Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.874 views

Jangan Samakan Halal dengan Haram

 

Oleh:

Keni Rahayu || Aktivis Dakwah Milenial

 

MENINGGALNYA mahasiswi di atas pusara sang ayah meninggalkan banyak cerita. Di antaranya adalah para aktivis feminis bergejolak bak pahlawan kesiangan. Bisa ditebak, ujung-ujungnya Permendikbud 30 yang disodorkan. Ujung-ujungnya RUU TPKS minta disahkan. Seolah-olah, tidak ada solusi lain yang layak diperjuangkan.

Sebagai muslim, harusnya kita teliti. Perlu kita telaah lagi apa isi dua instrumen hukum ini. Kekerasan seksual, tentu saja tidak ada yang ingini. Bukan selesai, konsen yang ditawarkan di sini malah menyajikan jalan seks bebas mengurai.

Kan sudah jelas, dalam Islam jangan dekati zina. Allah sudah sampaikan di surat cinta-Nya. Bahwa mendekati saja tidak boleh, apa lagi berzina. Tidak semua pacaran pasti berzina, tapi pacaran bisa menjadi jalan mencapainya. Bukan hanya bisa, tapi sangat bisa. Itulah mengapa pacaran haram. Karena tidak ada aktivitas pacaran yang tidak melanggar syariat pencipta. 

Lebih spesifik lagi, dalam kasus mbak NW dan mas R diawali oleh pacaran. Meski memang mbak NW dijebak. Ketulusannya dinodai dengan kebiadaban mas R memberinya obat tidur lalu disetubuhi. Pemberian obat ini dilakukan di penginapan. Pertanyaannya, kalau tidak pacaran, apakah seorang perempuan mau diajak lelaki asing ke penginapan? Sejatinya, inilah hikmah agung di balik syariat haramnya berpacaran. 

Allah tahu ke mana arah interaksi dua anak adam berlawan jenis. Lebih-lebih mereka berduaan. Pergi ke hotel. Bercengkrama haha hihi. Apa lagi ending-nya kalau bukan ke arah sana? Allah paham betul bagaimana rasa yang membuncah pada kaum adam. Rasa itu jika difasilitasi dengan pacaran, semakin lama semakin meledak dan butuh pemuasan. Maka sejak awal, Allah telah haramkan pacaran. Pintu gerbang kemaksiatan ditutup. Allah bermaksud menghindari interaksi intim di tahap setelah pacaran tersebut.

Maka wajar jika muslim hari ini menyatakan, "mencegah kekerasan seksual diawali dengan tidak melakukan hubungan intens dengan lawan jenis di luar pernikahan". Termasuk di dalamnya adalah pacaran. Lucunya, para aktivis pro feminis mengatakan, "jika mencegah kekerasan dalam pacaran adalah dengan tidak pacaran, maka mencegah kekerasan rumah tangga adalah dengan tidak melakukan pernikahan". Begitu katanya.

Dengan lantang kukatakan. Ya gak gitu, Bambang! Pacaran itu haram. Menikah itu halal. Jangan samakan yang halal dan yang haram. Kekerasan seksual dalam pernikahan jelas berbeda penanganannya dengan kekerasan seksual dalam pacaran.

Pernikahan menjadi wadah mulia bagi setiap insan dalam menyalurkan kebutuhan nalurinya. Ia bersifat sakral dan agung. Begitulah Allah mensyariatkan pernikahan. Maka jika terjadi penyelewengan dalam hal pernikahan, maka yang perlu dibenahi adalah individunya bukan syariat pernikahannya. Hal ini tidak sama dengan hubungan bernama pacaran. 

Pacaran bukan wadah yang diakui Allah bagi manusia merealisasikan nalurinya. Ketika ada dorongan seksual, manusia diharamkan mengambil jalan pacaran. Karena asas pacaran itu rapuh. Komitmen dan kepercayaan dua belah pihak terlalu omong kosong jika dijadikan landasan sebuah hubungan. Maka di sini yang salah ya pacarannya itu sendiri. Sebaik-baik pelaku pacaran, tetap saja tidak mengubah hukum pacaran menjadi halal. Halal haram adalah aturan baku yang mesti dipenuhi seorang muslim. 

