Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.787 views

Kalau Nggak Berjilbab Sejak Dini, Emangnya Kenapa?

 

Oleh: Alga Biru

Berikut kutipan kalimat yang sering lewat di beranda maya :

“Apakah anak-anak yang berjilbab itu diberi pilihan atas apa yang dia pakai?”

Kalian sudah pada tahu dong kabar yang lagi rame?! Selaku remaja yang emang gaulnya di sosial media, nggak bisa lepas dari yang namanya berita viral. Kalau dipikir-pikir, iya juga sih. Namanya anak-anak, pasti bakal manggut alias menuruti saja apa kata orangtuanya, tanpa bisa memilih secara mandiri.

Setelah kalimat-kalimat sindiran anti-hijab tersebut berseliweran, muncul praktisi dan pemikir islami selaku opini tandingan.

“Sudah pasti anak-anak ini kami ajarkan taat syariat sejak dini, terutama dalam hal menutup aurat”. 

Terlepas dari pro-kontra yang sering bikin pusing, sebagai remaja muslim kita tentu bertanya-tanya di dalam hati, kenapa kita mengenakan pakaian syari dan secara otomatis meninggalkan yang tidak syar’i? Memangnya kenapa kalau tidak berhijab, apalagi bagi anak-anak, kan mereka tidak wajib karena belum baligh? Berarti benar ya, seoalah ada paksaan ketika anak-anak itu dipakaikan jilbab.

Sebelum kita manjawab pertanyaan penting dan sensitif tersebut, coba kita bayangkan keadaan yang sebaliknya: apa yang akan terjadi jika anak tidak diajarkan menutup aurat sejak dini? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa membayangkan diri kita sendiri dengan kebiasaan-kebiasaan kita setiap hari. Andaikan kita tidak diajarkan mandi secara rutin setiap hari, mungkinkah kita akan mandiri secara teratur? Belum tentu. Kalau tidak mandi, kemungkinan badan kita bau bahkan memungkinkan datangnya penyakit. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini, kita secara instan bahkan mau tidak mau harus terbiasa menggunakan masker dan cuci tangan sesering mungkin. Karena sebelum pandemi tidak terbiasa memakai masker, rasanya susah sekali kalau harus dipakai terus-terusan ketika di luar rumah.

Banyak orang mengeluh, pakai masker itu bikin pengap, susah bernafas, bahkan bikin pusing karena mencium nafasnya sendiri? Namun pernahkah terpikirkan oleh kita, bagaimana perasaan para tenaga kesehatan, para pekerja di pabrik, atau profesi lainnya yang mewajibkan dirinya memakai masker seharian? Apakah mereka pengap dan sulit bernafas? Sedikit pengap mungkin iya, tapi karena sudah terbiasa, makanya lebih mudah. Apalagi jika dibandingkan dengan resikonya, sedikit pengap nggak masalah deh, daripada tertular penyakit.

Kira-kira seperti itu pula jalan pikiran orangtua yang mengajarkan anak-anak mereka sejak dini. Mumpung masih kecil, manusia lebih mudah dibentuk dan dibiasakan dengan kebiasaan baik. Kalau sudah besar, dan terlanjur dengan kebiasaan buruk, akan lebih susah untuk diluruskan. Jika kebiasaan buruk berlangsung sejak kecil dan terus menerus, kondisi psikis dan mental anak justru tidak siap dan terjadi pertentangan internal. Sedikit mirip dengan memakai masker tadi ya. Lantaran sebelum masa pandemi kita tidak diwajibkan memakai masker, maka sekarang kita agak kesulitan dan merasa gerah jika harus memakainya. Namun lama kelamaan, terlebih lagi dengan edukasi yang efektif, kita jadi termotivasi dan menjalani kebiasaan baru di era new normal ini.

Nah, maka sangatlah logis dan normal sekali ketika orangtua mengajarkan anaknya menutup aurat sedari kecil. Orangtua yang baik tidak hanya mempersiapkan anak akan kemandirian dunia tetapi juga bekal menuju akhirat. Para orangtua kelak akan dimintai tanggungjawabnya perihal apa saja yang sudah ia ajarkan kepada anak-anaknya, apakah mengajarkan kebiasaan baik ataukah buruk.

Ya benar, anak-anak memang belum wajib berjilbab, tetapi akan lebih bagus kalau kita membiasakannya. Berjilbabnya tidak wajib, kewajibannya adalah belajar taat sejak dini. Awalnya terpaksa, lama-lama terbiasa. Awalnya biasa saja, lama-lama jatuh cinta. Harapannya, ketika baligh nantinya anak-anak sudah siap dengan segala taklif dan beban hukum syara yang meliputi segala aspek kehidupan, salah satunya menutup aurat secara sempurna. 

Bagaimana jika anak yang diajarkan berjilbab bersifat eksklusif  dan merasa berbeda dari yang lain? Sendainya anak-anak kita sering melihat orang lain dan teman-temannya berhijab, tentu dampak sosial itu tidak ada, maka lingkungan islami adalah aspek lain dari pembiasaan berhijab ini. Kalau pun ada perasaan seperti itu, ambil momen kritis ini sebagai awal mula memperkenalkan islam sebagai way of life. Bagaimana pun kita tidak bisa menjadikan penilaian manusia sebagai standar kehidupan, karena pasti akan berbeda-beda sesuai kemauan dan hawa nafsunya.

Di mata seorang mukmin, jalan syariat itulah penuntun terbaik sepanjang hidup. Ketika dijalankan, hati akan menjadi tenang, hidup menjadi lapang dan tidak perlu khawatir hidup dalam perbedaan atau gunjingan. Pada akhirnya, membangun kesadaran tidak sekejab kedipan mata. Teruslah kita hadirkan idrak silla billah dalam setiap amal sholeh, agar pakaian penutup aurat ini tidak hanya sekadar penutup badan melainkan ada nilai spiritual dan pahalanya. Wallahu’alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Kamis, 26 Nov 2020 21:10

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Kamis, 26 Nov 2020 20:54

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Kamis, 26 Nov 2020 20:45

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Kamis, 26 Nov 2020 20:33

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Kamis, 26 Nov 2020 19:00

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Kamis, 26 Nov 2020 18:56

Teror Mendagri

Teror Mendagri

Kamis, 26 Nov 2020 18:43

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Kamis, 26 Nov 2020 18:00

Kiai Didin: Tugas Ulama Kawal Arah Bangsa

Kiai Didin: Tugas Ulama Kawal Arah Bangsa

Kamis, 26 Nov 2020 17:53


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 26/11/2020 18:43

Teror Mendagri