Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.840 views

Kakanwil Kemenag Sulsel Himbau Pasang Spanduk Selamat Nataru, MIUMI Aceh: Memalukan

ACEH (voa-islam.com) - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi Aceh Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA, mengecam dan menyayangkan terbitnya surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Selatan tentang himbauan untuk memasang spanduk ucapan selamat Natal dan Tahun Baru

"Mengecam dan menyayangkan tindakan Kakanwil Kemenag Sulawesi Selatan. Tindakan ini menyakiti perasaan umat Islam seluruh Indonesia dan membuat kegaduhan bangsa," katanya.

"Sangat memalukan dan mencoreng institusi Kementerian Agama (Kemenag). Belum pernah terjadi kasus seperti ini selama ini sejak didirikannya Kementerian Agama (Kemenag) yang sebelumnya bernama Departemen Agama (Depag) pada tahun 1946," lanjutnya seperti dalam keterangan tertulisnya kepada voa-islam.com, Rabu (15/12) kemarin.

Menurut Yusran yang juga Anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara, tindakan Kakanwil ini bertentangan dengan syariat Islam yang mengharamkan mengikuti aqidah dan ibadah orang-orang kafir, karena itu merupakan aqidah umat Islam.

"Himbauan tersebut merusak aqidah umat Islam. Tidak hanya merusak aqidah, namun juga bisa membatalkan keimanan dan keislaman seorang muslim," jelasnya.

"Tindakan ini juga bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Pancasila yang menjamin kebebasant beragama bagi setiap warga negara dan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan agamanya masing-masing," tambahnya.

Tindakan Kakanwil Kemenag ini lanjut Yusran terkesan memaksa seluruh bawahannya untuk berkeyakinan agama seperti dia. Karena, dia menghimbau atas nama atasan kepada bawahannya dan ini termasuk penyelewengan jabatan.

"Kasus seperti ini terjadi akibat pemahaman agama yang salah dan proyek moderasi agama yang diusung dan dipopulerkan oleh Kemenag di seluruh sekolah madrasah, pesantren dan perguruan tinggi seperti UIN dan lainnya di bawah kemenag di seluruh Indonesia," ungkapnya

"Mengklaim bahwa moderasi agama merupakan ajaran Islam yaitu ajaran wasathiyyah adalah suatu kekeliruan. Karena, konsep moderasi agama ini berbeda dengan konsep wasathiyyah dalam Islam. Konsep wasathiyyah dalam Islam tidak bisa dimaknakan dengan moderasi beragama seperti yang diusung dan dipopulerkan oleh Kemenag dengan membolehkan mengikuti aqidah dan ibadah agama lain. Konsep moderasi agama ini justru melahirkan pemahaman sesat liberalisme dan pluralisme agama," ujarnya.

Menurut Yusran yang juga Doktor Ushul Fiqh jebolan International Islamic University Malaysia (IIUM) ini, al-Wasathiyyah dalam Islam bermakna sikap mu'tadil (pertengahan), antara ifrath (berlebihan) dan tafrith (menyepelekan) yang dilarang keduanya dalam agama.

Wasthiyyah lanjut Yusran juga bermakna bersikap i'tidal (lurus dan benar) dengan tauhid dan aqidah yang benar dari Alquran dan As-Sunnah, tidak menyimpang ke kanan (paham sesat ekstrim kanan dan tidak pula menyimpang ke kiri (paham sesat ekstrim kiri).

"Selain itu, wasathiyah bermakna sikap tawazun (keseimbangan), antara urusan dunia dan ibadah, jasmani dan rohani, lahiriah dan bathiniah. Inilah makna prinsip al-wasathiyah dalam Islam yang benar sesuai dengan dalil Alquran dan As-Sunnah serta penjelasan para ulama, bukan bermakna moderasi agama seperti yang ditawarkan dan dipopulerkan oleh Barat dan pengikut mereka dari kalangan liberalis dan pluralisme," paparnya.

"Jadi, sikap radikal, ekstrim, liberal (tidak terikat dengan agama), pluralis (mengganggap semua agama sama benar), dan ghuluw (berlebihan/melampaui batas) itu bertentangan dengam prinsip al-wasthiyyah yang diajarkan dalam Islam. Maka toleransi agama dengan mengikuti aqidah dan ibadah agama lain seperti mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru atau memcampur adukkan aqidah dan ibadah Islam dengan agama lain itu bertentangan dengan Islam. Dengan kata lain, ini ajaran sesat liberalisme dan pluralisme beragama," tuturnya.

Toleransi beragama yang membolehkan mengikuti aqidah dan ibadah agama lain menurut Yusran adalah toleransi yang keblablasan dan bertentangan dengan syariat Islam. Menurutnya lagi toleransi seperti ini merusak aqidah Islam, bahkan bisa membatalkan keimanan dan keislaman seorang muslim.

"Islam mengajarkan toleransi dalam beragama. Toleransi beragama dalam islam hanya berlaku tetbatas dalam masalah muamalat (sosial) dan dunia. Adapun masalah ibadah dan aqidah, maka tidak ada boleh mengikuti agama lain dan tidak boleh mencampurakan dengan agama lain," pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Senin, 06 Feb 2023 10:23

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Ahad, 05 Feb 2023 21:48

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Ahad, 05 Feb 2023 20:29

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Ahad, 05 Feb 2023 15:55

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Ahad, 05 Feb 2023 13:22

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Ahad, 05 Feb 2023 09:20

Pakistan Blokir Wikipedia Karena 'Konten Menghujat'

Pakistan Blokir Wikipedia Karena 'Konten Menghujat'

Sabtu, 04 Feb 2023 21:15

Wapres: Aneh Bila Ada Larangan Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Wapres: Aneh Bila Ada Larangan Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Sabtu, 04 Feb 2023 20:50

Tahanan Wanita Palestina Disiksa Dan Dilecehkan Oleh Penjaga Penjara Israel

Tahanan Wanita Palestina Disiksa Dan Dilecehkan Oleh Penjaga Penjara Israel

Sabtu, 04 Feb 2023 20:35

Pakistan Akan Minta Pemimpin Taliban Hibtaullah Akhundzada Kendalikan Para Militan Di Pakistan

Pakistan Akan Minta Pemimpin Taliban Hibtaullah Akhundzada Kendalikan Para Militan Di Pakistan

Sabtu, 04 Feb 2023 17:36

Palestina Juga Punya Hak Membela Diri

Palestina Juga Punya Hak Membela Diri

Sabtu, 04 Feb 2023 16:45

Türki Tarik Mundur Pasukan dari Pos Pemeriksaan di Jalan Raya M4 Suriah

Türki Tarik Mundur Pasukan dari Pos Pemeriksaan di Jalan Raya M4 Suriah

Sabtu, 04 Feb 2023 12:12

Anggota Komisi VIII DPR Tolak Kenaikan Biaya Haji Karena Memberatkan

Anggota Komisi VIII DPR Tolak Kenaikan Biaya Haji Karena Memberatkan

Jum'at, 03 Feb 2023 21:25

Jangan Jadi Kader Penjilat

Jangan Jadi Kader Penjilat

Jum'at, 03 Feb 2023 21:12

Sabtu - Senin Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1444 H

Sabtu - Senin Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1444 H

Jum'at, 03 Feb 2023 20:37

Brigade Al-Qassam Gunakan Rudal Darat Ke Udara Untuk Hadapi Serangan Udara Israel Di Gaza

Brigade Al-Qassam Gunakan Rudal Darat Ke Udara Untuk Hadapi Serangan Udara Israel Di Gaza

Jum'at, 03 Feb 2023 17:45


MUI

Must Read!
X