Tak Sekadar Silaturahmi, DDII Siapkan Peta Jalan Menuju Indonesia 2045Sabtu, 18 Apr 2026 20:00 |
|
Wamenhaj Dahnil Anzar Ungkap Tanggung Jawab dan Tugas Berat Petugas HajiSabtu, 18 Apr 2026 09:43 |
|
Cari Kerja Sampingan? Pendamping Proses Produk Halal Tawarkan Cuan Tanpa BatasJum'at, 17 Apr 2026 13:15 |
|
Di Silatnas Ormas Islam, Ustaz Zaitun Rasmin Dorong Kolaborasi Ulama dan UmaraKamis, 16 Apr 2026 20:11 |
|
Renungan Ayat: “Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam”Kamis, 16 Apr 2026 15:33 |
|
Trump Unggah Gambar AI Dirinya Dirangkul Yesus, Kecaman Belum SurutKamis, 16 Apr 2026 11:12 |
|
Charger Iman di Era Digital: Melembutkan Hati yang Mengeras dengan DzikirKamis, 16 Apr 2026 11:02 |
|
Ikhsan Abdullah “Semprot” Board of Peace: Gabung Bareng Israel, Indonesia Diminta Waspada!Kamis, 16 Apr 2026 07:53 |


Sebagai gantinya, lanjut Roni, migas dan SDA lainnya dikelola dengan sistem yang sejalan dengan religiusitas umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk negeri, yaitu syariah Islam. “Menurut syariah, migas harus dikelola oleh negara yang hasilnya diperuntukkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran seluruh rakyat!” pekiknya di depan sekitar seribu peserta aksi.
Maka HTI pun menyeru kepada umat Islam untuk lebih giat dalam perjuangan mewujudkan kehidupan Islam, yakni kehidupan yang di dalamnya diterapkan syariah Islam secara kaffah dalam naungan khilafah. “Hanya dengan cara itu kerahmatan Islam yang dijanjikan Allah SWT, termasuk pengelolaan SDA khususnya migas, insya Allah akan terwujud!” simpulnya.



