Jum'at, 3 Muharram 1448 H / 19 Juni 2026 13:07 wib
131 views
Pendiri STIQ Ar-Rahman Raih Gelar Doctor Honoris Causa dari International Astrolabe University
Bogor (Voa-Islam.com)--Pendiri dan Pembina Kampus Tadabbur Qur'an STIQ Ar-Rahman Jonggol, Bogor, KH Bachtiar Nasir, menerima gelar kehormatan Doctor Honoris Causa (Dr. H.C.) dari International Astrolabe University (IAU).
Penyerahan gelar dilakukan di sela-sela kegiatan World Quranic Civilization Forum yang diselenggarakan Perkumpulan AQL di Gedung Smesco, Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Penganugerahan tersebut diberikan berdasarkan rekomendasi Dewan Akademik universitas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi Bachtiar Nasir dalam bidang pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, penyebaran budaya literasi, serta pengabdian kepada masyarakat Islam.
Dalam dokumen penganugerahan disebutkan, penghargaan itu diberikan sebagai pengakuan atas kiprah KH Bachtiar Nasir dalam memajukan pendidikan, membangun tradisi keilmuan, dan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai aktivitas dakwah dan sosial.
Ketua STIQ Ar-Rahman, Dr. Haris Renaldi, M.Pd., menyatakan penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi seluruh sivitas akademika kampus.
“Penganugerahan Doctor Honoris Causa kepada KH Bachtiar Nasir merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi beliau yang luar biasa bagi dunia pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Kami berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus menuntut ilmu, berkarya, dan mengabdikan diri bagi kemajuan umat, bangsa, dan peradaban,” ujar Haris dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Menurut Haris, penghargaan tersebut sejalan dengan visi STIQ Ar-Rahman sebagai Kampus Tadabbur Qur'an yang berkomitmen mencetak generasi ulama, intelektual, dan pemimpin berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
Ia menilai sosok KH Bachtiar Nasir selama ini telah menunjukkan teladan dalam memadukan keilmuan, kepemimpinan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pihak kampus berharap pengakuan akademik internasional tersebut semakin memperkuat semangat pengembangan tradisi keilmuan Islam yang unggul, berkarakter, dan berorientasi pada pembangunan peradaban Qur'ani, baik di tingkat nasional maupun global.
Keluarga Besar STIQ Ar-Rahman juga menyampaikan doa agar KH Bachtiar Nasir senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan keistiqamahan dalam melanjutkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai jalan pengabdian serta kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban.*
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!