Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.709 views

Varian Omicron, Kegagalan Badan Dunia Melindungi Nyawa Manusia

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

Kasus penularan covid-19 di negeri ini kian mengalami penurunan yakni cenderung landai. Sehingga banyak sektor-sektor umum yang kini sudah diperbolehkan beroperasi. Hal ini semata-mata untuk membangkitkan geliat ekonomi di tengah masyarakat. Namun sayangnya masyarakat kian abai terhadap prokes seperti memakai masker, dikhawatirkan ini menimbulkan kasus penularan varian baru.

Berdasarkan laporan WHO telah muncul varian baru covid-19 yakni varian omicron. Varian ini ditemukan di Afrika Selatan yang kian menyebar dan menginfeksi warganya. WHO mengatakan bahwa varian ini lebih ganas dari Alpha Beta dan Delta. Kabar ini telah sampai ke Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. Ia mengatakan pihaknya sedang melakukan analisis terhadap varian Omicron. Ia meminta masyarakat menunggu update informasi dari pemerintah saja (www.cnbcindonesia.com).

Penyebaran varian omicron di Afrika Selatan kian hari mengalami peningkatan. Hal ini diperparah oleh angka vaksinasi dewasa disana yang rendah. Varian ini juga telah ditemukan di benua Asia yaitu di Hongkong. Negara Hongkong mengatakan bahwa varian ini dibawa oleh para pelancong dari luar negeri.

Rupanya kemunculan varian omicron tak bisa dianggap enteng oleh pemerintah. Melalui juru bicaranya yaitu Menko Maritim dan Ivestasi Luhut Binsar Panjaitan bahwa pemerintah telah selesai melakukan rapat terkait varian baru omicron. Pemerintah mengambil langkah untuk pengetatan kedatangan dari luar negeri (28/11/2021). Ia menambahkan dalam rapat tersebut membahas varian omicron yang sedang ramai diperbincangkan. Varian ini mengandung 50 mutasi yang mempengaruhi penularan dan antibodi, pungkasnya. (www.cnbcindonesia.com)

Negeri ini harus bersiap menghadapi varian omicron sebab varian ini dikenal lebih ganas dari varian sebelumnya. Bahkan di negara asalnya, pertama kali muncul omicron telah memakan banyak korban. Angka kematian cukup tinggi diakibatkan infeksi omicron. Tak terkucuali bagi mereka yang sudah divaksin tak menjamin dapat menangkal serangan omicron.

Omicron menjadi gelombang ketiga ledakan angka kasus covid-19 di dunia. Perlahan namun pasti omicron mulai menyebar ke berbagai dunia, sampai saat ini sudah masuk ke benua Asia. Hal ini menandakan bahwa badan kesehatan dunia yakni WHO tak mampu mengendalikan mutasi penyebaran virus covid-19. Kendati demikian, masih banyak negara-negara yang menggantungkan harapan kepada WHO untuk menghentikan laju penyebaran virus covid-19 yang terus bermutasi.

Permasalahan penularan covid-19 yang tak kunjung usai disebabkan penyelesaian masalah tak  sampai akarnya. Diperparah kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah seakan setengah-setengah menghentikan laju penularan covid. Sebab pemerintah lebih mengutamakan sektor ekonomi untuk dipulihkan Sehingga mampu menambah pemasukan negara. Alhasil penanganan covid terus berlarurt-larut tanpa memberikan hasil maksimal.

Penanganan covid yang setengah-setengah menjadi ciri khas dari sistem kapitalis. Solusi yang diberikan sebatas memberantas masalah dari permukaan. Hingga akhirnya permasalahan yang diselesaikan pun tak kunjung usai. Selain itu sistem kapitalis menolak agama sebagai pembuat aturan hidup sehingga tambal sulam dalam menyelesaikan masalah menjadi moto sistem kapitalis.

Selama pandemi yang memasuki lebih dari dua tahun, solusi Islam sudah sering ditawarkan namun tak diambil oleh pemerintah. Sebagaimana Rasulullah mengajarkan kepada umatnya dalam menghadapi ujian yaitu dengan bersabar. Bahkan pandemi juga menjadi teguran bagi seluruh umat untuk lebih tawakal kepada Allah dengan tidak meninggalkan aturan-Nya. Selain bersabar dan tawakal namun harus diimbangi dengan kebijakan-kebijakan pemerintah untuk menuntaskan pandemi dan memutus rantai penyebarannya.

