Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.114 views

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

 

Oleh: 

Ernadaa Rasyidah || Pemerhati Generasi

 

SUDAH setahun lebih wabah Covid-19 melanda negeri. Menjalani aktivitas kehidupan di tengah wabah tentu tidak mudah, banyak kondisi yang mengharuskan kita segera beradaptasi. Beragam aktivitas daring meniscayakan kita harus melek teknologi. Jika dalam kondisi normal sebelum wabah kita bisa dengan mudah saling sapa dan bertatap muka, menjalin nikmatnya ukhuwah secara langsung. Namun di tengah wabah hari ini, bertemu justru bisa jadi awal musibah.

Sebagai seorang muslim, meningkatkan ketakwaan, berbuat kebajikan kapan dan dan dalam kondisi apapun harus tetap dijalankan sebagaimana sabda Rasulullah:

اِتَّقِ اللّٰهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَاَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ 

Bertakwalah kepada Allah dimana dan kapan saja kalian berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan yang akan menghapusnya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik. (HR Ahmad). 

Takwa adalah melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah. Implementasi takwa adalah terikat dengan syari'ah. Tentu pengetahuan akan hukum-hukum syari'ah dari semua yang kita jalani adalah syarat mutlak. Tanpa itu takwa tidak akan terealisasi. Karena itu, pertanyaan berikut harus dijawab sebelum melakukan apapun, boleh atau tidak, halal atau haram, Allah ridha atau tidak. 

Salah satu aktvitas yang merupakan perintah Allah adalah dakwah, menyeru manusia ke jalan Allah dengan hikmah sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk."(TQS. An-Nahl 16:125).

Realisasi dakwah harus terwujud dalam aktivitas amar ma'ruf nahy munkar. Meski tidak bisa keluar rumah karena harus stay at home, bukan berarti kewajiban dakwah otomatis terhenti atau jeda hingga kondisi normal kembali. 

Justru semangat dakwah terus harus digelorakan, terlebih di era digital saat ini. Berbagai aplikasi bisa dimanfaatkan sebagai sarana dalam menyampaikan dakwah. Menjalankan aktivitas dakwah adalah amalan mulia, bekal kita menjemput kematian dalam keadaan husnul khatimah. Terlebih dalam kondisi hari ini, kematian sealah bgtu dekat maka taat harus menjadi pegangan dalam kehidupan.

Kita semua tentu menginginkan wabah segera berakhir, namun sebagai hamba kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Wabah hari ini adalah ujian dan ketetapan Allah yang wajib kita terima sebagai qadha Allah yang terbaik. 

Adapun hikmah wabah memungkinkan kita memiliki lebih banyak waktu berkumpul dengan keluarga, merekatkan kebersamaan dan waktu yang tepat untuk aktivitas amar ma'ruf nahy munkar di tengah keluarga. Demikian pula di tengah pandemi saat ini aktivitas online dan akses internet semakin meningkat, sehingga menjadi peluang besar bagi pengemban dakwah  menyebarkan ide Islam melalui jejaring sosial media, menjadikan setiap ketikan jari dilayar gadget mendulang pahala jariah.

Kaum muslim adalah umat terbaik, Allah SWT berfirman:

"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik." (QS. Ali 'Imran:110). 

Gelar khoiru ummah disematkan Allah dalam Al-Qur'an tersebab aktivtas dakwah amar ma'ruf nahy munkar dihidupkan. Aktivitas mulia inilah yang meniscayakan adanya perubahan baik skala individu, masyarakat hingga negara. Tersebab dakwah, kehidupan jahiliyah berganti kehidupan mulia dengan sinar Islam. Dan karena dakwah pula, Islam tersebar diseluruh penjuru dunia hingga nikmat Islam bisa kita rasakan hingga saat ini. 

Kondisi wabah saat ini, seharusnya menjadikan kita mengambil hikmah, menyikapi musibah dengan cara pandang Islam. Melalui wabah Covid-19 ini mengingatkan akan lemahnya kita sebagai makhluk. Hanya dengan makhluk Allah yang super mini dan kasat mata saja bisa memporak porandakan dunia. Dengan begitu, tumbuh kesadaran akan kebutuhan kita pada Allah setiap waktu, terikat secara totalitas pada syariah Allah, sebagai wujud taqwa. 

Kita juga harus memiliki harapan kuat dan menjauhkan diri dari sikap putus asa dari rahmat Allah dalam kondisi apapun, sembari meyakini Allah tidak pernah memberikan ujian pada hamba-Nya melebihi batas kesanggupannya.

Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999). 

Imam Al-Munawi berkata dalam Faidhul Qadir, “Keadaan seorang mukmin semuanya itu baik". Hanya didapati hal ini pada seorang mukmin. Keajaibannya adalah ketika ia diberi kesenangan berupa sehat, keselamatan, harta dan kedudukan, maka ia bersyukur pada Allah atas karunia tersebut. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, mendapatkan ujian, menghadapi wabah ia bersabar. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersabar dalam ketatan. 

Sebagai seorang mukmin, wajib menyikapi setiap kondisi dengan optimisme, mengambil hikmah disetiap kejadian dan menjadikan dirinya tetap produktif di tengah wabah. Memiliki kemapuan menjadikan setiap tantangan menjadi sebuah peluang. 

Karena itu, tidak cukup seorang muslim menjadi penonton. Tetapi, harus menjadi aktor pemain dalam mengemban aktivitas mulia bernama dakwah. Kondisi pandemi di era digital saat ini bukanlah halangan untuk tetap produktif melakukan aktivitas dakwah, kita tetap mampu menjadi pelopor perubahan, mengukir peradaban dunia dengan sinar Islam meski tidak bertemu satu sama lain.

Kehadirannya menjadi tumpuan umat, mengeluarkan umat dari kerusakan sistem hidup sekuler kapitalis, menuju sistem Islam yang sesuai fitrah manusia. Istiqomah menyambut seruan Allah, merealisasikan janji-Nya, menebarkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamiin. Wallahu'alam bi shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55

Arah Demokrasi Terpimpin

Arah Demokrasi Terpimpin

Sabtu, 18 Sep 2021 16:47

Ah Dudung, Memang Parah

Ah Dudung, Memang Parah

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Sabtu, 18 Sep 2021 15:45

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Sabtu, 18 Sep 2021 15:41


MUI

Must Read!
X