Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.998 views

Viral ala Generasi Zoomer, Baik atau Buruk?

 

Oleh: Ashaima Va

Pernah dengar istilah Generasi X, Y, atau Z? Lembaga penelitian dan media populer di Amrik sana, kerap menamai tiap generasi berdasarkan karakteristiknya. Generasi X, Y, Z didahului oleh baby boomer pada tahun 60-an, saat banyak bayi lahir pasca Perang Dunia ke-2. Pada tahun 70-an generasi X lahir ditandai dengan berkembangnya teknologi audio visual. Berikutnya lahir generasi Y, generasi Milenial adalah julukan bagi generasi ini. Lahir pada tahun 80-an sampai 90-an generasi ini berpikiran lebih terbuka dan terhubung lintas ruang dengan diperkenalkannya internet. Generasi milenial sudah expired masa remajanya maka kini eksistensinya sedikit demi sedikit tergantikan oleh generasi Z atau Zoomer.

Buat kamu-kamu yang lahir tahun 1995-2010an, maka kamu termasuk Generasi Zoomer. Generasi Zoomer lahir saat internet dan kecerdasan buatan telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Dengan attention span yang pendek generasi ini lebih menyukai sesuatu yang ringkas dan simple. Contohnya saja platform berbagi video yang lebih diminati generasi ini adalah Tik Tok. Tik Tok memberikan fitur beragam dengan durasi video yang singkat.

Generasi X,  Y, Z adalah generasi yang memiliki masa keemasan masing-masing. Punya problematika yang berbeda-beda pula. Kalau dulu, generasi X ingin terkenal mesti merintis jalan menjadi artis yang konon katanya terjal dan berliku. Berbeda pula dengan generasi Y, ajang pencarian bakat di televisi menjamur. Menjadikan jalan pintas bagi yang ingin terkenal dengan menjadi artis dengan instan. Bagaimana dengan Generasi Z? Tak sesulit generasi pendahulunya, menjadi viral dan terkenal menjadi sangat mudah. Cukup dengan eksis di sosial media semisal instagram, youtube, atau Tik Tok dan memiliki banyak follower maka popularitas ada di genggaman.

Tapi tahu nggak, sih, zaman boleh berbeda, kecanggihan teknologi juga semakin melesat jauh dari tiap dasawarsa, namun problematika remaja nggak berubah cuma itu-itu saja. Pasalnya Allah menciptakan manusia sepaket dengan segala kebutuhan jasmani dan naluri yang melekat dalam dirinya. Sehingga dalam kesehariannya remaja berusaha memenuhi segala kebutuhan jasmani dan nalurinya.  Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan alami yang harus dipenuhi. Makan, minum, tidur, sampai buang hajat. Sedangkan naluri atau gharizah manusia terdiri dari;

  1. Naluri beragama atau Gharizah Tadayun adalah naluri untuk menuhankan sesuatu. Jika sahih maka naluri ini dipenuhi dengan keyakinan kita pada Allah SWT sebagai Tuhan pencipta alam.
  2. Naluri mempertahankan diri atau Gharizah Baqo, adalah naluri kita untuk mempertahankan keberadaan diri kita. Marah, membela diri  atau keinginan untuk eksis adalah tanda-tanda kita memiliki naluri ini.
  3. Naluri melestarikan jenis atau Gharizah Nau' adalah naluri yang mewujud berupa rasa cinta. Cinta orang tua pada anak, anak pada orang tua atau cinta kepada lawan jenis adalah sunnatullah.

Tak hanya remaja saja, tiap manusia dalam kesehariannya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan naluri-nalurinya. Ini akan menjadi problematika saat dipenuhi dengan cara yang tidak sahih. So, sebagai remaja yang katanya sedang dalam pencarian jati diri, maka problematika mereka tidak jauh-jauh dari pemenuhan naluri untuk eksis dan naluri untuk menyukai lawan jenis. Ini semua menjadi problematika saat dipenuhi dengan bermaksiat pada Allah SWT.

Untuk naluri menyukai lawan jenis kamu-kamu sudah paham ya tidak boleh dipenuhi dengan pacaran. Hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, apa pun generasinya hanya halal dipenuhi dengan pernikahan. Nah, bagaimana dengan pemenuhan naluri untuk eksis? Ini yang akan kita bahas lebih lanjut.