Islam telah memberikan contoh dalam mengatasi wabah yaitu salah satunya karantina total atau lockdown. Seperti dalam hadist berikut “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadist lain juga dikatakan oleh Abdullah bin Amir bin Rabi’ah umar bin khatab menempuh perjalan menuju Syam namun ketika sampai di Sargh, Umar mendapat kabar bahwa wabah sedang menimpa wilayah Syam. Andurrahman bin Auf mengatakan kepada Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” Lalu Umar bin Khatab berbalik arah meninggalkan tempat itu (HR. Bukhori dan Muslim).

Nasihat ini dipraktikkan pada masa Umar Bin Khatab, para sahabat tidak memasuki wilayah yang dilanda wabah kemudian para sahabat juga menetap di daerahnya sampai wabah selesai. Kemudian mereka juga bersabar atas musibah dan senantiasa berdoa kepada Allah agar segera diangkat musibah tersebut. Atas izin Allah wabah di Syam berakhir.

Keberhasilan kaum muslim dalam menghadapi wabah sebab mereka taat terhadap nasihat Rasulullah dan menjadikan aturan Allah sebagai solusi dalam menghadapi wabah. Dengan demikian hanya sistem islam yang mampu menuntaskan wabah saat ini. Waalahualam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Kegagalan Hukum Sekuler Menuntaskan Kriminalitas

Kegagalan Hukum Sekuler Menuntaskan Kriminalitas

Senin, 24 Jan 2022 10:39

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Senin, 24 Jan 2022 08:06

Tambah Kecintaan Siswa terhadap Alquran melalui Tahfiz Camp

Tambah Kecintaan Siswa terhadap Alquran melalui Tahfiz Camp

Ahad, 23 Jan 2022 23:42

Dalam Sehari, Haedar Nashir Resmikan Sebelas Gedung Amal Usaha Muhammadiyah

Dalam Sehari, Haedar Nashir Resmikan Sebelas Gedung Amal Usaha Muhammadiyah

Ahad, 23 Jan 2022 22:58

Soal Minyak Goreng, Senator Minta Ada Solusi Jangka Panjang

Soal Minyak Goreng, Senator Minta Ada Solusi Jangka Panjang

Ahad, 23 Jan 2022 22:41

Taliban Adakan Pembicaraan Resmis Pertama Di Eropa Sejak Rebut Kekuasaan Di Afghanistan

Taliban Adakan Pembicaraan Resmis Pertama Di Eropa Sejak Rebut Kekuasaan Di Afghanistan

Ahad, 23 Jan 2022 21:45

Pertempuran Antara Pasukan Kurdi Dan Islamic State Berlanjut Hingga Hari Ke Empat Di Hasakah Suriah

Pertempuran Antara Pasukan Kurdi Dan Islamic State Berlanjut Hingga Hari Ke Empat Di Hasakah Suriah

Ahad, 23 Jan 2022 21:25

Brigade Syuhada Al-Aqsa: Perlawanan Palestina Akan Tanggapi Agresi Israel Dengan 'Tangan Besi'

Brigade Syuhada Al-Aqsa: Perlawanan Palestina Akan Tanggapi Agresi Israel Dengan 'Tangan Besi'

Ahad, 23 Jan 2022 18:03

Pasukan SDF Dan AS Perketat Pengepungan Setelah Pembobolan Penjara Di Hasakah Oleh Islamic State

Pasukan SDF Dan AS Perketat Pengepungan Setelah Pembobolan Penjara Di Hasakah Oleh Islamic State

Ahad, 23 Jan 2022 15:15

Pemerintah Dinilai Tidak Serius Urus Wakaf, Anggota Komisi VIII DPR Usul Pembubaran BWI

Pemerintah Dinilai Tidak Serius Urus Wakaf, Anggota Komisi VIII DPR Usul Pembubaran BWI

Ahad, 23 Jan 2022 13:59

Kurikulum Prototipe, Akankah Jadi Solusi bagi Mutu Pendidikan?

Kurikulum Prototipe, Akankah Jadi Solusi bagi Mutu Pendidikan?

Ahad, 23 Jan 2022 10:21

Aksi 1000 Sesaji, Akankah Menjadi Solusi?

Aksi 1000 Sesaji, Akankah Menjadi Solusi?

Ahad, 23 Jan 2022 10:06

Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Sabtu, 22 Jan 2022 21:38

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 21:06

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Sabtu, 22 Jan 2022 20:45

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 22 Jan 2022 17:00

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Sabtu, 22 Jan 2022 16:21

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Sabtu, 22 Jan 2022 15:56

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 15:15

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

Sabtu, 22 Jan 2022 14:50


MUI

Must Read!
X