Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.386 views

Riset CTIEF tentang Dana Haji

JAKARTA (voa-islam.com)--Gagal lagi gagal lagi. Sejak dunia dilanda pandemi Covid-19, dua kali berturut-turut Indonesia tak kunjung memberangkatkan jemaah haji ke tanah suci. Adalah tahun 2020 jemaah haji gagal diberangkatkan karena penyelenggaraan ibadah haji saat itu ditunda hingga batas waktu yang akan diumumkan.

Setahun berikutnya Kementerian Agama juga mengumumkan hal yang sama bahwa keberangkatan haji tahun 2021 dibatalkan. Seiring dengan batalnya pemberangkatan haji 2021, gosip miring tentang pengelolaan dana haji kembali mencuat di tengah publik. Bahwa dugaan "dana haji sudah tidak ada, habis digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur" menjadi salah satu isu yang cukup ramai belakangan ini.

Peneliti Senior Center of Theorizing on Islamic Economic and Finance (CTIEF), Arief Mufraini menilai carut marut opini publik yang berkaitan dengan dana haji terjadi karena adanya asymmetrical points of importence antara politisi (anggota dewan legislatif misalnya), eksekutor atau pemerintah (Kementerian Agama dan BPKH) dan calon jemaah haji atau masyarakat Muslim secara umum.

Menurutnya, walaupun semua telah bekerja keras menyajikan layanan dengan peran dan batasan kepentingannya masing-masing, asymmetrical points of importence antar-stakeholder pada setiap tahun penyelenggaraan merupakan sebuah keniscayaan. "Di sini akan banyak sekali opini yang perspektifnya berbeda beda. Hal ini juga yang mungkin membuat carut marut opini tentang pembatalan keberangkatan haji CTIEF Arief Mufraini dalam siaran pers, baru-baru ini. 

Dalam kepentingan calon jemaah, dana ini adalah bagian dari usaha mereka untuk ibadah. Maka kepentingannya adalah bagaimana mereka dapat menunaikan ibadah haji dengan aman, nyaman dan murah. Bagi penyelenggara negara, dana haji dipandang sebagai barang publik, karena itu membutuhkan aturan yang dapat menempatkannya dengan pas di tataran penyelenggaraan negara.

Sementara bagi para politisi dana haji ini memiliki tempat yang amat penting karena berkaitan dengan reputasi dan citra mereka serta partai pendukungnya di mata umat Islam yang merupakan mayoritas masyarakat Indonesia. Kepentingan ini yang kemudian menjadi dasar berbagai sikap dan kebijakan yang dikeluarkan regulator.

Dikatakan Arief, asymmetrical points of importence tersebut terjadi, pertama, karena adanya animo masyarakat yang ingin berhaji jauh lebih banyak dari porsi yang bisa berangkat setiap tahunnya. Dari sini ada asymmetrical points of importence yang terkait persoalan akad, berapa setoran yang harus dibayarkan, apakah half cost atau full cost dan sebagainya.

Kedua, ketika masa tunggu memanjang dan orang yang mendaftar haji semakin banyak, maka dana haji tentu akan semakin membesar. Ketika dana membesar, apa yang harus dilakukan dengan dana tersebut memunculkan asymmetrical points of importence. Di satu pihak, eksekutor berfikir mencari instrumen yang aman dan instrumen yang aman itu adalah instrumen pemerintah.

Namun sebaliknya masyarakat umum menganggapnya tidak menarik. Karena mungkin diasumsikan sebagai abuse of power. Sedangkan pengelola dana haji berpikirnya, bagaimana caranya mendapatkan imbal hasil yang baik dalam rangka memberikan layanan yang baik kepada jemaah. Karena setoran awal Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang ditetapkan undang- undang nyatanya hanya Rp 25.000.000.

Ketiga, undang-undang yang sudah ditetapkan dan kebiasaan lama yang menjadi bagian dari kebiasaan yang dilakukan untuk dana haji. Dari sini perspektif yang berkaitan dengan asymmetrical points of importence muncul terutama aspek keamaan, perbaikan layanan haji yang membutuhkan biaya besar meskipun ongkos haji tidak berubah.

Dalam hal ini penyelenggara negara berkepentingan menjaga dana itu tetap aman, sehingga secara tidak langsung dapat berfungsi sebagai penyangga ekonomi negara. Walaupun pada saat yang sama, dana tersebut memiliki potensi untuk memberikan dampak sistemik bagi keuangan negara bahkan stabilitas politik dan negara, jika tidak dikelola dengan profesional dan benar

Sementara bagi para politisi dana haji ini dianggap amat penting karena berkaitan dengan reputasi dan citra mereka serta partai pendukungnya di mata umat Islam yang merupakan mayoritas masyarakat Indonesia. "Kepentingan ini yang kemudian menjadi dasar sikap dan kebijakan yang dikeluarkan termasuk dalam hal penetapan setoran biaya haji pertahun dan tuntutan kepada penyelenggara haji untuk terus meningkatkan pelayanan,"pungkasnya.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
On Cam Sebagian dari Adab

On Cam Sebagian dari Adab

Sabtu, 24 Jul 2021 22:26

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Sabtu, 24 Jul 2021 21:55

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:26

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:25

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Sabtu, 24 Jul 2021 21:10

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Sabtu, 24 Jul 2021 20:06

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 24 Jul 2021 19:51

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Sabtu, 24 Jul 2021 19:07

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Sabtu, 24 Jul 2021 19:03

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Sabtu, 24 Jul 2021 18:51

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Sabtu, 24 Jul 2021 09:28

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Sabtu, 24 Jul 2021 08:26

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00


MUI

Must Read!
X