Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.782 views

Larangan Mudik: Serba Dilarang Bukan Solusi Selesaikan Pandemi

 

Oleh:

Diyaa Aaisyah Salmaa || Mahasiswa MM UMY

 

“Perlakuan paling konyol yang sering diterima sejarah adalah manusia tak pernah mau belajar darinya.” (G. W. F. Hegel)

 

PEMERINTAH melarang mudik tahun ini. Larangan ini berlaku untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI- Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, hingga ke tataran masyarakat umum dan berlaku pada 6-17 Mei 2021 (liputan6.com, 28/03/2021).

Keputusan ini ditetapkan setelah Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan sejumlah menteri dan lembaga terkait. Sementara, aturan mengenai sanksi pelanggaran dari larangan mudik masih digodok oleh kementrian dan lembaga terkait.

Di sisi lain, ahli berpendapat bahwa pelarangan tersebut hanya dapat berjalan efektif jika pemerintah mengaturnya dalam Peraturan Presiden (Perpres) sehingga memiliki kekuatan hukum yang kuat. Mengingat bahwa berdasarkan data empiris, lonjakan angka penularan Covid-19 selalu meningkat secara signifikan setiap kali liburan panjang usai.

 

Berdampak Pada Ekonomi Rakyat

Dampak negatif menghantui para pelaku bisnis di daerah, pariwisata, perhotelan, dan transportasi. Kebijakan pemerintah melarang mudik akan memberikan dampak pada penurunan tingkat konsumsi masyarakat. Terlebih lagi adanya trend di masa pandemi yang menunjukkan masyarakat lebih memilih menabung daripada menghabiskannya untuk berbelanja. Kalau pun terjadi peningkatan konsumsi masyarakat setelah pelarangan mudik berakhir, maka jumlahnya tidak akan sebesar konsumsi sebelum pandemi Covid-19. Keadaan ini memaksa pelaku bisnis berpikir keras dalam mengelola usahanya tatkala masyarakat lebih memilih menahan uangnya daripada berbelanja.

 

Serba Dilarang Bukanlah Solusi

Masyarakat kian lama kian menerima banyak larangan. Sedihnya, berbagai larangan tersebut tidaklah menghasilkan hasil dalam sekejab mata. Larangan yang ada hanyalah bersifat menekan penyebaran Covid-19 pada satu waktu, bukan menghentikan.

Di saat bersamaan masyarakat menghadapi keadaan yang sulit antara “sekarat karena Covid-19” atau “sekarat karena tidak memiliki uang”. Hal yang wajar dalam sistem kapitalisme. Sistem kapitalisme menuntut masyarakat untuk “mandiri” menghadapi persoalan yang ada sekaligus menurunkan sensibilitas negara dalam mengurus persoalan masyarakat.

Adapun dalam penanganan pandemi, sistem kapitalisme bertumpu pada Herd Immunity dan vaksinasi pada masyarakat sebagai solusi menghentikan pandemi. Namun sayangnya, sejarah membuktikan bahwa Herd Immunity dan vaksinasi membutuhkan puluhan hingga ratusan tahun untuk dapat memberantas virus.

Beberapa diantara kasus penanganan wabah dengan vaksin tertuang dalam sejarah adalah vaksin polio dan vaksin cacar. Vaksin polio telah ada sekitar 66 tahun yang lalu, namun wabah polio masih belum tuntas hingga saat ini. Kemudian vaksin cacar, sejak Edward Jenner menemukan vaksin cacar pada tahun 1796, tercatat kasus cacar terakhir terjadi pada tahun 1978, yang artinya membutuhkan watu sekitar 200 tahun.

 

Belajar dari Sejarah Peradaban Islam

Berbeda dengan sejarah peradaban Islam, ternyata peradaban tersebut dapat menyelesaikan wabah dalam waktu rata-rata 1 tahun bahkan tanpa adanya vaksin dan kelumpuhan ekonomi.

Luar biasanya lagi, penanganan wabah yang cepat ini tetap memperhatikan pengayoman dan kecukupan keperluan masyarakat di daerah wabah. Dalam menangani wabah, manajemen Islam bertindak cepat untuk mengidentifikasi wilayah wabah dan memisahkan wilayah tersebut dengan wilayah aman dengan karantina wilayah.

Segala aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah wabah dibatasi dan kecukupan kebutuhan obat dan logistik di wilayah wabah menjadi tanggungjawab penuh pemerintah, sehingga masyarakat di wilayah wabah dapat fokus menyembuhkan diri tanpa mengahapi dilema harus mencukupi kebutuhan hidup.

Di saat wilayah wabah fokus untuk menyembuhkan diri, wilayah yang tidak terjangkiti wabah tetap beraktivitas seperti biasa dalam menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi.

Tentu penerapan mekanisme penanganan wabah tersebut dibarengi dengan integrasi sistem politik dan ekonomi Islam sehingga menghasilkan negara yang memiliki sensibilitas tinggi, kuat dalam menopang kehidupan negeri dan menghasilkan catatan sejarah yang menakjubkan. Sungguh sebuah metode yang luar biasa dan patut dipelajari untuk ditiru dari sejarah peradaban Islam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Selasa, 11 May 2021 22:46

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Selasa, 11 May 2021 22:35

Anakku Investasi Akhiratku

Anakku Investasi Akhiratku

Selasa, 11 May 2021 22:32

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Selasa, 11 May 2021 22:20

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Selasa, 11 May 2021 22:19

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Selasa, 11 May 2021 22:05

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Selasa, 11 May 2021 22:05

HNW Ingatkan Pentingnya Jokowi Hadirkan Langkah Kongkret untuk Palestina

HNW Ingatkan Pentingnya Jokowi Hadirkan Langkah Kongkret untuk Palestina

Selasa, 11 May 2021 21:58

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021

Selasa, 11 May 2021 21:47

Hamas Bersumpah Lanjutkan Serangan Roket Jika Israel Tidak Hentikan Agresi Di Yerusalem Dan Al-Aqsa

Hamas Bersumpah Lanjutkan Serangan Roket Jika Israel Tidak Hentikan Agresi Di Yerusalem Dan Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 21:45

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Selasa, 11 May 2021 21:43

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama

Selasa, 11 May 2021 21:11

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Selasa, 11 May 2021 17:01

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Selasa, 11 May 2021 16:57

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Selasa, 11 May 2021 16:45

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

Selasa, 11 May 2021 16:39

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Selasa, 11 May 2021 16:24

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Selasa, 11 May 2021 16:11

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Partai Ummat Mengajak Umat Islam Bersatu

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Partai Ummat Mengajak Umat Islam Bersatu

Selasa, 11 May 2021 16:08

Aksi Solidaritas Umat Muslim Indonesia untuk Palestina dan Bela Masjid Al-Aqsa

Aksi Solidaritas Umat Muslim Indonesia untuk Palestina dan Bela Masjid Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 12:38


MUI

Must Read!
X