Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.180 views

Efek Akad Kerja Tak Jelas: Bukan Urusan Saya

Oleh: Muzsuke Abdillah

Di era kapitalis saat ini, sangat disayangkan sekali bahwa masyarakat kita, khususnya kaum muslimin sendiri, menjadi antipati terhadap aqad kerja. Padahal, aqad kerja adalah sesuatu yang harus dipenuhi oleh para pekerja.

Bisa jadi, ini juga menimpa kita dan orang-orang di sekitar kita. Akibat sistem rusak yang diterapkan, akhirnya para pekerja,  para pemilik usaha dan penguasa banyak yang zhalim dan tidak memenuhi aqad kerja yang telah disepakati. Atau, para pemimpin dan wakil rakyat yang justru menyalahgunakan amanat dari rakyat.

Contoh tentang jam kerja, bukankah di awal para pekerja dan pemilik usaha itu telah menyepakati bersama? Misal, jam kerja mulai dari pukul 8 pagi sampai dengan pukul 4 sore, maka hal ini haruslah dipenuhi oleh kedua belah pihak.

Jika si pekerja memiliki suatu hal yang membuatnya tidak bisa datang tepat waktu, maka ia wajib meminta izin pada si pemilik usaha. Atau jika si pekerja memiliki aktivitas yang membuatnya harus meninggalkan tempat kerja untuk beberapa saat, maka iapun wajib meminta izin pada si pemilik usaha.

Jangan karena si bos tidak di tempat, jadi kita bisa seenaknya meninggalkan jam kerja. Jika kita seenaknya meninggalkan jam kerja, berarti kita telah berbuat zhalim dan tidak memenuhi aqad kerja. Jangan salah, tak memenuhi aqad yang telah disepakati bersama bisa mendatangkan dosa, lhoo.

Dalam hal ini, penguasa menjadi pihak pekerja. Mereka digaji oleh rakyat untuk mengurusi hajat hidup rakyat dalam negara. Maka, sudah sepatutnya mereka memenuhi aqad-aqad kerja yang telah ditetapkan, jangan malah lalai hanya karena diberi jabatan sebagai "pemimpin".

Adapun bagi si pemilik usaha, jika karyawan kita jam pulangnya melebih aqad, misal harusnya pulang jam 4 sore tapi pekerjaan baru selesai jam 4.30 sore, maka pemilik usaha wajib membayar kelebihan jam kerja karyawannya, kecuali jika si karyawan ikhlas.

Jika tidak membayar kelebihan jam kerja dan karyawan kita tidak ikhlas, maka si pemilik usaha berdosa karena telah tidak memenuhi aqad yang telah disepakati bersama.

Contoh lain, misalkan kita mempekerjakan seseorang dengan aqad "menjaga toko", maka seharusnya si karyawan ini hanya melakukan aktivitas menjaga toko dan tidak dibebankan untuk melakukan hal lainnya. Jangan suruh ia mencuci, memasak, atau menjaga anak. Sebab di awal, aqad yang telah disepakati bersama hanyalah menjaga toko.

Jika si karyawan ini kita bebankan pekerjaan lain di luar aqad, maka haruslah kita ganti upahnya di luar aqad. Sebab jika karyawan tak ridho dengan amanah kerja yang di luar aqad itu, maka si pemilik usaha telah berbuat zhalim karena menyalahi aqad kerja.

Kenyataannya saat ini, banyak dari kalangan kaum muslimin sendiri yang tidak memahami aqad kerja, sehingga mereka berlaku seenaknya, baik dari pihak si karyawan maupun dari pihak si pemilik usaha.

Coba saja lihat di sekeliling kita, atau barangkali di tempat kita bekerja juga ternyata banyak aqad yang tidak terpenuhi. Padahal seorang muslim wajib memenuhi aqad yang telah disepakati bersama.

Hal ini terjadi sebab kaum musliminnya banyak yang telah jauh dari Islam. Standar yang digunakan dalam hidup mereka hanyalah manfaat dan bukan halal haram, sehingga mereka seenaknya dalam melakukan aktivitas apapun dalam hidupnya.

Oleh karena itu, perlu edukasi pada masyarakat agar mereka tak lagi berbuat zhalim dalam rangka aqad kerja. Dan agar masyarakat tak semakin rusak, mereka haruslah menjadikan hukum syara' sebagai standar hidupnya.

Mengingat menyalahi aqad kerja ini telah menyentuh hampir di seluruh lapisan masyarakat, maka sebaiknya negara turun tangan dalam mengedukasi masyarakat. Bila perlu, negara harus memberi sanksi pada para pemilik usaha yang telah banyak menzhalimi para pekerja, terutama para industri besar yang sering kita dengar beritanya banyak menzhalimi para pekerjanya.

Atau pada para pejabat negara yang suka mangkir dari jam kerja sesuka hati mereka, mereka perlu diberi sanksi dan edukasi agar tak menyalahi aqad kerja, agar mereka tak zhalim dan tak mendapatkan dosa.

Jangan sampai ada kejadian seorang pemimpin yang jika ditanya tentang masalah dalam negerinya, lalu ia menjawab "bukan urusan saya". Lantas, bagaimana ia bisa memenuhi amanat rakyat dan memenuhi aqad kerja jika ia saja tidak tahu apa yang harus dikerjakan.

Seandainya hukum syara' dijadikan standar kehidupan bagi masyarakat, dan diterapkan dalam sistem tata negara, pastilah kezhaliman semacam menyalahi aqad kerja dapat ditekan seminimal mungkin sebab taqwa akan menjadi penjaga bagi individu masyarakat untuk tak berbuat zhalim. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Mau Beli Sepeda? Harus SNI (Sudah Nanya Istri) & ISO (Istri Sudah Oke)

Mau Beli Sepeda? Harus SNI (Sudah Nanya Istri) & ISO (Istri Sudah Oke)

Senin, 06 Jul 2020 11:45

[VIDEO] RUU HIP dengan BPIP Ada Keterkaitan?

[VIDEO] RUU HIP dengan BPIP Ada Keterkaitan?

Senin, 06 Jul 2020 11:07

Anis Lakukan Kunjungan ke UMKM di Kawasan Jakarta Timur

Anis Lakukan Kunjungan ke UMKM di Kawasan Jakarta Timur

Senin, 06 Jul 2020 10:13

[VIDEO] Peran Umat Islam dalam Konsensus Nasional Pancasila

[VIDEO] Peran Umat Islam dalam Konsensus Nasional Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 09:00

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Ahad, 05 Jul 2020 22:45

RUU HIP dan APA-NKRI

RUU HIP dan APA-NKRI

Ahad, 05 Jul 2020 22:30

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ahad, 05 Jul 2020 22:25

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Ahad, 05 Jul 2020 22:22

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Ahad, 05 Jul 2020 22:05

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Ahad, 05 Jul 2020 21:46

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Ahad, 05 Jul 2020 20:55

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Ahad, 05 Jul 2020 20:35

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X