Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
95 views

Jangan Mencela Orang yang Telah Meninggal Dunia!!!

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam terlimpah kepada Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Islam adalah agama yang mengajarkan kebaikan dalam setiap keadaan. Kebaikan itu tidak hanya ditujukan kepada mereka yang masih hidup, tetapi juga kepada mereka yang telah meninggal dunia. Jika kepada orang yang hidup kita diperintahkan untuk menjaga lisan, menghormati, dan tidak menyakiti perasaannya, maka kepada orang yang telah wafat pun Islam mengajarkan adab yang sama.

Salah satu bentuk kebaikan kepada orang yang telah meninggal adalah tidak mengungkit-ungkit keburukan dan kesalahan mereka. Sebab, ketika seseorang telah kembali kepada Allah, lembaran amalnya telah tertutup. Yang tersisa bagi kita bukanlah mencela, melainkan mengambil pelajaran, mendoakan kebaikannya, dan menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain.

Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لَا تَسُبُّوا الْأَمْوَاتَ، فَإِنَّهُمْ قَدْ أَفْضَوْا إِلَى مَا قَدَّمُوا

"Janganlah kalian mencela orang-orang yang telah meninggal dunia, karena mereka telah sampai kepada balasan atas apa yang telah mereka kerjakan."(HR. al-Bukhari, no. 1393)

Hadits ini menunjukkan bahwa mencela orang yang telah meninggal adalah perbuatan yang dilarang. Mereka telah menghadap Allah dan menerima balasan sesuai dengan amal yang pernah mereka lakukan, baik amal yang baik maupun yang buruk. Urusan mereka kini berada di hadapan Rabb Yang Maha Adil.

Karena itu, mencela mereka tidak akan mengubah keadaan mereka sedikit pun. Celaan kita tidak lagi memberi manfaat ataupun menambah mudarat bagi mereka. Sebaliknya, perkataan buruk itu justru melukai hati orang-orang yang masih hidup, terutama keluarga, anak-anak, dan kerabat yang ditinggalkan. Betapa pedihnya ketika seseorang harus mendengar ayah, ibu, suami, istri, atau saudaranya yang telah wafat menjadi bahan celaan dan gunjingan.

Islam tidak menginginkan lisan seorang Muslim menjadi sebab lahirnya permusuhan dan kebencian. Menjaga diri dari mencela orang yang telah meninggal merupakan salah satu cara menjaga persaudaraan, memelihara keharmonisan masyarakat, dan menghormati perasaan sesama.

Di sisi lain, hadits ini juga mengajarkan agar seorang Muslim tidak mengucapkan sesuatu yang tidak membawa manfaat. Jika sebuah ucapan tidak menghasilkan kebaikan, bahkan hanya membuka luka dan menimbulkan kebencian, maka meninggalkannya adalah pilihan yang lebih mulia.

Bukan berarti Islam menutup mata terhadap kesalahan orang yang telah meninggal. Apabila ada pelajaran yang perlu disampaikan agar orang lain tidak meniru kesalahan tersebut, maka hal itu dilakukan dengan cara yang bijaksana, tanpa menjadikannya sebagai ajang mencela, merendahkan, atau melampiaskan kebencian.

Sebagai seorang Muslim, sudah sepatutnya kita membiasakan lisan untuk berkata baik. Jika seseorang telah meninggal dan kita mengenang kebaikannya, maka sebutkanlah kebaikan itu. Jika kita mengetahui keburukannya, maka lebih baik kita diam, kecuali ada maslahat syar'i yang jelas untuk menyebutkannya. Sebab, pada akhirnya setiap manusia akan menyusul perjalanan yang sama: menghadap Allah membawa amalnya masing-masing.

Semoga Allah menjaga lisan kita dari ucapan yang menyakiti, menghiasi kita dengan akhlak yang mulia, serta menjadikan kita termasuk orang-orang yang selalu berkata baik, baik kepada mereka yang masih hidup maupun kepada mereka yang telah kembali kepada-Nya. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X