Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.378 views

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

TAIZ, YAMAN (voa-islam.com) - Lebih dari 20 petani Yaman dilaporkan tewas dalam apa yang oleh penduduk setempat disebut sebagai proses 'kolonisasi' oleh pemberontak Syi'ah Houtsi.

Bukti baru telah muncul dari kekejaman pemberontak Syi'ah Houtsi di desa al Haima, yang terletak di provinsi terbesar kedua Yaman, Taiz, dengan jurnalis dan kantor berita lokal membagikan foto yang menggambarkan kengerian yang tak terkatakan, termasuk tubuh pria dan remaja tergantung, dan tubuh ayah dan anak kecil yang penuh peluru.

"Ini adalah mayat para petani Yaman," kata Mohammed al Rumim, seorang jurnalis Yaman yang berbasis di Taiz, kepada TRT World pada hari Rabu. Pemberontak Syi'ah kaki tangan Iran tersebut ingin mengontrol pertanian mereka dan menggunakan pangkalan militer untuk melancarkan operasi di daerah itu, tetapi mereka memprotesnya, jadi sekarang mereka mati.

Menurut Rumim, lebih dari 20 petani Yaman telah tewas, bersama 40 lainnya terluka di dan dekat al Haima selama seminggu terakhir, laporan yang dikuatkan oleh Kolonel Abdul Basit al-Baher, juru bicara Angkatan Darat Yaman, yang mengatakan kepada Arab News pada hari Jum'at, "pemberontak Syi'ah Houtsi telah melancarkan serangan membabi-buta ke Haima."

“Mereka telah menyerbu lebih dari 20 rumah, menyandera 50 warga sipil dan menembaki desa-desa dengan senjata berat. Mereka melakukan pembersihan terhadap warga. "

Pada hari Rabu (13/1/2021), kantor berita Yaman, Khabara Agency menggambarkan dengan istilah yang hampir sama, menggunakan kata-kata "kejahatan perang" dan "genosida" dalam laporannya tentang kekejaman yang dilakukan oleh pemberontak Syi'ah Houtsi terhadap desa al Haima, mengatakan penduduk setempat dihukum karena menolak untuk membayar "pajak ganda" kepada Syi'ah Houtsi.

Organisasi berita lokal lainnya - Al Hadath Yaman - melaporkan pembunuhan dan pendudukan Syi'ah Houtsi di tanah Yaman sebagai "penjajahan", menuduh kelompok tersebut "mengejar keluarga yang telah melarikan diri" dan "membunuh serta menculik anak-anak."

Pemberontak Syi'ah Houtsi telah banyak melakukan kejahatan perang dan kekejaman massal terhadap warga sipil di Taiz sejak 2015, termasuk menggunakan ranjau anti-personil yang dilarang, menembakkan artileri tanpa pandang bulu ke daerah-daerah berpenduduk, mencegah bantuan medis dan kemanusiaan yang penting, dan telah “memukuli, memperkosa, dan menyiksa migran yang ditahan dan pencari suaka dari Tanduk Afrika, termasuk wanita dan anak-anak, ”menurut Human Rights Watch.

“Jutaan orang yang hidup dalam pengepungan di Taiz sayangnya mendapat sedikit perhatian dari komunitas internasional,” Riyadh Aldubai, salah satu pendiri Koalisi Yaman untuk Pemantauan Pelanggaran Hak Asasi Manusia, mengatakan kepada TRT World. "Kami telah mendokumentasikan pembunuhan dan cedera 366 anak berusia 1-17 tahun oleh penembak jitu Houtsi selama periode dari Maret 2015 hingga Agustus 2020, apalagi wanita dan warga sipil lainnya yang ditembak oleh penembak jitu yang berafiliasi dengan Houtsi di Taiz."

Aldubai menegaskan bahwa pemberontak Syi'ah Houtsi telah mengepung al Haima selama hampir seminggu sebelum mereka melancarkan apa yang dia gambarkan sebagai "serangan ganas terhadap warga sipil" minggu lalu, serangan yang mencakup pemboman selusin rumah, lebih dari 100 penggerebekan rumah dan menggantung secara terang-terangan para pengunjuk rasa di pohon.

Karena serangan yang terus-menerus terhadap warga sipil Yaman inilah, Aldubai dan Rumim menyambut baik keputusan pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini untuk menetapkan pemberontak Syi'ah Houtsi sebagai organisasi teroris, menggambarkannya sebagai langkah penting untuk mengakhiri konflik selama enam tahun.

"Pelabelan pemerintah AS terhadap milisi Houtsi sebagai organisasi teroris adalah awal yang baik, tetapi itu tidak cukup," kata Rumim. "Kami menyerukan kepada AS, anggota PBB, Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk menekan kelompok teroris itu agar menghentikan pembunuhan perempuan, anak-anak dan orang tua; untuk menghentikan pemboman lingkungan sipil; dan untuk mengakhiri kudeta."

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memperingatkan bahwa melabeli pemberontak Syi'ah Houtsi sebagai organisasi teroris dapat memperburuk konflik, mengklaim, akan mempersulit kelompok-kelompok kemanusiaan untuk mengirimkan bantuan, dengan juru bicara PBB Stephane Dujarrice menyatakan keprihatinan bahwa penunjukan tersebut “mungkin berdampak buruk pada upaya untuk melanjutkan proses politik di Yaman. "

Aldubai mengecam PBB, menuduhnya "mengulangi pidato lama yang sama tentang terlibat dalam negosiasi dan menyerukan perdamaian," sementara juga menuduh Houtsi tidak tertarik pada perdamaian, karena mereka "selalu memandang Yaman sebagai tujuan politik dan militer.”

Jelas para pemimpin militer dan analis Yaman memiliki pandangan yang sama tentang pemberontak Syi'ah dukungan Iran tersebut, dengan banyak yang menyerukan kampanye militer yang intens dan berkelanjutan untuk menggulingkan kelompok itu dari Taiz.

"Pasukan [tentara] harus bergerak di Taiz untuk sepenuhnya membebaskan provinsi itu, menyelamatkan Haima dan melemahkan kemampuan milisi Houtsi," tweet Brigadir Jenderal Yahyia Abu Hatem pada hari Ahad. (TRT)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Jum'at, 26 Feb 2021 10:29

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Kamis, 25 Feb 2021 21:26

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Kamis, 25 Feb 2021 19:45

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Kamis, 25 Feb 2021 19:15

Polisi Turki Tangkap Anggota IS Yang Tengah Memata-matai Pos Militer Di Istannbul

Polisi Turki Tangkap Anggota IS Yang Tengah Memata-matai Pos Militer Di Istannbul

Kamis, 25 Feb 2021 18:48


MUI

Must Read!
X