Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.871 views

Buruknya Mentalitas Penguasa Sekuler di Tengah Pandemi

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

Krisis mental ternyata bukan hanya milik para penyandang gangguan jiwa namun juga dimiliki oleh para penguasa sekuler. Mereka telah kehilangan mentalitas sebagai seorang pemimpin negeri. Bahkan diantara mereka banyak yang memilih menyelamatkan diri sendiri daripada berjuang bersama rakyat menghadapi pandemi.  

Mentalitas Penguasa Sekuler

Hal ini bisa dibaca dari cuitan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan yaitu Mahfud MD. Menurutnya PPKM telah memberinya waktu untuk dapat menonton serial sinetron yang sedang trending. Bahkan ia pun berkomentar terkait penegakan hukum dalam sinetron tersebut.

Sontak saja, cuitan ini menuai berbagai komentar miring dari netizen. Salah satunya dilontarkan oleh bintang Emon yang mengkritik bahwa pak Menteri tak memiliki empati di tengah kondisi PPKM saat ini. Saat rakyat sedang kesulitan akibat pandemi Covid-19, Pak Menteri malah asyik membahas sinetron yang tak ada hubungannya dengan keprihatinan rakyat. Sungguh tak etis seorang menteri yang seharusnya memberikan teladan tapi malah bersikap sebaliknya, ia merasa nyaman dan santai di tengah rakyat yang sedang kesusahan.

Lihatlah keluarga Menteri Perekonomian yaitu Airlangga Hartanto yang sedang asyik plesiran ke luar negeri saat PPKM diberlakukan. Menanggapi hal tersebut Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi mengatakan bahwa tidak ada rasa empati dari para menteri terkait rakyat yang kesusahan akibat pandemi Covid-19. (suara.com)

Hilangnya Empati Para Penguasa Kepada Rakyat

Fakta di atas menggambarkan bagaimana buruknya mental penguasa yang memimpin sebuah negeri. Buruknya mental tersebut rupanya diturunkan kepada keluarga mereka. Terbukti dengan asyiknya keluarga pejabat plesiran ke luar negeri walaupun sedang dilakukan PPKM oleh pemerintah. Rupanya sudah hilang empati mereka kepada rakyat, mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri dan keluarganya. Tak peduli rakyat di bawah nasibnya apakah sudah makan atau belum.

Mental buruk didapatkan dari penerapan sistem sekuler saat ini, yang sejatinya telah memisahkan agama dari kehidupan. Persoalan yang menimpa rakyat dianggapnya hanya menjadi persoalan pribadi bukan menjadi urusan para penguasa itulah wajah sistem kapitalis.  Penguasa hanya sebatas membuat kebijakan dan menekan rakyat untuk dapat mengikuti kebijakan mereka. Sedangkan penguasa sibuk melayani para kapital yang haus akan materi.

Rusaknya Penerapan Sistem Kapitalis

Sistem kapitalis adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan penuh kepada para semua orang untuk dapat melakukan kegiatan ekonomi dan menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Alhasil penerapan sistem ini hanya memberikan keuntungan kepada mereka yang memiliki modal besar. Sedangkan rakyat kecil mereka akan merasakan dari kerasnya persaingan ekonomi kapitalis.

Menurunnya perekonomian akibat pandemi Covid-19 semakin menunjukkan keterpurukan dan mengalami kegoncangan besar. Sistem ekonomi adalah tulang punggung dari sistem kapitalis, maka jika ekonomi goyah dipastikan sistem kapitalis akan goncang. Maka tak ayal jika pemerintah dalam melakukan pemulihan akibat pandemi Covid-19 adalah menaikkan perekonomian agar semua bidang dapat berjalan. Namun disayangkan ekonomi kapitalis sudah menunjukan kerusakannya dengan ditopang oleh para penguasa sekuler yang bermental buruk.

Islam Melayani Rakyat dengan Pemimpin Amanah

Pemimpin dalam Islam memiliki tanggung jawab besar, bukan kepada mahluk namun kepada sang pencipta-Nya. Mereka yang ditunjuk sebagai pemimpin akan merasakan ketakutan kepada Allah jika tak mampu memberikan pelayan kepada umat secara amanah dan adil. Seperti kisah Abu Bakar As Sidiq yang takut akan jabatan, tatkala ia ditunjuk sebagai khalifah sepeninggalan Rasulullah SAW. Menurut Abu Bakar jabatan adalah sebuah beban berat yang tak sanggup di pikul kecuali dengan pertolongan Allah. Namun karena dorongan keimanan, ia pun menerima tanggungjawab sebagai khalifah pertama.

Sedangkan Umar Bin Khatab yang sebagai amirul mukminin dikenal sebagai sosok yang tegas dan merakyat. Kisahnya yang masyhur adalah ketika terjadi bencana kelaparan dan wabah di Madinah sehingga menyebabkan banyak kematian. Di saat kondisi seperti itu ia bersumpah bahwa tidak akan memakan daging dan minyak samin di tengah kondisi rakyat yang kelaparan. Ia pun berkata bahwa “Kalau negara makmur biar saya yang terakhir menikmatinya, namun jika negara dalam kesulitan biar saya yang merasakan pertama kali.” Bahkan ketika ada rakyatnya yang tak memiliki beras untuk makan, ia rela menggendong berasnya sendiri ke tempat rakyatnya.

Pemimpin amanah dan adil seperti para sahabat hanya akan kita dapati jika Al Quran dan As Sunah diterapkan secara sempurna dalam kehidupan. Waalahualam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Kamis, 28 Oct 2021 14:00

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kamis, 28 Oct 2021 13:55

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Kamis, 28 Oct 2021 12:25

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Kamis, 28 Oct 2021 10:18

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

Kamis, 28 Oct 2021 08:09

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Rabu, 27 Oct 2021 23:34

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Rabu, 27 Oct 2021 23:16

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Rabu, 27 Oct 2021 23:08

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Rabu, 27 Oct 2021 22:50

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Rabu, 27 Oct 2021 22:15

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Rabu, 27 Oct 2021 21:55

Waspada Propaganda LGBT

Waspada Propaganda LGBT

Rabu, 27 Oct 2021 18:49

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Rabu, 27 Oct 2021 18:28

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Rabu, 27 Oct 2021 17:30

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Rabu, 27 Oct 2021 09:36

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Rabu, 27 Oct 2021 07:47

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Rabu, 27 Oct 2021 07:37

Menag dan Kegaduhan

Menag dan Kegaduhan

Selasa, 26 Oct 2021 23:28


MUI

Must Read!
X