Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.000 views

BPJS Naik : Penguasa Menjadi Pelayan atau Pemalak Rakyat?

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Tanda pagar #BPJSRasaRentenir menjadi trending topic di twitter. Hal ini menyusul adanya informasi kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas I dan II akan naik secara efektif pada 1 Januari 2020. Masing-masing kelas ini akan naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu dan Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu.

Masyarakat mayoritas menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Apalagi pemerintah menegaskan akan menagih paksa iuran BPJS secara door-to-door. Jika punya nomor rekening, pemerintah akan melakukan auto debet. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa peserta yang belum melunasi iurannya, tidak bisa melakukan perpanjangan SIM maupun pendaftaran sekolah untuk anaknya. Sungguh tak manusiawi. Netizen akhirnya mengganti slogan BPJS 'Dengan Gotong Royong Semua Tertolong', menjadi 'Dengan Gotong Royong Semua Tertodong'. Kenaikan BPJS ini menjadi kado pahit di tahun 2020.

Kado pahit ternyata belum selesai, pemerintah juga akan memangkas subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 menjadi Rp137,5triliun, dari sebelumnya Rp142,6triliun. Akibatnya, tarif listrik, bahan bakar minyak dan elpiji akan naik. Pemerintah sudah sepakat menghapus subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga mampu 900 VA mulai tahun depan. Imbasnya, pelanggan tersebut akan kena penyesuaian tarif mulai 2020.

Pelayan atau Pemalak?

Tindakan pencabutan subsidi energi dan kenaikan iuran BPJS membuat publik bertanya-tanya, apakah penguasa itu pelayan rakyat atau pemalak rakyat? Pemalak akan selalu menarik uang rakyat dengan berbagai alasan. Alasan keamanan, kesehatan, lingkungan, jasa, dan lain-lain. Tagar #BPJSRasaRentenir merupakan sindiran rakyat terhadap sikap pemerintah.  Kenaikan iuran BPJS dan pencabutan subsidi energi akan makin memberatkan kehidupan ekonomi rakyat. Rakyat hanya akan menjadi objek pemalakan dengan kedok jaminan sosial. Akibatnya, rakyat yang sudah menderita akan semakin sengsara.

Seharusnya, negara hadir sebagai pelayan rakyat, yakni mencukupi kebutuhan hidup mereka. Amirulmukminin al-Makmun menyampaikan, "Bapakku meriwayatkan hadis dari bapaknya dan dari kakeknya dari Uqbah bin ‘Amir ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka.’”(HR Ibnu Asakir, Abu Nu’aim).

Islam mewajibkan pemerintah memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan dasar individu (pangan, sandang dan papan) dan kebutuhan dasar masyarakat (pendidikan, kesehatan dan keamanan). Kesehatan adalah hak rakyat, pemerintah berkewajiban untuk memenuhinya. Namun saat ini rakyat dipaksa ikut BPJS dan membayar premi tiap bulan. Ketika BPJS defisit, rakyat dibebani iuran yang 'mencekik'. Jika menunggak akan diberi sanksi yang tak manusiawi. Jika ingin berhenti pun tak bisa, hanya bisa ketika meninggal dunia. Sungguh kebijakan yang menzalimi rakyat.

Sistem Islam Menjamin Kesehatan

Prof. Achmad Satori Ismail menjelaskan bahwa di dalam Islam, tugas utama penguasa sebagai pelayan rakyat terfokus dalam dua hal, yaitu hirosatuddin dan siyasatuddunya (melindungi agama mereka dan mengatur urusan dunia). Pelayanan bidang pertama berupa menjamin setiap warga negara agar memahami ajaran agamanya masing-masing, mampu mengamalkannya dengan baik, dan melindungi agama mereka dari berbagai bentuk kesesatan. Sedangkan, siyasatuddunya berupa pelayanan terhadap rakyat agar bisa hidup layak sebagai manusia yang bermartabat.

