Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.244 views

Fitrah Ibu di Masa Pandemi, Haruskah Dihargai Sebatas Materi?

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Bagaimana kabar Ibu, di hari ibu tahun ini?  Di tengah Pandemi yang belum nampak akan berakhir, setelah sembilan bulan telah berlalu. Sepanjang waktu itu, ibu banyak menghabiskan waktu di rumah. Bekerja dari rumah, mendampingi anak belajar di rumah, berkebun, memasak, atau menjahit. Semua aktivitas rumahan kembali melekat pada sosok ibu. Dan aktivitas keseharian sebagai ibu yang mendominasi kesehariannya di tengah wabah, disoroti oleh UNwomen sebagai indikasi putar baliknya kesetaraan gender dalam SDG's. (detik.com)

Dalam laporan UN Women bekerjasama dengan Ooredo yang dirilis tanggal 23 oktober 2020 tentang dampak gender dari pandemi untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, mengungkap bagaimana Covid 19 menunjukkan kerentanan terhadap guncangan ekonomi dan memperdalam ketidaksetaraan yang konon sudah ada di Indonesia sejak sebelum pandemi.

Ada tiga hal yang menurut mereka menurunkan kemajuan kesetaraan gender di negeri ini, saat Pandemi.

Pertama, perempuan mengalami penurunan pendapatan yang lebih besar daripada laki-laki.

Kedua, perempuan yang bekerja informal harus mengorbankan waktu bekerjanya lebih lama daripada waktu bekerja laki-laki.

Ketiga, pembatasan sosial membuat pekerjaan rumah tangga tak berbayar lebih banyak dikerjakan oleh perempuan.

Tema hari ibu, Perempuan Berdaya Indonesia Maju, adalah sebagai rekomendasi dari kondisi perempuan di Indonesia yang terbaca akan semakin sulit setara bila terus menikmati peran domestiknya. Bagi UN women dan kementerian Pemberdayaan perempuan, perempuan berdaya bila tetap menghasilkan uang. Peran domestik ibu karena tidak menghasilkan uang dianggap sebagai aktivitas sia-sia, jauh dari wujud berdayanya perempuan.

Bisa ditebak alur lanjutannya akan seperti apa. Krisis ekonomi yang terjadi di tengah wabah menunjukkan kerapuhan ekonomi kapitalis. Seperti biasa pula, kesetaraan gender akan selalu diarahkan agar perempuan ikut menghasilkan uang. Selama ini sudah dilakukan perempuan, tetapi tetap saja mereka jauh dari kesejahteraan. Yang lebih sering ditemui adalah dilema antara berada di rumah atau berdiri sebagai perempuan pencari uang. Meninggalkan perannya sebagai seorang ibu, mengejar kesetaraan dan kebebasan sebagai ruh demokrasi, juga tidak pernah bisa membuahkan kebahagiaan.

Jelas sudah, sistem hidup sekular dengan sistem ekonomi kapitalismenya dan sistem politik demokrasinya gagal melindungi fitrah perempuan sebagai seorang ibu. Di tengah wabah atau di kondisi biasa. Ini sangat kontras dengan sistem kehidupan Islam. Islam mendudukkan peran perempuan yang utama adalah sebagai seorang ibu(Al umm)dan manajer rumah tangga(rabbatul bait). Perempuan bisa menikmati hidup di rumah dengan praktik resep masak, bercocok tanam, mendampingi anak bermain dan belajar didudukkan sebagai aktivitas mulia dan berbuah pahala. Di sinilah letak pemberdayaan perempuan dalam Islam, bukan karena materi tetapi karena peran vitalnya mendidik generasi, calon pemimpin bangsa.

Krisis ekonomi akibat pandemi  juga tidak terjadi dalam sistem Islam. Di samping kekuatan ekonomi dalam sistem Islam, sistem kehidupan Islam tidak akan membiarkan wabah ini berlarut-larut, apalagi berlanjut sampai sembilan bulan dan tidak tahu kapan akan berakhir. Seperti apa yang sudah dilakukan oleh Rasulullah dan para Khalifah sesudah beliau dalam menghadapi wabah dengan mengkarantina wilayah yang tertimpa wabah agar tidak menyebar ke luar wilayah. Niscaya, kita tidak akan mengalami efek domino dari kebijakan yang selalu menimbulkan masalah.

Pertimbangan karantina bukan karena masalah ekonomi, tetapi karena begitulah Allah dan Rasulullah memerintahkannya. Perempuan juga tidak akan pernah dituding untuk ikut bertanggung jawab meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dan negara akibat gagalnya negara menangani wabah.

