Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.121 views

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

KHARTOUM (voa-islam.com) - Antrian panjang terbentuk di depan bank, toko roti dan pompa bensin di seluruh Sudan, mencerminkan kesulitan ekonomi yang sedang berlangsung yang dihadapi warga sipil di Sudan setelah pemecatan otokrat Omar al-Bashir.

“Saya masih menderita tanpa perubahan dalam hidup saya,” Kamal Hamid, 47, seorang karyawan, mengatakan kepada Anadolu Agency.

"Gaji saya masih tidak cukup untuk menutupi pengeluaran saya karena harga semakin tinggi setiap hari dan antrian untuk uang tunai dan bahan bakar masih ada," katanya.

Hamid, yang bekerja di perusahaan listrik milik negara, mengatakan ia menghabiskan antara tiga hingga lima jam sehari untuk antrian bank dan stasiun bahan bakar guna mendapatkan kebutuhannya.

"Setelah delapan bulan protes yang menggulingkan al-Bashir, saya tidak merasakan perubahan besar dalam hidup saya," keluhnya. "Penderitaan ekonomi masih berlanjut dan harga di pasar lokal melonjak."

Al-Bashir, yang memerintah Sudan selama 30 tahun, dicopot dari kekuasaan oleh militer pada April setelah berbulan-bulan protes yang dimulai dengan latar belakang kesulitan ekonomi.

Ali Abdul Rahim, seorang pengusaha, mengeluh bahwa situasi ekonomi semakin memburuk di Sudan.

"Sebagai pengusaha, saya menghadapi banyak kesulitan, terutama dengan fluktuasi pound Sudan terhadap dolar AS," katanya.

Dia menambahkan bahwa meskipun ada perubahan di Sudan, sanksi AS terhadap negara itu tetap ada dan itu membuatnya sangat sulit untuk melakukan bisnis dengan transaksi perbankan.

Sudan masih dalam daftar terorisme AS, membuat bisnis tidak dapat mengoperasikan transaksi dolar.

Setelah bersantai sejenak setelah penggulingan al-Bashir, inflasi dan nilai tukar mulai memburuk lagi.

Inflasi mencapai di atas 72% ketika protes dimulai terhadap al-Bashir pada bulan Desember. Meskipun mencapai 43% di bulan Januari, inflasi mulai naik lagi, mencapai 52% di bulan Juli.

Pound Sudan terus anjlok terhadap dolar AS, dengan dolar ditukar dengan 80 pound, naik dari hanya 60 pound pada Desember.

Ahmed Almanouri, pedagang pasar gelap, mengatakan penurunan nilai pound Sudan terhadap dolar membingungkan seluruh bisnis di Sudan.

Dia berharap nilai tukar semakin memburuk karena permintaan mata uang AS meningkat untuk mengimpor banyak komoditas dasar, terutama obat-obatan, gandum dan bahan bakar.

"Dolar AS naik karena tingginya permintaan dan buruknya pendapatan mata uang asing, membuat nilai pound turun dan menciptakan ketidakpastian besar di pasar."

Mohamed El-Jack, seorang profesor ekonomi di Universitas Khartoum, mengatakan ekonomi Sudan sangat kelelahan dan perlu direformasi.

Dia berpendapat bahwa aturan Dewan Militer Transisi (TMC) menciptakan lebih banyak masalah karena banyak uang telah dihabiskan tanpa rencana khusus.

Dia mengatakan $ 3 miliar yang ditawarkan oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) ke Sudan setelah penggulingan al-Bashir dapat membantu menyeimbangkan kembali ekonomi, tetapi perlu dikelola dengan baik.

"Ekonomi dijalankan oleh rencana tidak profesional yang diberlakukan oleh TMC," katanya. "Situasi ini sendiri merupakan cacat besar karena TMC tidak dapat menyelamatkan ekonomi nasional dari kemunduran saat ini."

Dia percaya bahwa pembentukan pemerintahan baru dan penyerahan kekuasaan kepada pemerintahan sipil akan mengarah pada pengesahan rencana reformasi konkret untuk memburuknya ekonomi Sudan.

Hamid Eltigani, profesor ekonomi di American University of Cairo (AUC), mengatakan tingginya pengeluaran militer dan organ keamanan telah sangat melelahkan ekonomi Sudan.

“Rezim sebelumnya mengandalkan mesin militer untuk menekan para pembangkang; itu membutuhkan pengeluaran besar-besaran untuk persenjataan dan sistem perlindungannya, ”katanya.

