Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.067 views

Palestina, Israel dan Hegemoni Barat

 

Oleh: Maftucha S. Pd

Israel kembali mengusik kekhusyukan pelaksanaan ibadah puasa warga Palestina dengan melarang berbuka puasa di masjid alAqsa dan melarang menggunakan pengeras suara saat tarawih. Tidak hanya itu Media Palestina melaporkan pada Jumat pagi bahwa tentara Israel melancarkan serangan artileri dan udara di Jalur Gaza (konfirmasitimes.com-jakarta)

Rezim Israel bertindak dengan dalih yang diklaim para pejabatnya bahwa sebuah roket telah ditembakkan dari Jalur Gaza dekat permukiman Zionis di sekitar jalur tersebut. Hal ini menyebabkan seorang pemuda ditangkap dan dibunuh oleh seorang pemukim Zionis di timur Nablus, dekat Yerikho.

Bicara terkait Israel yang merebut tanah palestina memang penuh dengan konflik, darah dan perjuangan. Tentu Indonesia pun pernah merasakan bagaimana tanah air ini pernah dijajah oleh Belanda dan Jepang. Jalan satu-satunya ya sama yakni dengan mengusir penjajah dari tanah yang bukan miliknya.

Namun konflik Israel dan Palestina tentu lebih berbeda dari hanya sekedar memberikan kemerdekaan. Mengusir Israel dari tanah Palestina seharusnya mudah, karena siapalah Israel, toh penduduknya tidak lebih banyak dari warga Palestina. Jika mau pun negara negara tetangga bisa ikut angkat senjata mengusir Israel dari tanah Palestina.

Namun ternyata tidak semudah itu, keberadaan Israel di tanah Palestina tentu tidak bisa dilepaskan dari induk semang yang selama ini melindunginya. Sama halnya dengan keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kenapa Indonesia begitu rumit dan sulit untuk menumpasnya? Akhirnya kita harus berbicara behind the scene atas keberadaan mereka semua termasuk Israel.

Pencaplokan Israel atas tanah Palestina terjadi pasca Perang Dunia I. Kekhilafahan Turki Utsmani saat itu mengalami kekalahan, Inggris sebagai pemenang Perang Dunia I memberikan wilayah Palestina yang merupakan bagian dari wilayah Khilafah Turki Utsmani kepada bangsa Yahudi melalui Deklarasi Balfour (1917), Deklarasi Balfour yang menyatakan, “Pemerintah Yang Mulia mendukung pendirian rumah nasional untuk rakyat Yahudi di Palestina, dan akan melakukan upaya terbaik mereka untuk memfasilitasi pencapaian tujuan ini.” Dari peristiwa ini, bangsa Yahudi menganggap bahwa kawasan Palestina adalah tanah air mereka.

Israel Alat Hegemoni Amerika di Timur Tengah

Dari berbagai konflik antara Israel dan Palestina akhirnya Pada 1947, PBB dalam hal ini dikomandoi oleh Amerika memilih untuk membagi wilayah yang diperebutkan menjadi tiga bagian; satu untuk orang Yahudi, satu untuk orang Arab, dan rezim perwalian internasional di Yerusalem.

Sejak itu Amerika lah yang memberikan jalan bagi Israel untuk terus menguasai wilayah palestina dan membantai warga Palestina yang melakukan perjuangan atas hak haknya. Pada tahun 2000 AS juga menyelenggarakan KTT perdamaian namun gagal. Asisten Profesor Maha Nassar, dari Sekolah Studi Timur Tengah dan Afrika Utara di University of Arizona, berpendapat bahwa dukungan AS terhadap Israel telah menjadi salah satu alasan utama mengapa konflik ini sangat sulit untuk diselesaikan (matamatapolitik.com)

Amerika di sepanjang konflik Israel dan Palestina selalu memihak kepada Israel, mulai dari kebijakan yang menyerang seperti Josh W Bush dan Trump atau yang terlihat soft namun sejatinya sama saja seperti Obama dan Joe Biden.

Kepentingan Amerika di Timur Tengah

Amerika saat ini masih mengikrarkan dirinya sebagai negara nomor satu sekaligus menjadi polisi dunia, sebagai negara kapitalis Amerika memiliki kepentingan ekonomi atas Arab Saudi, 70% cadangan minyak dunia ada di Arab Saudi, sementara AS hanya memiliki 3% cadangan minyak Kepentingan AS di Timur Tengah dilakukan demi kelancaran suplai minyak Menjaga hak-hak eksplorasi Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah

AS memiliki kepentingan politik menyuarakan liberal kapitalis, dalam hal ini Israel menjadi alat bagi Amerika untuk terus menancapkan kakinya di Timur Tengah, untuk menghentikan para pejuang Islam yang dianggap AS membahayakan posisinya, seperti gerakan di Suriah dan Palestina.

Pangkalan militernya di kawasan Timur Tengah menekan gerakan-gerakan yang dianggap radikal untuk memelihara status quo atas saluran minyak dari Timur Tengah membendung kekuatan persatuan Timur Tengah dengan mendirikan basis-basis militer

Timur Tengah juga merupakan poros dari jalur dunia bagi kawasan Eropa, Asia, dan Afrika. Tentu ini menjadi jalur strategis yang harus dikuasai.

Maka berharap menyelesaikan masalah Palestina ke PBB sama saja dengan menjerumuskan diri ke jurang yang lebih dalam karena PBB yang dikomando oleh AS akan terus memihak kepada Israel

Berharap kepada Liga Arab juga omong kosong karena penguasa Arab seia sekata dengan tuannya yakni AS.

Jalan satu satunya untuk masalah Palestina dan wilayah wilayah yang dijajah AS adalah dengan menghadapkannya pada kekuatan politik yang sama, yakni pemerintahan Islam yang pernah menjadikan Palestina dan dua pertiga wilayah dunia merasakan kedamaian di bawah pemerintahannya, yakni mewujudkan Khilafah Islamiyah yang selama ini ditakuti oleh AS dan sekutunya. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 23:45

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Jum'at, 17 Sep 2021 22:55

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:48

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Jum'at, 17 Sep 2021 22:39

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:02

Semua Agama Benar?

Semua Agama Benar?

Jum'at, 17 Sep 2021 21:50

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Jum'at, 17 Sep 2021 21:43

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Jum'at, 17 Sep 2021 21:39

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Jum'at, 17 Sep 2021 21:25

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Jum'at, 17 Sep 2021 21:17

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Jum'at, 17 Sep 2021 20:55

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Jum'at, 17 Sep 2021 20:36

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

Jum'at, 17 Sep 2021 20:31

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Jum'at, 17 Sep 2021 20:29

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Jum'at, 17 Sep 2021 20:20

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16


MUI

Must Read!
X