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dalam sistem Islam, kesehatan merupakan salah satu bidang di bawah divisi pelayanan masyarakat (Mashalih an-Nas). Pembiayaan rumah sakit seluruhnya ditanggung oleh pemerintah. Dokter dan perawat digaji oleh khalifah . Dananya diambil dari Baitul Maal yakni : Pertama, dari harta zakat, sebab fakir atau miskin (orang tak mampu) berhak mendapat zakat. Kedua, dari harta milik negara baik fai’, ghanimah, jizyah, ‘usyur, kharaj, khumus rikaz, harta ghulul pejabat dan aparat, dsb. Ketiga, dari harta milik umum seperti hutan, kekayaan alam dan barang tambang, dsb. Jika semua itu belum cukup, barulah negara boleh memungut pajak (dharibah) hanya dari laki-laki muslim dewasa yang kaya.

Bagusnya layanan kesehatan dalam sistem Islam diakui oleh barat dalam Britannica Encyclopedia yang menyebutkan: The Arabs established hospitals in Baghdad and Damascus and in Córdoba in Spain. Arab hospitals were notable for the fact that they admitted patients regardless of religious belief, race, or social order. Baik pasien yang kaya maupun yang miskin, yang arab maupun non-arab, seluruhnya mendapat pelayanan yang setara. Tak ada pemisahan bangsal antara pasien kaya dan pasien kurang mampu. Sungguh sistem kesehatan yang memanusiakan manusia. Berbeda jauh dengan sistem yang ada saat ini. Tidakkah kita ingin merasakan kebaikannya? WalLâh a’lam bi ash-shawâb. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

Jum'at, 29 May 2020 15:06

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

AS Tawarkan 3 Juta USD untuk Penangkapan Pemimpin Senior IS Abu Bakr Al-Gharib

Jum'at, 29 May 2020 15:00

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Kemenag Susun Protokol Kesehatan di Pesantren

Jum'at, 29 May 2020 14:25

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Terinfeksi Virus Corona

Jum'at, 29 May 2020 14:00

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Angkat Bekas Kontributor Playboy Jadi Dirut, Tagar #BoikotTVRI Bergema di Twitter

Jum'at, 29 May 2020 13:52

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Islamic State Kritik Para Ulama Karena Memihak Penutupan Masjid untuk Pencegahan Penyebaran Corona

Jum'at, 29 May 2020 13:15

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Bekas Kontributor Majalah Playboy Diangkat Jadi Dirut, Sukamta: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Jum'at, 29 May 2020 12:37

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

DPR: New Normal Terburu-buru dan Mengkhawatirkan!

Jum'at, 29 May 2020 11:30

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Penerapan New Normal Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Jum'at, 29 May 2020 10:25

"Istri Corona" Pak Mahfud

Jum'at, 29 May 2020 09:49

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ini Dia Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Jum'at, 29 May 2020 09:42

Siti Fadilah Supari

Siti Fadilah Supari

Jum'at, 29 May 2020 08:50

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Halalbihalal Virtual

Jum'at, 29 May 2020 08:35

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

Kamis, 28 May 2020 22:26

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

PKS: Pengaturan Soal Paten dalam RUU Ciptaker Kontradiktif

Kamis, 28 May 2020 21:34

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

7 Anggota Pasukan Afghanistan Tewas Dalam 'Serangan Taliban' Pertama Sejak Idul Fitri

Kamis, 28 May 2020 20:35

Dukung Target Pengujian Massal, RS Lapangan BSMI akan Layani Uji Swab

Dukung Target Pengujian Massal, RS Lapangan BSMI akan Layani Uji Swab

Kamis, 28 May 2020 20:30

Peran penting Ketahanan Ekonomi Syariah di Tengah Pandemi

Peran penting Ketahanan Ekonomi Syariah di Tengah Pandemi

Kamis, 28 May 2020 20:17


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X