Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.854 views

Target Israel adalah Ethnic Cleansing di Jerusalem

 

Oleh:

Asyari Usman || Wartawan Senior

 

PEMIMPIN Yahudi zionis, Benjamin Netanyahu, sedang melakukan pembersihan suku atau “ethnic cleansing” (EC) di Jerusalem. Tujuannya, agar kota yang dulunya mayoritas dihuni oleh warga Arab-Muslim, hanya akan dihuni oleh orang-orang Yahudi –khususnya Yahudi zionis.

Jerusalem mau dijadikan “pure Jewish city”. Murni kota Yahudi. Tidak ada lagi etnis lain, khususnya etnis Arab.

Anggota legislatif Palestina, Dr Hanan Ashrawi, dan para pengamat serta wartawan Palestina melihat taktik pemerintah ekstremis-sadis Netanyahu jelas ke arah EC. Secara bertahap, sedikit demi sedikit, Netanyahu merampas properti (tanah dan rumah) warga Arab. Mereka diusir paksa. Belakangan ini dengan teror serangan udara.

Masyarakat internasional tak berkutik. Amerika Serikat (AS) diam saja. Begitu juga Uni Eropa. Bahkan membiarkan Netanyahu membunuhi warga Arab sejak sebelum Ramadhan hingga akhir bulan suci baru lalu. Semua mereka bisa “memahami” tindakan kejam Israel.

Mengapa Israel zionis melakukan EC? Sebab, dalam pandangan mereka, satu-satunya cara untuk menjamin keamanan dan ketenteraman warga Yahudi di Jerusalem, atau umumnya di seluruh pelosok yang dirampas dari Palestina, adalah dengan menyingkirkan warga Arab.

Mengapa Israel berani melakukan itu? Karena mereka didukung oleh AS. Sudah sejak 14 Mei 2018, tepat 70 tahun permulaan perampasan tanah Palestina oleh Yahudi zionis, AS menunjukkan dukungan simbolis terhadap EC. Yaitu, dengan memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Jerusalem.

Mungkinkah EC sukses? Tergantung konstelasi politik domestik di Israel dan sikap negara-negara pelindung mereka. Di dalam negeri, masih ada kelompok Yahudi yang menentang EC. Tetapi, suara mereka sangat rentan. Dan Netanyahu tahu bagaimana cara membungkam kelompok Yahudi yang menentang itu. Yaitu, memprovokasi warga Arab-Muslim di Jerusalem melalui perampasan rumah-tanah mereka dengan cara teror.

Bagaimana dengan konstelasi internasional? Dijamin 100% mendukung Israel zionis merampas tanah-rumah warga Arab. AS, Inggris, Prancis selalu memihak Israel.

Perampasan pasti akan dilawan. Ketika perlawanan berskalasi, pemerintah Israel tinggal menunjukkan kepada kelompok Yahudi penentang EC bahwa orang Arab-Muslim pasti akan membuat keonaran terus.

Dan cara ini selalu efektif. Sebagai contoh, sekarang ini pemimpin oposisi, Yair Lapid, mendukung Netanyahu dalam menghadapi Hamas. Sebelumnya, Lapid disebut-sebut berpeluang membentuk pemerintahan setelah hasil pemilu legislatif Israel berakhir tanpa partai mayoritas.

Dalam perang dengan Hamas saat ini, Netanyahu bersumpah akan melanjutkan gempuran sampai tidak lagi diperlukan. Taktik ini sangat manjur. Netanyahu dinilai bisa dipercaya melindungi rakyat Israel.

Begitulah seterusnya. Netanyahu atau pemimpin ekstremis lainnya akan selalu memanfaatkan provokasi sebagai cara untuk mencapai EC di Jerusalem. Hampir pasti, setelah konflik yang ada ini mereda, mereka akan kembali merampas rumah-tanah warga Arab-Muslim. Begitu terjadi kerusuhan akibat perampasan, Israel akan gunakan serangan militer berkekuatan penuh dengan dalih untuk melumpuhkan Hamas.

Jadi, polanya adalah: provokasi sambil rampas rumah Arab-Muslim, Begitu terusir akan muncul perlawanan. Hamas ikut melawan. Setelah Hamas menyerang, pemerintah ekstremis Israel membalas. Netanyahu atau siapa pun yang berhaluan kejam, akan didukung.

Inilah cara merampas sambil mempertahankan kekuasaan.

Berapa lama Yahudi zionis bisa merampungkan EC di Jerusalem? Dari 920,000 total penduduk kota ini, hampir 350,000 warga Arab (37%). Relatif cukup besar. Kelihatannya, perlu waktu panjang untuk mengusir semua warga Arab dari kota itu. Mungkin perlu ratusan kali lagi perang dengan Hamas sebelum EC tuntas.

Atau, tidak akan pernah tuntas. Bisa saja ada skenario tak terduga yang akan terjadi.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Penyanyi Terkenal AS John Legend Kecam Israel Terkait Perlakuan Buruk Terhadap Tahanan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 17:30

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

BPIP Makin Boros: Bubarkan!

Rabu, 22 Sep 2021 17:23

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Jajak Pendapat: 80% Warga Palestina Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Sep 2021 16:21

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Sepuluh Tips Agar Anak Terbiasa Hidup Bersih

Rabu, 22 Sep 2021 13:21

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

Rabu, 22 Sep 2021 12:48

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud,  Harus Tepat Sasaran

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Harus Tepat Sasaran

Rabu, 22 Sep 2021 10:36

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Kekerasan kepada Dai Kembali Terulang, Dewan Da'wah: Seperti Ada Pola Sistemik

Rabu, 22 Sep 2021 02:39

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Luhut Kembali Didapuk Tugas Baru, Bukhori: Presiden Kurang Percaya dengan Menteri dari Parpol

Selasa, 21 Sep 2021 23:51

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center Persis

Selasa, 21 Sep 2021 23:28

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Stop Wasting Time, Berantas Separatisme Sekarang Juga!

Selasa, 21 Sep 2021 23:17

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Hampir 200 Organisasi HAM Desak Perlindungan Untuk 6 Pejuang Palestina Yang Ditangkap Kembali Israe

Selasa, 21 Sep 2021 22:29

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte

Selasa, 21 Sep 2021 22:18

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

PON XX Dihelat di Papua, Legislator Minta Pemerintah Jamin Keamanan

Selasa, 21 Sep 2021 22:08

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08


MUI

Must Read!
X