Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.453 views

Catatan Ibadah Haji 1442 Hijriyyah

JAKARTA (voa-islam.com)--Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency) kembali menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) MINATalks pada Rabu (28/7) malam dengan mengangkat tema “Catatan Ibadah haji 1442 Hijriyyah”.

Webinar MINATalks kali ini menghadirkaan narasumber: Eko Hartono, Konsul Jenderal RI Jeddah, Arab Saudi; Ade Marfuddin -Pengamat Haji, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; dan Imaam Yakhsyallah Mansur – Dosen Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud. Sebagai moderator Sri Astuti, wartawan Kantor Berita MINA dan Host Rana Setiawan, Kepala Liputan Kantor Berita MINA.

Dalam sambutannya, Pimpinan Kantor Berita MINA yang diwakili Kepala Redaksi Bahasa Arab Rifa Berliana Arifin mengatakan rasa syukurnya atas terselenggara Webinar MINATalks kali ini.

“Alhamdulillah dengan izin Allah dan kehendak-Nya Webinar MINATalks ini dapat terlaksana. Saya mewakili pimpinan MINA mengucapkan terimakasih kepada narasumber dan juga para peserta yang Alhamdulillah pada malam hari ini cukup banyak dari beberapa wilayah Indonesia dan juga luar negeri,” katanya.

“Mudah-mudahan topik yang diangkat MINATalks ini bisa memberikan informasi yang komperhensif kepada umat Islam khususnya terkait menyikapi informasi dan menguatkan tekad serta semangat kita dalam menjalankan ibadah Haji,” tambahnya.

Menurutnya, ketiga narasumber yang dihadirkan dalam Webinar MINATalks ini adalah sebuah kombinasi yang baik untuk disimak bersama.

Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Eko Hartono memberikan catatannya saat melaksanakan perjalanan ibadah Haji 1442 H, yang masih di masa pandemi yang digelar terbatas dikhususkan bagi warga Saudi dan ekspatriat yang menetap di sana.

Ia juga memberikan gambaran dan video saat mengikuti ibadah haji 1442 H, yang ditayangkan dalam webinar ini. Menurutnya, hal ini menjadi pembanding bagaimana situasi haji ketika normal dan masa pandemi yang sangat berbeda.

Eko mencatat, setidaknya ada tiga catatan penting yang menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Pertama, waktu haji jauh lebih singkat, hanya 6 hari yaitu dari tanggal 18-23 Juli. Kedua, kemandirian jamaah sangat penting, mengingat tidak diizinkannya jamaah berkerumun. Ketiga, Pelayanan transportasi dan katering yang masih perlu dievaluasi.

"Pemerintah Arab Saudi secara umum sudah cukup baik tapi tidak terlalu baik dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Mereka lebih fokus pada pengamanan, namun sayangnya dalam pelayanan masih kurang," ujar Eko.

Hal ini, menurut dia, dikarenakan selama ini pemerintah Saudi banyak menggatungkan kepada pelaksana haji pada negara-negara lain, khususnya dari Indonesia sebagai negara pengirim calon jamaah haji terbesar.

Ade Marfuddin, Pengamat Haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga Ketua Umum Rabithah Haji Indonesia mengatakan, navigasi atau pandu arah pelaksanaan ibadah haji yang telah dipersiapkan pemerintah Saudi saat ini menjadi sangat penting di masa pandemi ini.

"Pelaksanaan Haji dalam kondisi pandemi seperti ini perlu disikapi dengan bijak, harus menjadi pembelajaran bagi seluruh umat Muslim bahwa ada saatnya musim haji dibatasi karena kondisi-kondisi darurat," imbuhnya.

Imaam Yakhsyallah Mansur, Dosen Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur'an Abdullah bin Mas'ud menyatakan, syarat kesanggupan berhaji di masa pandemi ini salah satunya adalah ilmu.

“Hanya ibadah haji yang mencantumkan syarat istito’ah (kemampuan) yaitu biaya, kemananan perjalanan, kesehatan, kemampuan fisik, waktu, dan satu lagi adalah ilmu, “ katanya.

Ilmu yang dimaksud Yakhsyallah adalah agar dalam melaksanakan haji di tengah pandemi, jangan sampai salah paham mengambil keputusan dan dalam menjalankan syarat rukunnya.

Selanjutnya, Imaam menjelaskan, umat Islam harus bersyukur dan berbahagia, perhelatan haji masih bisa diselenggarakan di tengah pendemi, meski dalam keterbatasan.

“Kalau kita hanya menyalahkan, justru akan menambah problematika. Maka mari kita bangun narasi positif, semoga pandemic segera berakhir,” jelas Imaam Yakhsyallah.

Dalam kondisi saat pandemi, penyelenggara memang harus berani melakukan perubahan mendasar, tapi bukan hal prinsip. Prinsip dalam Islam adalah adanya ruksah (keringanan).

Pada webinar ini diberikan doorprize menarik yaitu lima buku "Nasehat Untuk Orang Beriman" persembahan dari MINA Publishing House untuk lima peserta terbaik dan sertifikat elelktronik (e-certificate) bagi semua peserta. *[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Produk Halal Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global

Produk Halal Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global

Sabtu, 23 Oct 2021 08:42

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20


MUI

Must Read!
X