Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
92 views

Sunnah Terlupa: Melihat ke Langit Saat Keluar Rumah

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam tercurah atas Rasulillah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam- dan keluarganya.

Hampir setiap pagi, kita keluar rumah untuk menjalani berbagai aktivitas seperti mencari rezeki, menuntut ilmu, berolahraga, maupun menunaikan kewajiban agama. Dalam ajaran Islam, setiap langkah seorang muslim sangatlah diperhatikan. Tidak hanya sekadar berjalan keluar pintu, namun juga diiringi dengan adab, etika, dan doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Mungkin kita sudah sangat familiar dengan bacaan “Bismillahi Tawakkaltu 'Alallah wa Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billah saat keluar rumah. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat sebuah sunnah tersembunyi yang hampir selalu dilakukan oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam setiap kali beliau melangkahkan kaki keluar dari kediaman, namun sayangnya sering kali terlupakan oleh umat Islam di zaman modern ini?

 

Diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu 'anha, salah satu istri Nabi yang merupakan saksi hidup dari kebiasaan beliau di rumah. Beliau menceritakan:

ما خرج النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم من بيتي قَطُّ إلا رفع طَرْفَه إلى السماءِ

"Tidak pernah sekalipun Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat keluar dari rumahku kecuali beliau mengangkat pandangannya ke langit dan berdoa.”

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tersesat atau disesatkan, dari tergelincir (berbuat salah) atau digelincirkan, dari berbuat zalim atau dizalimi, dan dari berbuat bodoh atau diperlakukan dengan kebodohan."

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud (No. 5094), An-Nasa'i (No. 5486), dan Ibnu Majah (No. 3884). Para ulama hadits, termasuk Ibnu Hajar dan Syekh Al-Albani, telah meneliti riwayat ini dan menyatakan bahwa hadits ini shahih.

Perhatikan ungkapan di awal hadits: "Tidak pernah sekalipun Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat keluar dari rumahku kecuali beliau mengangkat pandangannya ke langit.” Ini menunjukkan bahwa amalan menatap langit saat keluar rumah bukanlah sebuah kebetulan, melainkan sebuah kebiasaan yang istiqomah dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Makna Filosofis Menatap Langit

Mengapa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam menatap langit sebelum membaca doa perlindungan? Ada dua makna filosofis yang sangat dalam dibalik gerakan fisik tersebut.

Pertama, menatap ke atas adalah bentuk pengakuan akan keesaan dan ketinggian Allah Ta'ala. Allah Ta'ala bersemayam di atas Arsy-Nya, jauh di atas langit. Seperti firman-Nya dalam Al-Qur'an, "(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas ‘Arasy." (QS. Taha: 5)

Kedua, mengangkat pandangan ke langit saat keluar rumah adalah untuk menghadirkan kesadaran spiritual (muraqabah). Seorang muslim diingatkan bahwa ia sedang berjalan di muka bumi di bawah pengawasan Allah yang berada di langit. Hal ini selaras dengan firman-Nya,

وَكَانَ اللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ رَّقِيْبًا

"Dan Allah Maha mengawasi segala sesuatu."

(QS. Al-Ahzab: 52). Dengan menyadari diawasi oleh Yang Maha Tinggi, seorang muslim akan lebih menjaga adab dan tindakannya saat keluar rumah.

Membedah Doa Perlindungan yang Komprehensif

Doa ini mencakup empat permohonan besar yang menjadi bekal seorang muslim ketika berinteraksi dengan dunia di luar rumah.

1. Memohon agar tetap berada di atas hidayah

أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ

”. . . . dari tersesat atau disesatkan . . . .” Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajarkan agar kita memohon perlindungan dari dua hal: jangan sampai diri kita tersesat, dan jangan pula menjadi penyebab orang lain tersesat.

Ini menunjukkan bahwa seorang muslim tidak hanya bertanggung jawab atas keselamatan dirinya, tetapi juga harus berhati-hati agar ucapan, sikap, dan perbuatannya tidak menyesatkan orang lain. o aini juga mengajarkan kerendahan hati, karena hidayah adalah karunia Allah yang harus terus dimohonkan.

2. Memohon agar Dijauhkan dari kesalahan

أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ

“. . . . dari tergelincir (berbuat salah) atau digelincirkan, . . .” maknanya adalah memohon agar tidak tergelincir dalam dosa, kesalahan, atau keputusan yang keliru, serta tidak digelincirkan oleh orang lain.

Setiap hari seseorang menghadapi berbagai godaan dan ujian. Dengan doa ini, seorang muslim memohon agar Allah menjaga langkah-langkahnya sehingga tetap berada di jalan yang benar.

3. Memohon agar terhindar dari kezaliman

أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

“ . . . . , dari berbuat zalim atau dizalimi, . . . “ Doa ini mengajarkan keseimbangan. Kita memohon agar tidak berbuat zalim kepada siapa pun, sekaligus memohon perlindungan agar tidak menjadi korban kezaliman.

Seorang muslim tidak cukup hanya menghindari kezaliman, tetapi juga menggantungkan perlindungannya kepada Allah ketika menghadapi perlakuan zalim dari orang lain.

4. Memohon agar dijaga dari kebodohan

أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

“. . . dan dari berbuat bodoh atau diperlakukan dengan kebodohan . . . “ Yakni: Aku berlindung kepada-Mu agar tidak melakukan perbuatan orang-orang yang bodoh, seperti berakhlak buruk dan menyakiti manusia; atau agar tidak ada seorang pun yang melakukan perbuatan seperti itu kepadaku. Ada pula kemungkinan maknanya: Aku berlindung kepada-Mu agar tidak menjadi bodoh terhadap suatu urusan sehingga aku tidak mengetahuinya, atau agar tidak ada seorang pun yang mengajarkannya kepadaku.

Karena itu, kita memohon agar Allah menjaga lisan, sikap, dan emosi kita, sekaligus melindungi kita dari perlakuan buruk dan kebodohan orang lain.

Penutup

Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang terlihat sederhana ini mengajarkan kita tentang bagaimana seorang muslim seharusnya melangkah ke dunia luar.Menatap langit sejenak saat keluar rumah mengingatkan kita pada ketinggian Allah dan pengawasan-Nya.

Diiringi dengan doa perlindungan yang komprehensif ini maka kita agar kita melangkah dengan tawakal; berharap selamat dari berbagai marabahaya kesesatan, kezaliman, dan kebodohan. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X