Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, Polisi Tetapkan 4 TersangkaJum'at, 14 Aug 2026 17:09 |

JAKARTA (Voa-Islam.com)- Perlakuan berat sebelah yang diterima umat Islam saat ini dinilai oleh Tim Pengacara Muslim (TPM) sebagai bentuk pergeseran hukum Indonesia. Menurut Ahcmad Michdan, Indonesia, sebagai contoh menangani tindakan yang diduga terorisme kerap menggunakan hukum dan politik internasional.
Sesuatu telah bergeser, terutama hukum Indonesia. Yang berat sebelah dengan memusuhi umat Islam. Seharusnya jangan ikuti hukum dan politik Internasional,” katanya di sela-sela menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan kemarin (04/05/2015), di gedung MUI, Jakarta.
Hukum yang seharusnya dijadikan barometer dari sebuah kejahatan, menurut Ahcmad Michdan kini telah beralihfungsi menjadi pembenci terhadap salah satu agama, terutama Islam. Akibat dari tindakan itu, agama Islam secara tidak langsung menurutnya telah didiskreditkan.
“Saat ini keyakinan agama didiskreditkan sebab ketidaksukaan. Seharusnya hukum itu dikehendaki sebagai barometer kejahatan,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mempertanyakan apa sebenarnya yang dimaksud tindakan terorisme hingga saat ini masih belum ada penjelasan yang terang. Kategori yang dimaksud tindakan teroris pun hingga saat ini belum ada. Sehingga, menurutnya terorisme yang kerap diartikan oleh aparat belum bisa dikategorikan sebagai tindakan teroris.
Sebagai contoh yang baru-baru ini terjadi di Aceh. Di mana pada waktu itu warga ditindak akibat diduga melakukan latihan militer karena terkait terorisme. Padahal pelatihan militer yang dilakukan oleh rakyat Aceh semata-mata hanya untuk melindungi daerah Aceh dari ancaman bahaya Asing.
Lain halnya, lanjutnya, jika memang telah diputuskan bahwa pelatihan militer untuk memberontak, maka hukum yang dipakai bukan UU Terorsime, melainkan UU Darurat.
“Misal di Aceh. Diduga ada tindakan terorisme karena mengadakan pelatihan militer tapi menggunakan UU Terorisme. Padahal pelatihan itu tidak ada sama sekali ada kaitannya dengan teroris. Harusnya gunakan UU Darurat,” katanya.
Akhirnya untuk rakyat Aceh pun dihimbau oleh Michdan agar jika ingin adakan pelatihan ,iliter ada baiknya tidak perlu bersembunyi. “Tidak perlu ngumpet-ngumpet. Kan latihan untuk membela Negara,” sarannya. (Robigusta Suryanto/Voa-Islam.com)
+Pasang iklan
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, Polisi Tetapkan 4 TersangkaJum'at, 14 Aug 2026 17:09 |