Lagian, suka banget sih nawar-nawar syariat. Kalau beneran mau mencegah kekerasan seksual, cegah jalan menuju zinanya. Bukan sekadar mencegah zina yang tidak mendapat konsen. Kalau ditelaah, Permendikbud 30 malah membuka lebar jalan pengulangan kisah mbak NW dan mas R. Sebab sejatinya aktivitas seksual difasilitasi atas nama konsen. Jika kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan, sudah kepalang basah. Mau nyalahin maling tapi pager rumah gak pernah dikunci. Lha piye to? Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Saudi Tangkap 15 Orang Terkait Penipuan Layanan Haji

Saudi Tangkap 15 Orang Terkait Penipuan Layanan Haji

Kamis, 30 Jun 2022 21:15

Israel Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Dengan Faksi Perlawanan Palestina

Israel Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Dengan Faksi Perlawanan Palestina

Kamis, 30 Jun 2022 21:00

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek

Tren Wanita Bergaya Rambut Pendek

Kamis, 30 Jun 2022 20:28

Anggota Islamic State Pelaku Serangan Di Paris Tahun 2015, Salah Abdeslam Divonis Seumur Hidup

Anggota Islamic State Pelaku Serangan Di Paris Tahun 2015, Salah Abdeslam Divonis Seumur Hidup

Kamis, 30 Jun 2022 20:10

Jadwal Hari Raya Idul Adha 1443 H Berbeda, Ketua MUI Imbau Umat Tetap Jaga Persatuan

Jadwal Hari Raya Idul Adha 1443 H Berbeda, Ketua MUI Imbau Umat Tetap Jaga Persatuan

Kamis, 30 Jun 2022 14:30

Kisah Ustaz Amin Djamaluddin, Skakmat Majelis Hakim Kasus Ahmadiyah

Kisah Ustaz Amin Djamaluddin, Skakmat Majelis Hakim Kasus Ahmadiyah

Kamis, 30 Jun 2022 11:25

Apa Masalahnya Perempuan Bekerja?

Apa Masalahnya Perempuan Bekerja?

Kamis, 30 Jun 2022 10:29

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

Kamis, 30 Jun 2022 09:47

Timnas Israel ke Indonesia, PW KB PII Sumut Bandingkan dengan Boikot Sepak Bola Rusia oleh Barat

Timnas Israel ke Indonesia, PW KB PII Sumut Bandingkan dengan Boikot Sepak Bola Rusia oleh Barat

Kamis, 30 Jun 2022 09:22

Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Kemenag Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Rabu, 29 Jun 2022 21:11

Kasus Holywings, HNW Apresiasi Gubernur Anies dan Kepolisian

Kasus Holywings, HNW Apresiasi Gubernur Anies dan Kepolisian

Rabu, 29 Jun 2022 19:39

KISDI Tolak Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia

KISDI Tolak Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia

Rabu, 29 Jun 2022 19:29

Presiden Ukraina Sebut Vladimir Putin Telah Menjadi 'Teroris' Yang Memimpin 'Negara Teroris'

Presiden Ukraina Sebut Vladimir Putin Telah Menjadi 'Teroris' Yang Memimpin 'Negara Teroris'

Rabu, 29 Jun 2022 19:15

Terlihat Hilal Dzulhijjah, Apa Doanya?

Terlihat Hilal Dzulhijjah, Apa Doanya?

Rabu, 29 Jun 2022 16:32

Dukung Anies Tutup Holywings

Dukung Anies Tutup Holywings

Rabu, 29 Jun 2022 16:22

Waduh, Pancasila yang Mana Mas Ganjar?

Waduh, Pancasila yang Mana Mas Ganjar?

Rabu, 29 Jun 2022 13:28

Tokoh Pesantren Minta Pemkot Bekasi Evaluasi Holywings dan Kafe Sejenis

Tokoh Pesantren Minta Pemkot Bekasi Evaluasi Holywings dan Kafe Sejenis

Rabu, 29 Jun 2022 11:55

Dua Puluh Persen Adalah Kejahatan Politik

Dua Puluh Persen Adalah Kejahatan Politik

Rabu, 29 Jun 2022 11:47

Percepatan Sertifikasi Halal Butuh Sinergi Daerah

Percepatan Sertifikasi Halal Butuh Sinergi Daerah

Selasa, 28 Jun 2022 22:27

Masih Mungkinkah Prabowo Subianto Menjadi Presiden?

Masih Mungkinkah Prabowo Subianto Menjadi Presiden?

Selasa, 28 Jun 2022 21:51


MUI

Must Read!
X