Keinginan untuk viral dan populer adalah bagian dari pemenuhan naluri mempertahankan diri. Apakah keinginan itu salah? Tidak jika kita menjadi viral dan populer tanpa melanggar aturan Allah SWT. Namun jika kita menjadi viral dan terkenal dengan melanggar batas-batas aturan Allah itu yang salah. Namun sayangnya remaja muslim saat ini lebih memilih cara-cara tidak sahih hanya agar menjadi viral.

Tengok saja fenomena Tik Tok, aplikasi berbagi video ini booming. Segala macam musik dan goyangan menjadi tren di aplikasi ini. Secara ilmu pengetahuan Tik Tok memang produk teknologi, tapi secara pemanfaatan banyak cacat yang dihadirkan aplikasi ini. Bagi seorang muslimah Tik Tok sungguh merusak keiffahan saat video yang diunggah tidak mengindahkan syari'ah. Berapa banyak muslimah berkerudung yang viral di Tik Tok, cantik dan atraktif namun sayang mereka bertabaruj atau berpose menggoda. Atau yang lebih parah melakukan goyangan-goyangan yang merusak keiffahan seorang muslimah.

Tak hanya Tik Tok, menjadi viral juga bisa ditempuh melalui aplikasi Instagram dan YouTube. Asal punya follower jutaan, kita sudah bisa jadi celebgram dan youtuber panutan. Menjadi viral dan populer namun melanggar aturan Allah maka yang kita tebarkan adalah keburukan. Yang akan kita peroleh adalah dosa jariah. Dosa yang mengalir terus saat orang yang terinspirasi keburukan kita meneruskan keburukan tersebut pada orang lain.

Maka sebagai remaja muslim kamu mesti memahami rambu-rambu yang sudah Allah kasih buat menuntun kita saat memenuhi kebutuhan jasmani dan memenuhi tuntutan nurani-nurani yang kita miliki. Apa saja rambu-rambu yang mesti kita patuhi agar aktivitas kita tidak jatuh pada dosa, diantaranya yaitu:

  1. Kaitkan segala aktivitas kita dengan hukum syara'. Makanan, minuman, berpakaian ada aturannya. Allah menuntun hanya makanan dan minuman yang halal saja yang boleh kita konsumsi. Hanya pakaian yang menutup aurat saja yaitu dengan jilbab dan khimar yang boleh kita kenakan. Termasuk dalam bersosmed, ada akhlak Islam yang harus kita patuhi saat mengunggah konten apa pun.
  2. Yuk ngaji, biar gaul. Semua tuntunan Allah mustahil kita pahami tanpa mengkaji Islam. Majelis-majelis ilmu bukan milik orang yang sudah sepuh saja. Karena aturan Allah mengikat segala usia sejak masuk usia baligh. Selain itu juga kematian tak pandang bulu, menghampiri segala usia.
  3. Pahamilah dunia sementara, surga dan neraka tempat kembali yang abadi. Buat apa viral dunia tapi Allah nggak rida. Manfaatkan youtube, instagram, atau bahkan Tik Tok untuk memviralkan kebaikan. Unggah konten yang menginspirasi kebaikan.

So, jadilah generasi Z yang bertakwa. Keren itu adalah saat mendahulukan rida Allah di atas segalanya. Kalau follower kebaikan mengalahkan follower keburukan maka syiar Islam akan bisa menyebar di kalangan muda. Sedikit demi sedikit apa yang kamu lakukan memberi kontribusi dalam memperbaiki moral anak muda yang kini tergerus. Gimana, siap untuk memulai? Tentu dong, bismillah! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Serangan Udara Rusia di Idlib Suriah Tewaskan 5 Warga Sipil

Kamis, 22 Oct 2020 16:15

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Istighfar Membersihkan Hati dan Menyucikannya

Kamis, 22 Oct 2020 16:00

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Wapres Azerbaijan Sebut Armenia Gunakan Teroris PKK di Garis Depan Nagorno-Karabakh

Kamis, 22 Oct 2020 14:45

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Dewan Da'wah: Masa Depan Kejayaan Pendidikan Indonesia di Tangan Pesantren

Kamis, 22 Oct 2020 06:53

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

25 Pasukan Keamanan Afghanistan Tewas Dalam Penyergapan Taliban di Provinsi Takar

Rabu, 21 Oct 2020 21:15

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Suriah Tuntut Keringanan Sanksi dan Penarikan Pasukan AS Untuk Pembebasan Tawanan Amerika

Rabu, 21 Oct 2020 21:05

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 19/10/2020 20:05

Falsafah: Hikmah yang Terbatas