensi menjemput rahmatan lil alamin melalui penerapan Islam secara kaffah.

Ialah Rasulullah yang berkorban banyak hal, demi mewujudnya sebuah institusi pelaksana syariat Islam bernama Daulah Islam Madinah. Maka kita sebagai pengikutnya pun harus siap berjuang serta berkorban untuk menjemput bisyarahnya, yakni Khilafah ‘ala minhaaji an-nubuwwah. Sehingga akan kembali tersemat sebuat khoiru ummah dalam diri kaum Muslimin sedunia. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah anggota Muslimah Peduli Generasi.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Sabtu, 21 Sep 2019 15:26

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Sabtu, 21 Sep 2019 14:27

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Sabtu, 21 Sep 2019 13:14

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Sabtu, 21 Sep 2019 13:13

Sandiwara Sepatu Kotor

Sandiwara Sepatu Kotor

Sabtu, 21 Sep 2019 12:27

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Sabtu, 21 Sep 2019 11:14

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Sabtu, 21 Sep 2019 11:09

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Sabtu, 21 Sep 2019 10:27

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Sabtu, 21 Sep 2019 10:15

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Sabtu, 21 Sep 2019 09:55

Kerja Seorang Muslim

Kerja Seorang Muslim

Sabtu, 21 Sep 2019 09:51

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Jum'at, 20 Sep 2019 20:21


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X