Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.168 views

Anomali BPIP dan Fokus Perjuangan Umat

 

Oleh:

Ainul Mizan,

Pemerhati politik

 

KEPALA BPIP yang baru dilantik, Yudian Wahyudi telah membuat gebrakan baru yang kontroversial. Menurutnya agama itu adalah musuh terbesar dari Pancasila (www.detik.com, 12 Februari 2020).

Secara logika, pernyataan Kepala BPIP tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Notabenenya bangsa Indonesia ini mayoritasnya beragama Islam. Artinya tudingan Kepala BPIP tersebut jelas ditujukan kepada Agama Islam.

Sesungguhnya menilai Ajaran Islam dengan melihat sebagian perilaku pemeluknya yang kebetulan tidak terpuji, adalah penilaian yang cacat. Ambil contoh, tatkala melihat ada seorang muslim yang mencuri, lantas Islam yang dicap buruk. Padahal ajaran Islam secara tegas melarang pencurian dan memberi sangsi yang keras atasnya. Alloh swt menyatakan dalam firmanNya yang artinya: "Laki - laki dan perempuan yang mencuri, maka potonglah tangan keduanya..."(Terjemah Surat al Maidah ayat 38).

Begitu pula isu terorisme dan radikalisme yang disasarkan pada Islam, seolah Islam yang memerintahkannya. Memang ada sebagian kelompok umat Islam yang menjadikan jihad (perang) sebagai metode mengubah keadaan yang tidak islami.

Munculnya aksi - aksi fisik yang dicap sebagai aksi teroris, hanyalah akibat. Sebabnya adalah kemiskinan, ketidak adilan hukum dan ekonomi yang terus menerus dialamatkan kepada Islam dan umatnya. Sebuah negara yang mengambil demokrasi dan ekonomi neoliberal telah melahirkan keterpurukan di segala bidang kehidupan. Inilah bentuk Terorisme Negara.

Padahal jika mau jujur mengkaji konsepsi Jihad dalam Islam, tentu tidak akan ada penilaian tidak adil terhadap Islam. Patut diketahui bahwa kemiskinan dan ketidak adilan juga dirasakan oleh semua orang. Akan tetapi tatkala yang melakukan aksi teror notabenenya non muslim, tidak lantas disebut sebagai aksi terorisme dan radikalisme. Sebagai contoh aksi IRA di Irlandia dan Tamil Tiger di India.

Di tengah kasus besar mega korupsi Jiwasraya, Asabri, suap terhadap komisioner KPU, tiba - tiba BPIP menuding agama sebagai musuh Pancasila. Apakah karena agama mengharamkan korupsi dan perbuatan curang lantas menjadi musuh Pancasila?

Ataukah pernyataan Yudian itu hanya pengalihan isu di tengah carut marutnya negeri ini? 100 hari pemerintahan Jokowi - Makruf yang dipandang banyak pihak tidak bermanfaat bagi bangsa dan negara, wacana omnibus law yang dikritik sebagai karpet merah imperialisme asing dan tercabiknya kedaulatan bangsa di Natuna.

Seharusnya BPIP bekerja untuk merumuskan solusi strategis guna menyelesaikan berbagai persoalan yang membelit bangsa dan negeri ini. BPIP mestinya mampu membumikan nilai – nilai Pancasila untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa dan negara. Bukan malah membuat kontroversial di tengah masyarakat. Pernyataan Kepala BPIP yang menjadikan agama sebagai musuh pancasila berpotensi memecah belah umat dan rakyat Indonesia.

Apakah gaji yang ratusan juta tersebut hanya untuk bekerja mengalihkan masyarakat dari berbagai persoalan nyata yang membelit bangsa dan negara. Jika demikian adanya, BPIP hanya menjadi sarana menghamburkan uang negara. Keberadaan BPIP tidak bermanfaat bagi perbaikan keadaan bangsa dan negara. Tentunya menjadi hal yang wajar bila ada tuntutan dari masyarakat Indonesia agar BPIP dibubarkan saja.

Sesungguhnya yang menjadi pangkal carut marutnya negeri ini bukan karena penerapan Islam. Justru sebaliknya karena penerapan ideologi kapitalisme sekulerisme.

Penyerahan SDA kepada asing, menumpuknya utang negara berbasis ribawi, upaya pelemahan pemberantasan korupsi dengan revisi UU KPK, penodaan dan penistaan agama oleh BuSuk, Ade Armando, Abu Janda, dan lainnya, serta semua kerusakan yang terjadi justru bertentangan dengan ajaran Islam. Tatkala Islam diterapkan tidak akan ada kerusakan sistemik sedemikian rupa.Jadi umat Islam tetap saja fokus pada agenda perjuangannya. Perjuangan untuk membebaskan Indonesia dari semua bentuk penjajahan.

Janganlah umat Islam salah fokus di dalam perjuangan ini. Ideologi Islam yang telah mampu mengobarkan perlawanan terhadap para penjajah hingga tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Umat harus tetap sadar bahwa ideologi kapitalisme dan komunisme akan selalu berusaha mengembalikan Indonesia berada di dalam cengkeramannya. Walhasil satu - satunya solusi yang bisa menyelamatkan bangsa dan negeri ini adalah dengan berpegang teguh dengan Islam dan ajarannya. Alasannya, karena hanya Islam satu - satunya ajaran dan ideologi yang mampu melawan dan menumbangkan kebrutalan ideologi penjajah, kapitalisme dan komunisme.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Mulai dari Rieke Pitaloka

Mulai dari Rieke Pitaloka

Senin, 13 Jul 2020 05:18

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Menlu Turki: Gencatan Senjata Libya Bergantung Pada Penarikan Pasukan Haftar

Ahad, 12 Jul 2020 21:45

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ini Dia aplikasi Sadap Whatsapp paling Laku di dunia

Ahad, 12 Jul 2020 21:25

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Zoom Training Rizki: Ini Rahasia Milyarder Tarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Ahad, 12 Jul 2020 21:22

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

QQ HEALING 11: Sembuhkan Sakit dengan 3 ilmu, Quran, Kedokteran dan Fisika Quantum

Ahad, 12 Jul 2020 21:15

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Muslim Bosnia Peringati 25 Tahun Pembantaian Sebrenica

Ahad, 12 Jul 2020 21:05

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

PBB: Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ahad, 12 Jul 2020 20:45

Erdogan Sebut Kebangkitan Hagia Shopia Membuka Jalan Untuk 'Pembebasan Masjid Al-Aqsa'

Erdogan Sebut Kebangkitan Hagia Shopia Membuka Jalan Untuk 'Pembebasan Masjid Al-Aqsa'

Ahad, 12 Jul 2020 20:25

Pejabat Bertekad Jaga Pancasila dari Rongrongan Komunis

Pejabat Bertekad Jaga Pancasila dari Rongrongan Komunis

Ahad, 12 Jul 2020 20:22

 Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Hagia Sophia dan Masa Depan Dunia Islam

Ahad, 12 Jul 2020 07:18

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Tes Swab Dikomersilkan, Jangan Taruhkan Nyawa Rakyat

Ahad, 12 Jul 2020 06:51

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

MUI: RUU HIP Berpotensi Berikan Jalan Bangkitnya PKI

Ahad, 12 Jul 2020 06:16

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Bangkit dan Bertahan di Tengah New Normal yang Tidak Normal

Ahad, 12 Jul 2020 05:56

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Sekum PP Muhammadiyah Ungkap Tiga Hikmah Idhul Adha Masa Pandemi

Ahad, 12 Jul 2020 05:35

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Anis Matta: Putin Berani Ubah Konstitusi Rusia untuk Atasi Krisis Global

Ahad, 12 Jul 2020 02:27

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

[VIDEO] KH Nonop Hanafi: Tolak RUU HIP, Tolak RUU PIP

Ahad, 12 Jul 2020 01:04

 Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Netty Aher: Gratiskan Rapid Test untuk Masyarakat Tidak Mampu

Sabtu, 11 Jul 2020 23:56

Mahasiswa Geruduk DPR,  Ah yang Bener?

Mahasiswa Geruduk DPR, Ah yang Bener?

Sabtu, 11 Jul 2020 22:50

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Kuwait Desak Warganya Tidak Bepergian ke Luar Negeri Saat Ini Karena Pandemi Virus Corona

Sabtu, 11 Jul 2020 21:35

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

MUI Keluarkan Fatwa Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 21:28


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X