Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.047 views

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

 

Penulis: Ummu Khansa

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek) menerapkan aturan penghentian penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada sekolah yang jumlah muridnya kurang dari 60 siswa. Kebijakan tersebut diberlakukan berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 6 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan BOS Reguler.

Kebijakan ini pun menuai pro-kontra.  Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim untuk mempertimbangkan aturan tersebut yang membatasi sekolah penerima BOS berdasarkan jumlah siswa di sekolah. (pikiran-rakyat.com, 08/09/2021)

Aliansi Organisasi Penyelenggara Pendidikan yang merupakan gabungan dari organisasi pendidikan di lingkungan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan juga organisasi pendirikan, menilai aturan terkait dasar perhitungan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler, yang salah satunya harus memiliki jumlah peserta didik paling sedikit 60 peserta didik selama tiga tahun terakhir, diskriminatif dan tidak memenuhi rasa keadilan sosial. Aliansi menyatakan menolak aturan tersebut dan meminta pemerintah mencabut ketentuan tersebut. (republika.co.id, 05/09/2021)

Lumrah jika kebijakan ini memunculkan polemik. Jumlah anak didik yang semakin berkurang di lembaga-lembaga pendidikan tentu bukan tanpa sebab. Perkara yang seharusnya menjadi perhatian adalah sebab minimnya jumlah siswa di sekolah tersebut. Karena di sisi lain masih banyak anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan.

Tidak idealnya jumlah peserta didik di sebuah lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal disebabkan beberapa hal. Salah satunya adalah fasilitas sekolah baik berupa bangunan sekolah, beserta fasilitas penunjang seperti perpustakaan, laboratorium dan lainnya masih banyak yang tidak memadai. Hal ini tentu menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka.

Selain itu persoalan keterjangkauan jarak, transportasi dan sulitnya medan untuk menuju sekolah juga menjadi masalah yang  sering muncul di permukaan. Bahkan bagi sebagian masyarakat tertentu, para orang tua memilih tidak menyekolahkan anak-anaknya dan mempekerjakan mereka karena tuntutan ekonomi.

Menghentikan bantuan bagi sekolah yang jumlah peserta didiknya tidak memenuhi aturan tidak akan menyelesaikan persoalan pendidikan, bahkan memunculkan persoalan baru. Sekolah-sekolah tersebut akan tutup, siswa kehilangan harapan belajar, guru kehilangan pekerjaan, maka carut marut ekonomi akan semakin parah.

Kebijakan ini pun juga mengandung kesan adanya pilah-pilah dalam memberi bantuan. Hal ini menyadarkan kita atas kelemahan kapitalisme yang diterapkan saat ini.  Sistem pendidikan saat ini yang berlandaskan sistem sekuler sudah menunjukkan ketidakmampuan menghadapi berbagai problematik pendidikan. Akibat penerapan sistem sekuler demokrasi, rakyat menjadi korban. Sistem buatan manusia, tentulah aturan yang lemah dan malah menambah beban masyarakat.

Ketika sistem kapitalisme sekuler nyata-nyata tidak bisa diharapkan, satu-satunya harapan kita adalah pada sistem yang sempurna, yang diciptakan Yang Mahasempurna, karena sudah dapat dipastikan dan tidak diragukan lagi sistem tersebut adalah sistem yang pasti sempurna, sistematis, integral, dan menjangkau seluruh aspek kehidupan.

Di dalam Islam, negara berkewajiban memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan manusia dalam kehidupannya. Semua ini harus terpenuhi bagi setiap individu, baik laki-laki maupun perempuan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.

Negara wajib menyediakannya untuk seluruh warga dengan cuma-cuma. Kesempatan pendidikan  secara cuma-cuma dibuka seluas mungkin dengan fasilitas sebaik mungkin. Negara wajib menyediakan fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang cukup dan memadai seperti gedung-gedung sekolah, laboratorium, balai-balai penelitian, buku-buku pelajaran, dan lain sebagainya. Hal ini karena Islam menjadikan pendidikan sebagai salah satu kebutuhan primer bagi masyarakat.

Sumber dana untuk memenuhi seluruh pelayanan oleh negara bukan perkara yang sulit karena dengan menjalankan hukum syariat dalam mengelola anggaran negara, baik sumber pemasukannya maupun pengeluarannya, negara memiliki sejumlah dana mencukupi bagi kehidupan masyarakat dalam negara, termasuk untuk pendidikan. Wallahu'alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
PCR Jadi Syarat Wajib Penerbangan, Legislator: Jangan Membebani Masyarakat

PCR Jadi Syarat Wajib Penerbangan, Legislator: Jangan Membebani Masyarakat

Sabtu, 23 Oct 2021 21:32

DKI Jakarta Juara Umum STQN XXVI

DKI Jakarta Juara Umum STQN XXVI

Sabtu, 23 Oct 2021 21:11

Pakistan Bantah Laporan AS Gunakan Wilayah Udaranya Untuk Lakukan Serangan Militer Di Afghanistan

Pakistan Bantah Laporan AS Gunakan Wilayah Udaranya Untuk Lakukan Serangan Militer Di Afghanistan

Sabtu, 23 Oct 2021 21:05

Bantu Pengelolaan Masjid, Yayasan Amaliah Astra Kembangkan Aplikasi Keuangan Masjid Online Gratis

Bantu Pengelolaan Masjid, Yayasan Amaliah Astra Kembangkan Aplikasi Keuangan Masjid Online Gratis

Sabtu, 23 Oct 2021 20:54

Pelajari Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh, MUI Sumatera Utara Kunjungi DSI

Pelajari Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh, MUI Sumatera Utara Kunjungi DSI

Sabtu, 23 Oct 2021 20:50

Militer AS Klaim Bunuh Pemimpin Senior Al-Qaidah Abdul Hamid Al-Matar Di Barat Laut Suriah

Militer AS Klaim Bunuh Pemimpin Senior Al-Qaidah Abdul Hamid Al-Matar Di Barat Laut Suriah

Sabtu, 23 Oct 2021 20:45

Jalan Ataturk Jalan Moderasi Islam

Jalan Ataturk Jalan Moderasi Islam

Sabtu, 23 Oct 2021 20:29

Hamas Terlibat Dalam Negosiasi Untuk Bebaskan Tahanan Palestina Dan Arab Dari Penjara Israel

Hamas Terlibat Dalam Negosiasi Untuk Bebaskan Tahanan Palestina Dan Arab Dari Penjara Israel

Sabtu, 23 Oct 2021 20:05

Pandora Papers, UU HPP, dan Tax Amnesty II: Pajak Disayang atau Dikemplang?

Pandora Papers, UU HPP, dan Tax Amnesty II: Pajak Disayang atau Dikemplang?

Sabtu, 23 Oct 2021 15:47

Rumah Yatim Fajar Hidayah Dieksekusi Paksa, Pengurus Akan Lapor ke DPR dan KPAI

Rumah Yatim Fajar Hidayah Dieksekusi Paksa, Pengurus Akan Lapor ke DPR dan KPAI

Sabtu, 23 Oct 2021 13:37

Emosi Sebabkan Sakit & Kebocoran Energi Matriks Ilahiah (Quantum)

Emosi Sebabkan Sakit & Kebocoran Energi Matriks Ilahiah (Quantum)

Sabtu, 23 Oct 2021 12:58

Produk Halal Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global

Produk Halal Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global

Sabtu, 23 Oct 2021 08:42

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50


MUI

Must Read!
X