“Hari ini, fokusnya adalah pembangunan perdamaian dan pemeliharaan perdamaian. Jutaan pengungsi, yang merupakan individu yang produktif, sekarang harus kembali ke rumah untuk menjadi produktif lagi. Pemerintah harus berinvestasi di dalamnya. ”

Dia mengatakan pemerintah transisi yang akan datang harus fokus pada pertanian dan sumber daya alam lainnya untuk membangun kembali perekonomian.

“Berinvestasi dalam perdamaian adalah prioritas. Mengatur sektor keamanan dan militer dan merombak sistem federal agar efisien dan efektivitas biaya diperlukan untuk mengurangi pengeluaran pemerintah dan mengarahkan mereka untuk membangun sumber daya manusia, ” tandasnya.[anadolu/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Rezim Teroris Assad dan Rusia Bunuh 387 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bunuh 387 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ahad, 29 Mar 2020 19:36

Saudi Sita 5 Juta Masker Medis yang Ditimbun Secara Ilegal

Saudi Sita 5 Juta Masker Medis yang Ditimbun Secara Ilegal

Ahad, 29 Mar 2020 19:15

Bandara Belum Ditutup, Tgk Irawan Abdullah Minta Pemerintah Aceh Sediakan Tempat Karantina Khusus

Bandara Belum Ditutup, Tgk Irawan Abdullah Minta Pemerintah Aceh Sediakan Tempat Karantina Khusus

Ahad, 29 Mar 2020 19:01

Bersikap Adil Menghadapi Virus Corona

Bersikap Adil Menghadapi Virus Corona

Ahad, 29 Mar 2020 18:32

Update 29 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Update 29 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

Ahad, 29 Mar 2020 17:42

Aplikasi Pelacak Virus Corona Buatan Anak Negeri Tersedia Pekan Depan

Aplikasi Pelacak Virus Corona Buatan Anak Negeri Tersedia Pekan Depan

Ahad, 29 Mar 2020 15:20

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Ahad, 29 Mar 2020 14:11

Aduan Wartawan Terjangkit Corona Tak Ditanggapi, Politisi Ini Minta Jokowi Tutup Akun Medsos

Aduan Wartawan Terjangkit Corona Tak Ditanggapi, Politisi Ini Minta Jokowi Tutup Akun Medsos

Ahad, 29 Mar 2020 14:00

Haedar Nashir Sebut Kalau Tenaga Medis Berguguran, Tak Ada Lagi Benteng Terakhir Hadapi Covid-19

Haedar Nashir Sebut Kalau Tenaga Medis Berguguran, Tak Ada Lagi Benteng Terakhir Hadapi Covid-19

Ahad, 29 Mar 2020 13:18

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 29 Mar 2020 13:18

Ternyata, 70% penyakit di Indonesia akibat Sihir, yuk Sembuhkan ala Quantum Al Fatihah

Ternyata, 70% penyakit di Indonesia akibat Sihir, yuk Sembuhkan ala Quantum Al Fatihah

Ahad, 29 Mar 2020 13:13

Tak Kalah Ganas dari Corona, 90% sakit karena Pikiran Lho, atasi dengan Crabstiq

Tak Kalah Ganas dari Corona, 90% sakit karena Pikiran Lho, atasi dengan Crabstiq

Ahad, 29 Mar 2020 13:00

Masih Kurang, Menag Tawarkan Asrama Haji di Indonesia untuk RS Covid-19

Masih Kurang, Menag Tawarkan Asrama Haji di Indonesia untuk RS Covid-19

Ahad, 29 Mar 2020 12:02

UEA Berlakukan Denda Baru Bagi Orang yang Tidak Patuhi Aturan Karantina Selama Wabah Corona

UEA Berlakukan Denda Baru Bagi Orang yang Tidak Patuhi Aturan Karantina Selama Wabah Corona

Ahad, 29 Mar 2020 11:15

Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun, Terlalu...

Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun, Terlalu...

Ahad, 29 Mar 2020 10:26

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Kasus Corona, 25 Hari Tembus Empat Digit

Ahad, 29 Mar 2020 10:24

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Bayar Pajak, Malah Diminta Sumbang Pemerintah

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Bayar Pajak, Malah Diminta Sumbang Pemerintah

Ahad, 29 Mar 2020 09:37

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

Di Tengah Wabah Corona, Pemimpin Menyakiti Rakyatnya

Ahad, 29 Mar 2020 08:40

Atasi Wabah Corona, Pemerintah Diimbau Tidak Berutang pada IMF dan World Bank

Atasi Wabah Corona, Pemerintah Diimbau Tidak Berutang pada IMF dan World Bank

Ahad, 29 Mar 2020 07:41

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Ahad, 29 Mar 2020 02:51


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X