Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.622 views

Dalil dan Dalih, Mana yang Dipilih?

 

Oleh:

Henyk Nur Widaryanti S. Si., M. Si.

 

KEPADA siapakah kita percaya akan sesuatu? Apakah setiap orang layak kita percaya? Yakinkah kita akan kebenaran yang mereka bawa? Di masa saat ini, banyak kita jumpai seseorang menyampaikan pendapat sesuai pemahamannya. Apakah salah? Tentu saja tidak, karena zaman sekarangkan zaman bebas berpendapat. Walaupun pendapatnya seakan "nyeleneh". Tetap tak masalah.

Setelah setahun lalu pernah ada seorang ibu yang berpendapat konde lebih bagus dari kerudung, atau kidung lebih merdu dari azan. Kini adalagi seorang tokoh, ibu panutan negeri ini yang menyatakan bahwa wanita tidak wajib menutup aurat. Dalam wawancaranya bersama Om Dedy, dijelaskan perbedaan hijab dan jilbab. Orang zaman sekarang tidak tahu arti keduanya. Bahkan yang lebih bermasalah ketika menyatakan Al Quran tidak ada kewajiban menutup aurat.

Gayung bersambut, ucapan istri mantan presiden RI ke-4 itu dikuatkan dengan dakwah dari seorang ustadz. Yang dakwahnya sempat viral di facebook, dengan menyatakan menutup aurat itu tidak wajib. Bahkan ibu negara saja tidak ada yang menutup aurat. Yang penting itu hatinya baik. Ia menguatkan argumennya dengan menceritakan perihal istrinya yang juga tak berkerudung.

Tak sampai di situ, kini komunitas yang menamakan dirinya "Hijrah Indonesia" atas inisiasi Yasin Muhammed telah meluncurkan sayembara "No Day Hijab". Artinya komunitas ini mendukung untuk tak memakai hijab. Bahkan meminta mereka yang melepas hijab, untuk bangga dan berani menyampaikan pilihannya.

 

Tokoh panutan umat

Mereka yang berani berbicara itu adalah tokoh. Mereka memiliki gelar tidak biasa. Semua itu memiliki kedudukan tersendiri di mata umat. Tidakkah terbayangkan oleh kita, ketika tokoh-tokoh seperti ini banyak dan PD menyampaikan pendapatnya? Apa yang akan terjadi pada umat?

Kondisi masyarakat kita mayoritas memiliki pemahaman agama yang pas-pasan. Bagi mereka yang penting bisa sholat atau puas itu sudah cukup. Ketika dakwah menutup aurat mulai diterima dan menjadi tren masa kini, muncul orang-orang yang tak setuju dengan pandangan ini. Apalagi dengan ide menutup aurat secara sempurna. Mereka menganggap ide semacam itu hanya berasal dari orang arab. Budaya arab yang masuk ke Indonesia.

Bagi orang-orang nasionalis non agamis budaya semacam ini tidak sesuai dengan budaya negeri ini. Yang perlu ditolak. Perlu dihilangkan. Oleh karena itu, perlu tokoh-tokoh umat yang berani menyampaikannya. Bicaralah mereka dihadapan umat tentang tidak wajibnya menutup aurat. Bahkan lebih dari itu.

 

Percaya hanya pada sumber kebenaran

Bagi kita umat muslim, tidak diperkenankan untuk mudah percaya pada perkataan orang. Bisa jadi mereka berbicara bukan karena dorongan keimanan, tapi atas dorongan nafsu. Bahkan Syayidina Ali Ra berkata

 

أنظر ما قال ولا تنظر من قال

 

"Lihatlah apa yang dikatakan jangan melihat siapa yang mengatakan"

Artinya, sebagai seorang muslim tidak pantas bagi kita jika hanya melihat pada person saja. Tanpa melihat topik apa yang dibicarakan. Bisa jadi kita akan menemukan kebenaran dari seorang anak kecil, atau orang yang lemah. Maka, tidaklah baik jika kita hanya melihat dari ketokohan seseorang. Lantas kita langsung percaya dengan apa yang disampaikan. Semestinya kita mencari dari sumber lainnya, yang lebih terpercaya. Dan tidak mungkin salah.

"Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." (QS. Al Baqoroh : 2)

Jelaslah ayat tersebut menjamin bahwa  dalam kitab Al Qur'an tidak ada keraguan sama sekali. Segala yang disampaikan kitab ini memang benar. Sebagai seorang yang beriman, layak bagi kita untuk percaya 100% dengan kitab ini.

Selain Al Qur'an, kita juga bisa mengambil As sunah sebagai sumber terpercaya. Dalam Al Qur'an disampaikan “Barangsiapa mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (An-Nisaa’: 80).

Segala hal mengenai perilaku, perkataan, bahkan diamnya Rasul disebut as sunnah. Sehingga jika kita mengikuti Rasul, kita telah menjadikan sunnah Rasul untuk menaati Allah. Di sinilah kita hanya menjadikan dua hal (Qur'an dan sunnah) sebagai sumber hukum syara.

Jadi, jika kita ingin mengetahui perkataan tokoh tersebut benar atau salah cukup dengan melihat Qur'an dan Sunnah. Bagi seorang muslim dimanapun tempatnya, hukum Islam tetap berlaku baginya. Sehingga tidak ada alasan karena bukan budaya, atau tidak ada izin, atau ada hukuman jika menjalankan akhirnya kita tidak menjalankan hukum Islam.

Termasuk masalah menutup aurat. Imam 4 mazhab juga sependapat semua. Bahwa menutup aurat itu wajib.  Dorongan keimananlah yang membuat kita taat tanpa tapi. Taat tanpa nanti. Wallahu a'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Kamis, 21 Jan 2021 11:29

Anies Dikerjain Lagi!

Anies Dikerjain Lagi!

Kamis, 21 Jan 2021 11:01

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04


MUI

Must Read!
X