![]() |
2 Nasihat Jelang RamadhanKamis, 27 Feb 2025 21:23 |
![]() |
Doa Masuk Malam 1 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Feb 2025 14:52 |

JAKARTA (voa-islam.com), Organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum setelah surat keputusan Kemenhum HAM mengeluarkan surat keputusan membubarkan ormas yang berdakwah soal khilafah itu. HTI melayangkan gugatan hukum terhadap surat keputusan itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Rencananya, PTUN akan keputusannya pada 7 Mei 2018 mendatang. Kuasa Hukum HTI mengaku sudah siap dengan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
"Bila HTI kalah kita akan melakukan perlawanan hukum kembali, setelah 14 Hari Putusan, kita akan mengajukan Banding, kalau kalah lagi, kita ajukan Kasasi, kalau masih kalah kita akan Peninjauan Kembali," kata Kuasa Hukum HTI, Iqbal dalam Diskusi Media 'Jelang Putusan PTUN: Masihkah Keadilan Berpihak Pada Islam? ' di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018).
Kendati demikian, Iqbal meyakini Majelis Hakim PTUN akan mengabulkan gugatan HTI kepada Kemenhum HAM. Alasannya karena, tim Hukum HTI mampu menjawab semua tudingan di Pengadilan.
"Prediksinya, berdasarkan bukti-bukti ada kemungkinan diterima, karena dalil-dalil tergugat banyak yang terbantahkan,"ujarnya.
Sedangkan persiapan untuk menang gugatan, Iqbal mengaku belum menentukan langkah apapun. Tapi, dia berencana mengusulkan untuk menggugat Perppu Ormas. "Seandainya HTI menang, belum ada langkah apapun, mungkin akan uji materi ke MK," ucapnya.
Senada dengannya, Ketua Umum DPP HTI, Ustadz Rohmat S Labib, meyakini Majelis hakim akan mengabulkan gugatan pihaknya, karena secara administrasi tidak ada bukti organisasinya melakukan pelanggaran.
"Kalau hakim mau jujur, tinggal baca surat Kemenhumham yang enggak disebutkan pasal pelanggarannya. Hakim bisa batalkan surat ini (Putusan Pembubaran). Karena ini bukan Pengadilan Umum yang mengadili ideologi, ini Pengadilan Tata Usaha Negara, tinggal liat saja suratnya, sudaj sesuai ketentuan hukum tidak?" tegasnya.
Hakim tinggal baca surat Kemenhum HAM, pasti sudah ada putusan enggak bisa bubarkan HTI, karena Kemenhum HAM membubarkan berdasarkan Perpu dan enggak ngasih alasan membubarkannya," ujar dia di Jakarta, Jumat (4/5/2018).
Labib juga mengkritik Perpu Ormas yang bisa membubarkan ormas tanpa melalui proses Pengadilan, tanpa panggilan dan tidak bisa memberikan hak jawab.
Apalagi, Perppu juga akan menjerat anggota ormas dengan hukuman 20 tahun penjara hingga seumur hidup. "Ini peraturan tidak rasional, apa negara siap memenjarakan jutaan orang selama puluhan tahun?" katanya. (bilal/voa-islam)
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
![]() |
2 Nasihat Jelang RamadhanKamis, 27 Feb 2025 21:23 |
![]() |
Doa Masuk Malam 1 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Feb 2025 14:52 |