Sangat Indah bukan? Wabah selesai, perempuan tetap dengan aktivitas fitrahnya. Sayangnya semua itu tak akan dibiarkan saat perempuan masih hidup dalam sistem demokrasi sekular. Apakah kondisi seperti ini layak untuk dipertahankan?

Sungguh, tak ada yang lebih memahami perempuan dan peran fitrahnya kecuali Yang Mahamenciptakan. Oleh karena itu aturan yang berlaku seharusnya yang berasal dari Dia yang menciptakan manusia termasuk perempuan. Dari poin ini saja, sudah terlihat bahwa hanya Islam sebagai sistem yang mengambi aturan dari Dia yang menciptakan yang bisa mewujudkannya. Hanya satu masalahnya, manusia mau tidak diatur oleh sistem yang jelas berasal dari Sang Pencipta ini? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (3): Rahasia Kesembuhan menurut Al-Qur’an

Ganasnya Sakit Qalbu (3): Rahasia Kesembuhan menurut Al-Qur’an

Kamis, 15 Apr 2021 06:26

Legislator Rusia Usul Blokir Zoom

Legislator Rusia Usul Blokir Zoom

Rabu, 14 Apr 2021 22:43

KontraS Berharap PKS Bisa Lanjutkan Aspirasi Korban HAM Berat Masa Lalu

KontraS Berharap PKS Bisa Lanjutkan Aspirasi Korban HAM Berat Masa Lalu

Rabu, 14 Apr 2021 20:31

Hak Bunuh Diri Bikin Ngeri!

Hak Bunuh Diri Bikin Ngeri!

Rabu, 14 Apr 2021 19:56

Antisipasi Utang BUMN Karya Demi Kepentingan Nasional, Ini Saran Partai Gelora

Antisipasi Utang BUMN Karya Demi Kepentingan Nasional, Ini Saran Partai Gelora

Rabu, 14 Apr 2021 19:27

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

Rabu, 14 Apr 2021 18:30

Taliban Tidak Akan Hadiri Pertemuan Puncak Tentang Afghanistan Sampai Pasukan Asing Ditarik

Taliban Tidak Akan Hadiri Pertemuan Puncak Tentang Afghanistan Sampai Pasukan Asing Ditarik

Rabu, 14 Apr 2021 17:45

Mesut Ozil Sumbangkan 101.000 Euro Untuk Pengungsi Rohingya, Suriah Serta Somalia

Mesut Ozil Sumbangkan 101.000 Euro Untuk Pengungsi Rohingya, Suriah Serta Somalia

Rabu, 14 Apr 2021 16:44

Mensos Tak Usulkan Perpanjangan Bansos Tunai, HNW: Harusnya Berpihak pada Rakyat!

Mensos Tak Usulkan Perpanjangan Bansos Tunai, HNW: Harusnya Berpihak pada Rakyat!

Rabu, 14 Apr 2021 15:56

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I

Rabu, 14 Apr 2021 14:59

Ramadhan, Momen Bonding Bersama Buah Hati

Ramadhan, Momen Bonding Bersama Buah Hati

Rabu, 14 Apr 2021 14:43

Membela Saudara Seiman, Butuh Pengetahuan

Membela Saudara Seiman, Butuh Pengetahuan

Rabu, 14 Apr 2021 14:27

Tips 5 M, Bijak Sosmed Kala Ramadhan

Tips 5 M, Bijak Sosmed Kala Ramadhan

Rabu, 14 Apr 2021 13:10

Ramadhan#1 Persiapan Hadapi Ramadhan

Ramadhan#1 Persiapan Hadapi Ramadhan

Rabu, 14 Apr 2021 12:39

INDONESIA NGERTI, GAK SIH?

INDONESIA NGERTI, GAK SIH?

Rabu, 14 Apr 2021 11:04

Potret Tercabutnya Akar Kehidupan yang Hakiki

Potret Tercabutnya Akar Kehidupan yang Hakiki

Rabu, 14 Apr 2021 08:16

Tuduhan Radikalisme, Kotori Nuansa Sambut Ramadan

Tuduhan Radikalisme, Kotori Nuansa Sambut Ramadan

Rabu, 14 Apr 2021 03:44

Jokowi Masuk Surga?

Jokowi Masuk Surga?

Selasa, 13 Apr 2021 23:31

Resensi Novel Pembuka Hidayah: Biografi Kh. Choer Affandi

Resensi Novel Pembuka Hidayah: Biografi Kh. Choer Affandi

Selasa, 13 Apr 2021 22:49

Ini Fatwa MUI tentang Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Ini Fatwa MUI tentang Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Selasa, 13 Apr 2021 22:30


MUI

Must Read!
X

Rabu, 14/04/2021 14:59

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I