Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.181 views

Tolak Banding 'Penjagal Bosnia', Pengadilan PBB Kukuhkan Vonis Ratko Mladic Atas Genosida

DEN HAAG, BELANDA (voa-islam.com) - Hakim kejahatan perang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengukuhkan hukuman genosida dan hukuman seumur hidup terhadap mantan komandan militer Serbia Bosnia Ratko Mladic, yang dikenal sebagai “Penjagal Bosnia.”

Putusan tersebut, yang bersifat final dan tidak dapat diajukan banding, dikeluarkan oleh lima hakim di Mekanisme Residual Internasional PBB untuk Pengadilan Kriminal di Den Haag pada hari Selasa (8/6/2021).

Ruang sidang, yang dipimpin oleh Hakim Ketua Prisca Matimba Nyambe dari Zambia, menguatkan vonis Mladic yang berusia 78 tahun dan mengukuhkan hukuman seumur hidup atas perannya dalam genosida di Srebrenica, pengepungan Sarajevo, dan kejahatan lainnya selama perang Bosnia dari tahun 1992 hingga 1995.

Nyambe mengatakan pengadilan menolak banding Mladic "secara keseluruhan," dan juga menolak banding oleh jaksa penuntutnya atas pembebasan Mladic atas tuduhan terkait dengan pembersihan etnis di awal perang.

Para hakim memutuskan bahwa Mladic memiliki peran yang sangat penting dalam genosida karena ia mengendalikan unit militer dan polisi yang terlibat dalam penangkapan dan pembantaian tersebut.

“Tindakan terdakwa sangat berperan dalam melakukan kejahatan sehingga tanpa mereka, kejahatan tidak akan dilakukan sebagaimana adanya,” pengadilan menemukan.

Mladic awalnya dihukum oleh pengadilan Den Haag pada tahun 2017 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena perannya sebagai komandan militer Serbia Bosnia selama perang di Bosnia, tetapi mengajukan banding atas putusan tersebut.

Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet memuji putusan pada hari Selasa, dengan mengatakan bahwa keputusan akhir Mladic berarti sistem peradilan internasional telah meminta pertanggungjawabannya.

"Kejahatan Mladic adalah puncak kebencian yang menjijikkan yang dipicu untuk keuntungan politik," kata Bachelet dalam sebuah pernyataan. "Keputusan hari ini adalah tentang tanggung jawab pribadinya atas tindakannya yang mengerikan, bukan tentang hukuman kolektif atau pembagian kesalahan kepada komunitas tertentu."

Mladic, yang menghabiskan satu dekade dalam pelarian sebelum penangkapannya pada tahun 2011, dihukum karena satu tuduhan genosida atas pembantaian beberapa ribu pria dan anak laki-laki Muslim pada tahun 1995, tindakan pertumpahan darah terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Pada 11 Juli 1995, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Mladic menyerbu Srebrenica, yang telah dinyatakan sebagai "zona aman" oleh PBB dan dilindungi oleh pasukan penjaga perdamaian Belanda yang bersenjata ringan.

Pasukan Mladic mengirim wanita dan anak-anak pergi dan menangkap serta mengeksekusi pria dan anak laki-laki.

Dalam waktu kurang dari dua minggu, pasukan Serbia secara sistematis membunuh lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia dan mengubur tubuh mereka di banyak kuburan massal dalam upaya untuk menyembunyikan kejahatan mereka.

Hampir 7.000 dari mereka yang tewas telah ditemukan dan diidentifikasi, tetapi sekitar 1.000 lainnya masih hilang. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56


MUI

Must Read!
X

Kamis, 23/09/2021 07:59

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya