Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.850 views

Kelompok Pejuang Rohingya ARSA Bantah Terlibat Pembunuhan Intelijen Bangladesh

DHAKA, BANGLADESH (voa-islam.com) - Kelompok pejuang Rohingya ARSA pada hari Jum'at (2/12/2022) membantah tuduhan Dhaka bahwa mereka membunuh seorang perwira intelijen militer Bangladesh bulan lalu, dengan mengatakan dia tewas dalam baku tembak antara pasukan Myanmar dan Bangladesh.

Pejabat di negara Asia Selatan mengatakan bahwa petugas Rizwan Rushdie dan seorang wanita Rohingya dibunuh oleh tersangka anggota Tentara Penyelamat Rohingya Arakan pada 14 November selama operasi kontra-narkoba di tanah tak bertuan dekat perbatasan dengan Myanmar.

Ini "bukan [sebuah] laporan akurat tentang insiden itu," kata ARSA dalam sebuah pernyataan.

“Kami kemudian memperoleh bukti audio visual dari insiden tersebut. Kami ingin mengklarifikasi bahwa terjadi baku tembak antara pasukan Bangladesh dan Burma, di mana nyawa seorang ibu muda yang tidak bersalah, setelah 11 hari melahirkan, hilang dan banyak lainnya terluka,” tambah ARSA.

Pada hari Jum'at, ARSA mengatakan, “kegiatan kami dibatasi dalam batas politik Burma.”

BenarNews menghubungi Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan Kamal untuk komentar tentang pernyataan ARSA pada hari Jum'at, tetapi dia menolak, merukuk pada Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) atau polisi untuk komentar mereka.

BGB tidak menerima telepon, sementara bagian komunikasi militer tidak segera berkomentar.

BenarNews juga menghubungi petugas di kantor polisi di distrik  Naikhangchhari di mana seorang perwira dan wanita Direktorat Jenderal Intelijen Pasukan (DGFI) tewas.

Inspektur Shohag Rana dari kantor polisi mengatakan kepada BenarNews bahwa dia tidak akan mengomentari kasus yang sedang diselidiki.

"Pernyataan dari organisasi mana pun tidak akan memengaruhi penyelidikan," katanya.

“Kami telah melanjutkan upaya kami untuk menangkap para tersangka.”

ARSA, sebelumnya dikenal sebagai Al-Yaaqin, adalah kelompok pejuang  Rohingya yang melancarkan serangan mematikan terkoordinasi terhadap militer pemerintah Burma dan pos-pos polisi negara bagian Rakhine di perbatasan Myanmar pada Agustus 2017.

Serangan-serangan ini memicu tindakan keras yang memaksa hampir tiga perempat juta orang mencari perlindungan di Bangladesh, tempat mereka sekarang tinggal di kamp-kamp yang luas di Cox's Bazar.

ARSA mengatakan pihak berwenang Bangladesh menandai pengungsi yang tidak bersalah sebagai anggota kelompok itu dan menghukum mereka.

“[A] setiap kejahatan dan insiden yang terjadi di kamp-kamp seperti insiden terakhir yang disebutkan di titik nol, dalam semua kejadian seperti itu, sebagian besar pengungsi Rohingya yang tidak bersalah dari kamp diberi label sebagai anggota ARSA dan ditangkap di luar hukum oleh pihak berwenang.”

Titik nol adalah nama lain dari tanah tak bertuan.

Polisi Bangladesh menyalahkan ARSA atas pembunuhan pemimpin Rohingya Cox's Bazar pada September 2021, Muhib Ullah, yang telah menarik perhatian internasional atas penderitaan para pengungsi dan mengunjungi Gedung Putih di Washington.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan pada bulan Juni, polisi Bangladesh menuduh bahwa pemimpin ARSA Ataullah Abu Ahmmar Jununi telah memerintahkan pembunuhan Muhib Ullah karena dia populer.

Beberapa pengungsi juga menyalahkan ARSA karena membunuh para pemimpin Rohingya yang menyerukan agar pengungsi dipulangkan ke Rakhine, negara asal mereka di dekat Myanmar.

Sementara itu, polisi mengatakan kepada kantor berita Agence France-Presse bahwa pemimpin ARSA Ataullah hadir selama operasi kontra-narkoba di mana petugas intelijen dan wanita tersebut tewas.

DGFI telah mendakwa Ataullah dan 60 lainnya atas pembunuhan 14 November, kata AFP. (BN)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Rabu, 08 Feb 2023 18:57

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Rabu, 08 Feb 2023 14:35

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Rabu, 08 Feb 2023 13:26

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Rabu, 08 Feb 2023 13:15

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Rabu, 08 Feb 2023 12:15

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Rabu, 08 Feb 2023 11:15

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Rabu, 08 Feb 2023 00:05

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35


MUI

Must Read!
X