Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.023 views

Analisa Rateka Lee Soal Acara Untukmu Indonesia

NAMA RatekaLee sempat mencuat pada 2014 silam. Ratake adalah netizen yang berhasil membongkar upaya kristenisasi di momen car free day Jakarta, 2 Nopember 2014. Hasil liputan video Ratake yang kemudian viral ini membelalakan mata banyak pihak perihal nyatanya kasus kristenisasi di Ibukota Negara.

Kini, acara Untukmu Indonesia: Berkarya Dalam Harmony tak luput dari perhatian Rateka. Dalam website rtkchannel.wixsite.com, Rateka menganalisa acara tersebut. Seperti apa?

 

=================

 

Mencurigai kegiatan bertajuk "Untukmu Indonesia: Berkarya Dalam Harmony" yang diadakan untuk menyambut Hari Tari Sedunia Sabtu (28/4) sebagai bagian dari upaya Kristenisasi publik tentunya bukan tanpa sebab. Sama seperti saat kami memutuskan untuk meliput kegiatan serupa tiga tahun lalu di Jakarta. 

Pertama, tema. Hampir dipastikan membawa semangat nasionalisme alias cinta Indonesia, disertai dengan pertunjukkan atau aksi kebudayaan dan seni. Juga pemecahan rekor ini-itu, pasar rakyat murah, pengobatan gratis, hingga berbagai macam door prize yang akan menarik banyak massa terutama dari kalangan menengah ke bawah sebagai target mereka. 

Kedua, desain. Meski kami akui desain flyer mereka kali ini nampak lebih baik ketimbang tiga tahun lalu, namun tetap saja bukan desain sekelas acara milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Apalagi lihat saja, menulis "harmoni" saja masih menggunakan "y" di belakang. Ketiga, simbol terselubung alias subliminal message. Coba perhatikan huruf "i" kedua pada kata "Indonesia" yang seolah dilambangkan dengan jantung terbelah, di mana bagian bawah dikelir dengan warna biru. 

Bisa dikatakan ini adalah simbol favorit mereka yang hampir hadir di setiap acara. Masalahnya, simbol ini sama sekali tidak mencerminkan nasionalisme karena merupakan lambang burung merpati, sebagai perwujudan Roh Kudus (Matius 3:16). Padahal kalo toh mau menggunakan lambang burung, mengapa tidak menggunakan burung Garuda? 

Tentu saja tim desain mereka tidak akan gegabah dalam mencantumkan logo, mengingat aksi mereka sebelumnya sudah kami pergoki sehingga harus lebih hati-hati dalam bergerak. Karena itu, lambang burung merpati yang sedang menukik ke bawah tersebut juga dapat dilihat atau diartikan sebagai tangan yang sedang menengadah. 

Tak percaya itu simbol burung merpati? Coba saja lihat kupon sembako yang dibagikan kepada masyarakat ini. Lalu apa hubungannya sembako dengan merpati? Atau nasionalisme dengan merpati?  

Keempat, siapa sih penyelenggara kegiatan gede-gedean ini? Coba saja Anda lihat pada salah satu flyer, tercantum akun Instagram mereka @untukmu.indonesia. Tapi ketika kami coba cari, akun tersebut tidak ada. Palingan yang namanya mirip-mirip saja. 

Kelima, viral-nya video kami tiga tahun lalu terbukti meningkatkan kepedulian masyarakat muslim Jakarta pada khususnya mengenai kegiatan sejenis, sehingga bisa Anda Googling dengan kata kunci "Forum Untukmu Indonesia" ada banyak sekali berita yang mengangkat kegiatan ini. Bahkan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta sampai harus memberikan klarifikasi.

Panitia acara hanya menekankan bahwa acara ini bebas dari atribut parpol, karena memang mereka bukan membawa bendera parpol, melainkan agama. Klarifikasi tersebut juga menjadi bukti kuat kecurigaan kami dan banyak pihak lainnya, termasuk Majelis Ulama Indonesia seperti dikutip dari VOA-Islam berikut ini. 

Ketua Komite Dakwah Khusus Majelis Ulama Indonesia (KDK MUI), Ustadz Abu Deedat Syihabuddin meminta umat Islam agar tidak menghadiri acara Untukmu Indonesia yang bakal digelar Sabtu (28/4/2018) di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. 

Menurut Ustadz Abu Deedat, acara tersebut adalah pemurtadan yang dikemas kegiatan sosial. Seperti diketahui pada acara yang digagas Forum Untukmu Indonesia ini akan ada pembagian sembako dan hadiah bagi masyarakat yang hadir. 

“Ya ini acara pemurtadan dilakukan kaum Nasrani yang dikemas acara sosial. Mereka mendompleng acara kebangsaan untuk misi pemurtadan,” ungkap Ustadz Abu Deedat kepada Voa Islam, Jumat (27/4/2018).

Ilustrasi merpati yang tertera pada kupon makan, sembako, dan hadiah adalah salah satu bukti yang paling sederhana bahwa acara tersebut ada misi pemurtadan. 

“Gambar merpati itu berarti ruh kudus. Dari sini saja sudah kebaca misi mereka,” jelas pakar kristologi ini. 

Dikatakan Ustadz Abu Deedat, pasar murah, pengobatan gratis, serta pembagian sembako adalah hal yang sering dijadikan topeng untuk misi tersembunyi pemurtadan.

Dengan banyaknya pemberitaan dan kritisnya masyarakat, bisa ditebak bahwa panitia acara kemungkinan akan mengubah beberapa acara agar lebih "halus" lagi sehingga kegiatan yang bebas dihadiri siapa saja termasuk mereka yang bertindak sebagai pengawas dari masyarakat tersebut tidak mudah mengidentifikasi jika memang benar ada proses Kristenisasi. 

Pertanyaan penutup dari kami; jika mereka memang benar dari kelompok agama tertentu, jika memang mereka benar berniat berbagi kepada sesama dalam rangka Paskah, lalu mengapa tidak terang-terangan saja? Mengapa harus menggunakan nama forum fiktif dengan membawa Indonesia? Seolah mereka yang menentang kegiatan ini adalah orang-orang yang tidak nasionalis.

Sekali lagi, mengapa harus terselubung jika memang tidak ada yang perlu ditutupi?

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Rabu, 05 Oct 2022 07:47

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 05 Oct 2022 07:41

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Rabu, 05 Oct 2022 05:38

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55


MUI

Must Read!
X